87.9 Mhz - Radio Pragaan Station

Satu Hati, Satu Frekuensi

Kecamatan Pragaan Ikuti Rapat Penguatan Pangan dan Gizi Serta Penurunan Stunting

Rabu, 1 September 2021 - 04:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Staf Kecamatan Pragaan Ikuti Rapat Penguatan Pangan dan Gizi Serta Penurunan Stunting Virtual (Dok.KIM-KMAP)

KIMKARYAMAKMUR.COM, Pragaan – Kecamatan Pragaan pada hari Rabu (01/09/2021) mengikuti kagiatan Rapat  Teknis Penguatan Integrasi Peningkatan Ketahanan Pangan Dan Gizi dengan Aksi Konvergensi Penurunan Stunting, oleh Kementerian Sekretariat Negara Sekretariat Wakil Presiden bekerjasama dengan Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian.

Acara ini diikuti melalui zoom meeting oleh sekitar 361 Kabupaten Kota, terutama diikuti oleh Dinas Instansi, Kecamatan dan Pemerintah Desa yang ada di dua propinsi yaitu Propinsi Jawa Timur dan Jawa Tengah.

Dalam sambutannya, Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian (Kementan) RI,  Sarwo Edhi mengatakan bahwa forum ini sangat penting karena mempertemukan berbagai stakeholder dalam rangka penurunan stunting.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Beliau mengakui bahwa di tahun 2020-2021 penuh tantangan karena pandemi memengaruhi percepatan pencegahan stunting.

“Pandemi mempengaruhi target pencapaian penurunan stunting. Pandemi menaikkan angka kemiskinan,  memengaruhi daya beli masyarakat. Namun demikian pangan harus tetap bertahan”, ujarnya.

Kementan, ucapnya, memiliki perhatian pada ketersediaan, keterjangkauan dan pemanfaatan pangan multi sektoral.

“Kita ingin Pangan yang makin beragam. Kami mendorong warga untuk mengonsumsi pangan yang bergizi, seimbang dan beragam”, ujarnya.

Beliau juga meminta agar daerah dan desa bisa mereflikasi program ketahanan pangan dengan dana APBD dan APBDes, serta terus menjaga keberlanjutan pangan, disesuaikan dengan kondisi lokal.

Beliau katakan bahwa ruh Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 Tentang Percepatan Penurunan Stunting adalh ketahanan pangan nasional. Ketersediaan pangan merupakan embrio untuk ketahanan pangan nasional demi menghidupi 270 juta penduduk Indonesia.

Ketahanan pangan diharapkan sebagai upaya membangun sinergitas  penurunan Stunting di daerah dan desa disesuaikan dengan strategi nasional percepatan pencegahan Stunting 2018-2024. 

Nara sumber kegiatan ini disampaikan oleh Ir. Yasid Taufiq, MM. (Kepala Pusat Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Panga), Ibu Eppy Lugiarti dari Kementerian Desa dan Transmigrasi, Budiono Subambang, Andriko, dan bertindak sebagai moderator Koko Haryono.

Bapak Camat Pragaan Darus Salam mengatakan bahwa kegiatan ini penting diikuti agar pangan di tingkat kecamatan dan desa tetap tangguh dimasa pandemi.

“Meskipun menghadapi pandemi, kegiatan penurunan stunting tak boleh kendor”, ujarnya.

Beliau juga ingin agar warga miskin tetap punya akses pada makanan beragam dan bergizi, agar stunting turun meskipun masa pandemi. Peran keluarga dirasa oleh beliau sangat penting.

“Aspek yang memengaruhi penurunan stunting adalah peran orang tua, yang bertumpu pada pola asuh, sanitasi dan pola makan,” pungkasnya. (Zbr/Hb).

Berita Terkait

Terus Semangat, Pemdes Pakamban Laok Aktif Kebersihan Jumat Pagi
Silaturahim Perdana, PC IPPNU Sumenep Perkenalkan Tagline “Empowering Era: IPPNU BISA”
Dukung Ketahanan Pangan, Kabag SDM Polres Sumenep Tinjau Panen Melon Berbasis Smart Farming di Desa Kasengan
Polres Pamekasan Tangkap Tersangka Penipuan Umrah dengan Kerugian Rp319 Juta
Hujan Masih Sering Guyur Madura di Musim Kemarau, BMKG Ungkap Penyebabnya
Tabrak Lari di Jalur Pamekasan-Sumenep, Satu Orang Meninggal Dunia di TKP
Sensasi Mancing di Hutan Mangrove Hadir di Kedatim Fishing Festival 2026
Nelayan Asal Sampang Ditemukan Setelah Hilang Selama Dua Hari

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:37 WIB

Terus Semangat, Pemdes Pakamban Laok Aktif Kebersihan Jumat Pagi

Minggu, 31 Mei 2026 - 17:20 WIB

Silaturahim Perdana, PC IPPNU Sumenep Perkenalkan Tagline “Empowering Era: IPPNU BISA”

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:31 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Kabag SDM Polres Sumenep Tinjau Panen Melon Berbasis Smart Farming di Desa Kasengan

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:16 WIB

Polres Pamekasan Tangkap Tersangka Penipuan Umrah dengan Kerugian Rp319 Juta

Sabtu, 23 Mei 2026 - 12:59 WIB

Hujan Masih Sering Guyur Madura di Musim Kemarau, BMKG Ungkap Penyebabnya

Rabu, 20 Mei 2026 - 12:22 WIB

Sensasi Mancing di Hutan Mangrove Hadir di Kedatim Fishing Festival 2026

Selasa, 19 Mei 2026 - 12:37 WIB

Nelayan Asal Sampang Ditemukan Setelah Hilang Selama Dua Hari

Senin, 18 Mei 2026 - 10:07 WIB

Gudang Kayu dan Toko Bangunan di Pasean Hangus Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp 2 Miliar

Berita Terbaru