87.9 Mhz - Radio Pragaan Station

Satu Hati, Satu Frekuensi

Kim Vakum Diskominfo Sumenep Kesal, Kabid Diskominfo : Itu Berita Tidak Benar

Rabu, 28 April 2021 - 03:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Sertijab Ketua FK KIM sunenep yang Lama Ke Ketua FK KIM Sumenep yang Baru (Dok.KIM-KMAP)

KIMKARYAMAKMUR.COM, Sumenep – Baru-baru ini salah satu media mainstrem (kabarmadura.id) merilis berita dengan judul Diskominfo Sumenep Kesal, Dianggarkan Rp60 Juta KIM Vakum, mendapat kabar tersebut para pegiat KIM Kabupaten Sumenep segera meminta klarifikasi pada Kepala Bidang (Kabid) Komunikasi Publik Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Sumenep.

Namun sangat nahas sekali karna Kabid Kominfo menepis kabar tersebut dan mengatakan bahwa kabar itu tidak benar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tidak benar, wartawan kabar madura hari senin memang datang menemui saya dan tanya-tanya tentang KIM, tapi saya tidak bilang vakum, saya cuman bilang kalau saat ini acara KIM dengan ITS masih belum terlaksana karna kita menunggu yang dari ITS,” ungkap Akh. Taufik Kabid Komunikasi Publik Diskominfo Sumenep, Rabu (28/04/2021).

Akh. Taufik menegaskan bahwa pihaknya sudah menegur wartawan tersebut karna sudah memberitakan berita yang negatif.

“Saya juga merasa aneh kok tiba-tiba muncul berita negatif seperti itu, saya sudah tegur yang bersangkutan dan juga saya kirimi berita dari teman-teman kim,” tegasnya.

Sementara Ketua FK KIM Kabupaten Sumenep Ab. Hadi merasa kaget dengan rilisnya berita bohong tersebut karna sudah merugikan banyak pihak.

“Saya kaget kok tiba-tiba ada berita seperti itu, padahal di tiap kecamatan yang ada kimnya selalu mengirimkan informasi, kami sangat dirugikan sekali jika dibilang vakum karna koordinasi dan penyebaran informasi terus berjalan hanya saja untuk saat ini membatasi kegiatan yang harus mewajibkan bertemu semenjak covid-19 melanda,” ungkapnya.

Ketua KIM Dharma Bhakti tersebut menjelaskan bahwa pegiat kim hanyalah relawan informasi dan tidak digaji seperti wartawan lainnya.

“Kami ikhlas mengabdi meski tanpa gaji karna kami berkomitment untuk terus menyebar luaskan informasi di masing-masing kecamatan dan desa-desa murni tanpa embel-embel apapun, jadi informasi itu harus akurat jangan sampai mengada-ngada apalagi dengan disengaja, jadi kami meminta media tersebut memberikan klarifikasi terkait berita bohong tersebut atau kami akan mengajukan perkara ini kepada pihak berwajib,” tegasnya.

Hal senada juga disampaikan Badrul Subakih selaku Ketua KIM Karya Makmur Pragaan yang juga menyayangkan atas beredarnya berita bohong yang dirilis kabarmadura.id tersebut.

“Sangat sayang sekali media besar seperti itu kenapa memberitakan yang tidak sebernarnya dan tidak sesuai fakta,” ungkapnya.

Ia juga merasa dirugikan atas kontent yang sama sekali tidak benar yang menginformasikan bahwa kegiatan bagi-bagi takjil di simpang tiga depan Rumah Kades Aeng Panas tidak diberitakan oleh KIM setempat.

“Saya sangat dirugikan karna berita kegiatan tersebut sebenarnya sudah tayang di media KIM Karya Makmur dan media Kominfo Sumenep tapi oleh media kabarmadura.id diinfokan tidak diberitakan, padahal tugas kami memang melawan hoax dan propaganda serta memberitakan kegiatan-kegiatan yang sifatnya positip karna kami adalah mitra dari diskominfo yang selalu tetap berpedoman pada akhlak dalam menulis berita, kok media yang sudah besar malah berani-beraninya merilis berita bohong,” pungkasnya. (Bdr/@wi).

Berita Terkait

Terus Semangat, Pemdes Pakamban Laok Aktif Kebersihan Jumat Pagi
Silaturahim Perdana, PC IPPNU Sumenep Perkenalkan Tagline “Empowering Era: IPPNU BISA”
Dukung Ketahanan Pangan, Kabag SDM Polres Sumenep Tinjau Panen Melon Berbasis Smart Farming di Desa Kasengan
Polres Pamekasan Tangkap Tersangka Penipuan Umrah dengan Kerugian Rp319 Juta
Hujan Masih Sering Guyur Madura di Musim Kemarau, BMKG Ungkap Penyebabnya
Tabrak Lari di Jalur Pamekasan-Sumenep, Satu Orang Meninggal Dunia di TKP
Sensasi Mancing di Hutan Mangrove Hadir di Kedatim Fishing Festival 2026
Nelayan Asal Sampang Ditemukan Setelah Hilang Selama Dua Hari

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:37 WIB

Terus Semangat, Pemdes Pakamban Laok Aktif Kebersihan Jumat Pagi

Minggu, 31 Mei 2026 - 17:20 WIB

Silaturahim Perdana, PC IPPNU Sumenep Perkenalkan Tagline “Empowering Era: IPPNU BISA”

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:31 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Kabag SDM Polres Sumenep Tinjau Panen Melon Berbasis Smart Farming di Desa Kasengan

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:16 WIB

Polres Pamekasan Tangkap Tersangka Penipuan Umrah dengan Kerugian Rp319 Juta

Sabtu, 23 Mei 2026 - 12:59 WIB

Hujan Masih Sering Guyur Madura di Musim Kemarau, BMKG Ungkap Penyebabnya

Rabu, 20 Mei 2026 - 12:22 WIB

Sensasi Mancing di Hutan Mangrove Hadir di Kedatim Fishing Festival 2026

Selasa, 19 Mei 2026 - 12:37 WIB

Nelayan Asal Sampang Ditemukan Setelah Hilang Selama Dua Hari

Senin, 18 Mei 2026 - 10:07 WIB

Gudang Kayu dan Toko Bangunan di Pasean Hangus Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp 2 Miliar

Berita Terbaru