87.9 Mhz - Pragaan Station

Satu Hati, Satu Frekuensi

Masuk Balai Desa, Kades Aeng Panas Wajibkan Pakai Masker

- Publisher

Rabu, 29 April 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dokumentasi, Pintu gerbang Balai Desa Aeng Panas 

Aeng Panas – Begitu masuk pintu utama Balai Desa Aeng Panas, di gerbang masuk terpampang banner himbauan wajib pakai masker dan cuci tangan. Hal itu sebagai antisipasi penyebaran virus corona (Covid-19) yang makin meluas bahkan sejak awal ramadhan sudah mengganti zona hijau Sumenep menjadi zona merah.

Alasan itu pula yang mendorong Kepala Desa Aeng Panas berlakukan wajib pakai masker bagi setiap orang yang masuk balai desa Aeng Panas.

“Warga desa wajib pakai masker jika meminta pelayanan di desa, dan wajib cuci tangan pakai sabun”, tegasnya menyusul pemberlakuan pakai masker yang diterapkan oleh Bapak Camat Pragaan di lingkungan Pemerintah Kecamatan Pragaan sejak Senin 27 April 2020.

Pemberlakuan pakai masker itu diterapkan beliau untuk melatih disiplin warga di tengah situasi pandemik yang entah kapan berakhirnya.

Himbauan penggunaan masker ini sebagai tindak lanjut surat Bupati Sumenep Nomor : 100/675/ 435.011.2/2020 tertanggal 24 April 2020 tentang himbauan menjaga physical distancing dalam pencegahan penyebaran Covid-19.

Beliau sampaikan bahwa Bupati Sumenep menghimbau warga Sumenep mengurangi aktifitas keluar rumah terutama pada hari Sabtu dan Minggu. Kalau terpaksa keluar karena suatu kepentingan mendesak maka wajib memakai masker dan jaga jarak aman.

“Pakai masker ini bukan hanya himbauan Bupati, tapi juga seruan Presiden dan rekomendasi WHO. Pakai masker bukan hanya untuk orang sakit. Yang sehat pun wajib pakai masker”, tuturnya meyakinkan.

Beliau juga menuturkan bahwa memakai masker bagi selain tenaga medis dianjurkan berbahan kain untuk mengurangi laju penularan Covid-19. Dan pihaknya mengaku menganggar masker pada anggaran APBDes 2020.

“Maskernya sering dicuci lho, jangan dipakai melulu. Agar virusnya tak menempel terlalu lama”, pungkasnya mengingatkan. (Zbr/Badrul/KIM-KMAP).

23 views

Berita Terkait

Tak Datang ke Acara Santunan, Yatim Tetap Terima Santunan Diantar Kerumahnya
Radio Pragaan Station Akhiri Kegiatan Tadarus Ramadhan Dengan Doa Khatmil Qur’an dan Buka Puasa Bersama
Bersama Naghfir Institute, Radio Pragaan Station Beri Hadiah Pemenang Kuis Ramadhan
Hari Ini, NU Pakamban Laok Bahagiakan Yatim Belanja Gratis dan Dongeng di Kantor NU Pragaan
Bersama Yatim Pakamban Laok, Kiyai Asy’ari Khatib Bahas Keutamaan Menyantuni Yatim
Membanggakan, Pesantren Nurul Huda Pakamban Laok Tunjukkan Kebolehan Santri Menguasai Kitab Kuning
Baca Yasin dan Ayat Kursi 40 kali, Pemdes Pakamban Laok Rutin Doakan Warga Selamat Barokah
Bantuan Terus Mengalir, Kepala BPBD didampingi Camat Pragaan Serahkan Bantuan Ke Korban Bencana Karduluk

Berita Terkait

Rabu, 18 Maret 2026 - 19:08 WIB

Tak Datang ke Acara Santunan, Yatim Tetap Terima Santunan Diantar Kerumahnya

Selasa, 17 Maret 2026 - 23:06 WIB

Radio Pragaan Station Akhiri Kegiatan Tadarus Ramadhan Dengan Doa Khatmil Qur’an dan Buka Puasa Bersama

Selasa, 17 Maret 2026 - 23:02 WIB

Bersama Naghfir Institute, Radio Pragaan Station Beri Hadiah Pemenang Kuis Ramadhan

Jumat, 13 Maret 2026 - 18:53 WIB

Hari Ini, NU Pakamban Laok Bahagiakan Yatim Belanja Gratis dan Dongeng di Kantor NU Pragaan

Jumat, 13 Maret 2026 - 16:55 WIB

Bersama Yatim Pakamban Laok, Kiyai Asy’ari Khatib Bahas Keutamaan Menyantuni Yatim

Kamis, 12 Februari 2026 - 11:03 WIB

Membanggakan, Pesantren Nurul Huda Pakamban Laok Tunjukkan Kebolehan Santri Menguasai Kitab Kuning

Sabtu, 7 Februari 2026 - 19:48 WIB

Baca Yasin dan Ayat Kursi 40 kali, Pemdes Pakamban Laok Rutin Doakan Warga Selamat Barokah

Jumat, 6 Februari 2026 - 11:50 WIB

Bantuan Terus Mengalir, Kepala BPBD didampingi Camat Pragaan Serahkan Bantuan Ke Korban Bencana Karduluk

Berita Terbaru