87.9 Mhz - Radio Pragaan Station

Satu Hati, Satu Frekuensi

Tiga Puluh Tujuh Tahun Kompolan Sarwa Desa Pakamban Laok Masih Bertahan

Sabtu, 28 Juni 2025 - 18:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KIMPRAGAAN.COM, PRAGAAN – Selama kurang lebih 37 tahun terhitung sejak tahun 1988 perkumpulan Sarwa tahlil di desa Pakamban Laok sampai saat ini tetap bertahan, anggotanya banyak sekali sampai 130 orang, dilaksanakan setiap minggu sekali dengan kehadiran anggota yang kompak dan guyub.

“Semua anggota diwajibkan hadir dalam setiap kumpulan Sarwa. Ada aturan yang disepakati bersama, jangan sampai tiga kali anggota tak hadir, keanggotaannya dievaluasi. Aturan itu mengikat anggota, dan anggota menjadi sadar,” kata Kiyai Maswan Fais selaku pimpinan Sarwa, Jumat malam (27/06/2025).

Beliau menjelaskan bahwa kompolan tersebut dahulu kala dibina oleh seorang tokoh Kiyai Adi dengan anggota yang banyak sekali, khususnya bagi warga dusun Galis desa Pakamban Laok.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dulu pendirinya Kiyai Adi. Selepas beliau meninggal dunia, kita lanjutkan warisannya ini,” tambahnya.

Penjabat Kepala Desa Pakamban Laok Ach. Subairi Karim yang turut hadir dalam kompolan tersebut menyatakan rasa bangga bahwa warga masyarakat Pakamban Laok tetap mengikat dirinya dengan kompolan yang merupakan perekat kehidupan warga.

“Tidak banyak kompolan Sarwa yang mampu bertahan sampai sejauh ini. Karena itu maka kita perlu pelihara, ini baik untuk membangun kohesivitas sosial,” ungkapnya mengapresiasi. (Muis

Berita Terkait

Terus Semangat, Pemdes Pakamban Laok Aktif Kebersihan Jumat Pagi
Silaturahim Perdana, PC IPPNU Sumenep Perkenalkan Tagline “Empowering Era: IPPNU BISA”
Dukung Ketahanan Pangan, Kabag SDM Polres Sumenep Tinjau Panen Melon Berbasis Smart Farming di Desa Kasengan
Polres Pamekasan Tangkap Tersangka Penipuan Umrah dengan Kerugian Rp319 Juta
Hujan Masih Sering Guyur Madura di Musim Kemarau, BMKG Ungkap Penyebabnya
Tabrak Lari di Jalur Pamekasan-Sumenep, Satu Orang Meninggal Dunia di TKP
Sensasi Mancing di Hutan Mangrove Hadir di Kedatim Fishing Festival 2026
Nelayan Asal Sampang Ditemukan Setelah Hilang Selama Dua Hari

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:37 WIB

Terus Semangat, Pemdes Pakamban Laok Aktif Kebersihan Jumat Pagi

Minggu, 31 Mei 2026 - 17:20 WIB

Silaturahim Perdana, PC IPPNU Sumenep Perkenalkan Tagline “Empowering Era: IPPNU BISA”

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:31 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Kabag SDM Polres Sumenep Tinjau Panen Melon Berbasis Smart Farming di Desa Kasengan

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:16 WIB

Polres Pamekasan Tangkap Tersangka Penipuan Umrah dengan Kerugian Rp319 Juta

Sabtu, 23 Mei 2026 - 12:59 WIB

Hujan Masih Sering Guyur Madura di Musim Kemarau, BMKG Ungkap Penyebabnya

Rabu, 20 Mei 2026 - 12:22 WIB

Sensasi Mancing di Hutan Mangrove Hadir di Kedatim Fishing Festival 2026

Selasa, 19 Mei 2026 - 12:37 WIB

Nelayan Asal Sampang Ditemukan Setelah Hilang Selama Dua Hari

Senin, 18 Mei 2026 - 10:07 WIB

Gudang Kayu dan Toko Bangunan di Pasean Hangus Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp 2 Miliar

Berita Terbaru