87.9 Mhz - Pragaan Station

Satu Hati, Satu Frekuensi

Haul Bujuk Pandih, KH. Musleh Adnan Sampaikan Makna Kematian Setelah Hidup

- Publisher

Jumat, 18 Desember 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KH. Musleh Adnan mengisi pengajian di Asta Bujuk Pandih (Dok.KIM-KMAP)

KIMKARYAMAKMUR.COM, Aeng Panas – Meski tiba-tiba hujan mengguyur bumi Bujuk Pandih Dusun Nong Malang tapi tak menyurutkan semangat panitia yang tergabung pada komunitas Rukun Kematian (RK) Warga Kompak untuk menggelar Maulid Nabi dan Haul Bujuk Pandih Aeng Panas, Jumat (18/12/2020).

Haul kali ini panitia menghadirkan penceramah tersohor KH. Musleh Adnan.

Penikmat pengajian bukan hanya dari sekitar Aeng Panas tapi ribuan warga dari Lenteng, Saronggi, Pasongsongan, Bluto dan warga sekitar Pragaan terutama Aeng Panas. Baik yang tergabung di Banom NU Muslimat Fatayat maupun warga lainnya semua seolah menembus hujan meramaikan pengajian.

Dalam ceramahnya KH. Musleh Adnan menyampaikan tentang makna kematian setelah hidup, agar kita makin menghargai hidup kita sekarang yang disebutnya sebagai hanya bernaung sementara ditepi jalan sebelum melanjutkan ke rumah abadi akhirat.

“Yang hanya bernaung di pinggir jalan inilah yang kita kira sebagai rumah keabadian. Bukan. Rumah kita masih di ujung jalan jalan”, kata beliau seolah mengajak merenung tujuan perjalanan.

Kiai Kondang dari Pamekasan tersebut juga meminta warga yang hadir untuk tidak terlalu tinggi menaruh cita-cita dunia, karena jika terlalu tinggi begitu tak kesampaian akan jatuh ke jurang kekecewaan dan luka yang dalam.

Begitupun juga dalam hal mencintai kepada selain Allah dan Rosulullah jangan terlalu dalam.

“Anak kita dan istri atau suami kitapun dimana kita sudah mati-matian, terkadang kecintaan pada kitapun tak sebagaimana harapan. Maka cinta biasa- biasa saja”, katanya memberikan rahasia cinta.

Tapi kepada Allah dan rosulullah, katanya, cinta kita harus penuh.

“Allah tak pernah mengantuk sedetikpun karena cintanya pada kita hambanya”, ujarnya lagi menceritakan dialog nabi Musa dan Allah SWT.

Terakhir ia menutup acara dengan doa. Di pertengahan acara hujan berhenti setelah sebelumnya bersama membaca doa pereda hujan ijasah KH. Hasan Abdul Wafi Paiton Probolinggo. (Zbr/Bdr).

63 views

Berita Terkait

Tak Datang ke Acara Santunan, Yatim Tetap Terima Santunan Diantar Kerumahnya
Radio Pragaan Station Akhiri Kegiatan Tadarus Ramadhan Dengan Doa Khatmil Qur’an dan Buka Puasa Bersama
Bersama Naghfir Institute, Radio Pragaan Station Beri Hadiah Pemenang Kuis Ramadhan
Hari Ini, NU Pakamban Laok Bahagiakan Yatim Belanja Gratis dan Dongeng di Kantor NU Pragaan
Bersama Yatim Pakamban Laok, Kiyai Asy’ari Khatib Bahas Keutamaan Menyantuni Yatim
Membanggakan, Pesantren Nurul Huda Pakamban Laok Tunjukkan Kebolehan Santri Menguasai Kitab Kuning
Baca Yasin dan Ayat Kursi 40 kali, Pemdes Pakamban Laok Rutin Doakan Warga Selamat Barokah
Bantuan Terus Mengalir, Kepala BPBD didampingi Camat Pragaan Serahkan Bantuan Ke Korban Bencana Karduluk

Berita Terkait

Rabu, 18 Maret 2026 - 19:08 WIB

Tak Datang ke Acara Santunan, Yatim Tetap Terima Santunan Diantar Kerumahnya

Selasa, 17 Maret 2026 - 23:06 WIB

Radio Pragaan Station Akhiri Kegiatan Tadarus Ramadhan Dengan Doa Khatmil Qur’an dan Buka Puasa Bersama

Selasa, 17 Maret 2026 - 23:02 WIB

Bersama Naghfir Institute, Radio Pragaan Station Beri Hadiah Pemenang Kuis Ramadhan

Jumat, 13 Maret 2026 - 18:53 WIB

Hari Ini, NU Pakamban Laok Bahagiakan Yatim Belanja Gratis dan Dongeng di Kantor NU Pragaan

Jumat, 13 Maret 2026 - 16:55 WIB

Bersama Yatim Pakamban Laok, Kiyai Asy’ari Khatib Bahas Keutamaan Menyantuni Yatim

Kamis, 12 Februari 2026 - 11:03 WIB

Membanggakan, Pesantren Nurul Huda Pakamban Laok Tunjukkan Kebolehan Santri Menguasai Kitab Kuning

Sabtu, 7 Februari 2026 - 19:48 WIB

Baca Yasin dan Ayat Kursi 40 kali, Pemdes Pakamban Laok Rutin Doakan Warga Selamat Barokah

Jumat, 6 Februari 2026 - 11:50 WIB

Bantuan Terus Mengalir, Kepala BPBD didampingi Camat Pragaan Serahkan Bantuan Ke Korban Bencana Karduluk

Berita Terbaru