87.9 Mhz - Pragaan Station

Satu Hati, Satu Frekuensi

Ikuti Penurunan Bendera Virtual, Camat Pragaan Ajak Resapi Makna Merah Putih

- Publisher

Selasa, 17 Agustus 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KIMKARYAMAKMUR.COM, Pragaan – Matahari sudah bergerak sore, saat pegawai Kecamatan Pragaan mengikuti dengan semangat Upacara Penurunan Bendera Merah Putih Pemkab Sumenep di Halaman Pemkab Sumenep di Hari Kemerdekaan ke-76 Tahun Republik Indonesia ini.

Dengan memakai baju koorpri dan patuh menerapkan Protokol Kesehatan Covid-19, pegawai khidmah mengikuti upacara secara virtual penurunan bendera dari pendopo kecamatam Pragaan.

Camat Pragaan Darus Salam mengatakan bahwa penurunan bendera merupakan tradisi sekaligus acara rutin mengenang sejarah proklamasi setiap tanggal 17 Agustus sore hari. Pagi hari menaikkan bendera, sore hari menurunkan untuk disimpan sebagai bukti sejarah.

“Ini sebagai tanda kehormatan setinggi-tingginya pada bendera negara merah putih. Bendera memang selembar kain, tapi maknanya sangatlah dalam”, ujarnya Selasa (17/02/2021).

Saat kita menghormati bendera, katanya, yang kita hormati sejatinya adalah darah para pejuang dengan segala pengorbanannya.

“Warna merah artinya darah perjuangan, putih bermakna kesucian”, tambahnya.

Beliau katakan, bahwa berjuang mengisi kemerdekaan itu harus semangat, suci dan murni dari dasar hati, jangan ada embel-embel lain selain untuk mengisi kemerdekaan dan demi kemakmuran bangsa dan negara.

Beliau juga bangga dan bersyukur karena Danramil Pragaan dan Kapolsek Prenduan tahun ini dipercaya sebagai komandan upacara pada pengibaran maupun penurunan bendera di tingkat kabupaten.

“Kepercayaan itu mahal harganya. Merah putih berkibar karena rakyat percaya untuk merdeka. Kalau sudah percaya semuanya akan dikorbankan”. Pungkasnya. (Zbr/Bdr).

4 views

Berita Terkait

Tak Datang ke Acara Santunan, Yatim Tetap Terima Santunan Diantar Kerumahnya
Radio Pragaan Station Akhiri Kegiatan Tadarus Ramadhan Dengan Doa Khatmil Qur’an dan Buka Puasa Bersama
Bersama Naghfir Institute, Radio Pragaan Station Beri Hadiah Pemenang Kuis Ramadhan
Hari Ini, NU Pakamban Laok Bahagiakan Yatim Belanja Gratis dan Dongeng di Kantor NU Pragaan
Bersama Yatim Pakamban Laok, Kiyai Asy’ari Khatib Bahas Keutamaan Menyantuni Yatim
Membanggakan, Pesantren Nurul Huda Pakamban Laok Tunjukkan Kebolehan Santri Menguasai Kitab Kuning
Baca Yasin dan Ayat Kursi 40 kali, Pemdes Pakamban Laok Rutin Doakan Warga Selamat Barokah
Bantuan Terus Mengalir, Kepala BPBD didampingi Camat Pragaan Serahkan Bantuan Ke Korban Bencana Karduluk

Berita Terkait

Rabu, 18 Maret 2026 - 19:08 WIB

Tak Datang ke Acara Santunan, Yatim Tetap Terima Santunan Diantar Kerumahnya

Selasa, 17 Maret 2026 - 23:06 WIB

Radio Pragaan Station Akhiri Kegiatan Tadarus Ramadhan Dengan Doa Khatmil Qur’an dan Buka Puasa Bersama

Selasa, 17 Maret 2026 - 23:02 WIB

Bersama Naghfir Institute, Radio Pragaan Station Beri Hadiah Pemenang Kuis Ramadhan

Jumat, 13 Maret 2026 - 18:53 WIB

Hari Ini, NU Pakamban Laok Bahagiakan Yatim Belanja Gratis dan Dongeng di Kantor NU Pragaan

Jumat, 13 Maret 2026 - 16:55 WIB

Bersama Yatim Pakamban Laok, Kiyai Asy’ari Khatib Bahas Keutamaan Menyantuni Yatim

Kamis, 12 Februari 2026 - 11:03 WIB

Membanggakan, Pesantren Nurul Huda Pakamban Laok Tunjukkan Kebolehan Santri Menguasai Kitab Kuning

Sabtu, 7 Februari 2026 - 19:48 WIB

Baca Yasin dan Ayat Kursi 40 kali, Pemdes Pakamban Laok Rutin Doakan Warga Selamat Barokah

Jumat, 6 Februari 2026 - 11:50 WIB

Bantuan Terus Mengalir, Kepala BPBD didampingi Camat Pragaan Serahkan Bantuan Ke Korban Bencana Karduluk

Berita Terbaru