KIMPRAGAAN.COM, SUMENEP — Pegadaian Syariah Cabang Prenduan memanfaatkan momentum hari ulang tahun (HUT) ke-125 dengan langkah konkret berbagi sembako kepada puluhan anak yatim piatu, Rabu (1/4/2026).
Aksi sosial ini menjadi penegas bahwa Pegadaian tak hanya fokus pada layanan keuangan, tetapi juga hadir di tengah masyarakat melalui kepedulian nyata.
Kepala Cabang Pegadaian Syariah Prenduan, Iftitah Agus Cahyani, menegaskan bahwa usia 125 tahun menjadi pijakan untuk memperkuat peran sosial dan ekonomi.
“Momentum ini bukan sekadar perayaan, tapi bagaimana kami bisa memberi manfaat langsung. Salah satunya dengan berbagi kepada anak-anak yatim,” ujarnya.
Ia menambahkan, sejak berdiri pada 1901 di Sukabumi, Pegadaian konsisten menjadi solusi bagi masyarakat, terutama kalangan menengah ke bawah, agar terhindar dari jeratan pinjaman berbunga tinggi.
“Pegadaian hadir sebagai alternatif aman agar masyarakat tidak terjebak praktik lintah darat,” tegasnya.
Tak hanya itu, dalam rangka HUT ke-125, Pegadaian juga menyediakan program Rahn Peduli yang menyasar nasabah baru. Program ini menawarkan berbagai kemudahan, termasuk bonus mu’nah dengan masa manfaat hingga 60 hari.
“Ini bentuk apresiasi kami sekaligus upaya mengenalkan layanan Pegadaian Syariah lebih luas,” jelasnya.
Ke depan, Pegadaian Syariah Prenduan juga akan memperkuat sektor investasi, khususnya emas, sejalan dengan tagline “Mengemaskan Indonesia”.
“Kami ingin masyarakat tidak hanya terbantu secara finansial, tapi juga mulai membangun investasi, terutama emas,” tambahnya.
Iftitah berharap, di usia yang semakin matang, Pegadaian terus eksis dan semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat.
“Kami ingin Pegadaian tetap relevan, kuat, dan terus memberi manfaat,” pungkasnya. (Rom/Yd)








