87.9 Mhz - Radio Pragaan Station

Satu Hati, Satu Frekuensi

Kapuskesmas Pragaan ; Sempat naik 20 Orang, Kini DBD di Pragaan Turun Jadi 3 Orang

Senin, 13 Mei 2024 - 16:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KIMPRAGAAN.COM, PRAGAAN – Kasus DBD (Demam Berdarah Dengue) di Puskesmas Pragaan sempat naik bulan Januari lalu sampai 20 orang, tapi berangsur turun bulan Mei tahun ini hanya 3 orang. DBD kerap digolongkan sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB). Dan Indonesia merupakan wilayah endemis dengan penyebarannya hampir di seluruh wilayah Indonesia pada beragam usia.

Usai melaksanakan apel gabungan hari ini Senin (13/05/2024) Kepala Puskesmas Pragaan Baharuddin Mutheri mengatakan bahwa DBD itu dibawa oleh virus yang dibawa oleh nyamuk Aedes Aegypti yang merupakan jenis nyamuk kosmopolitan yang dapat membawa virus dengue penyebab penyakit demam berdarah.

Bahar menyebut, kalau ada penderita, nyamuk ini terbang lagi ke orang lain.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat ditanya kenapa menjadi siklus tahunan, katanya, karena nyamuk itu bertelur dan satu tahun kemudian baru menetas.

“Nyamuk itu bertelur dan bisa menetas satu tahun kemudian, jadi nyamuk DBD juga,” sebutnya.

Bahar meminta agar warga masyarakat selalu menjaga agar lingkungan terbebas dari genangan air 3M (menguras bak mandi, menutup tempat penampungan air, mengubur barang bekas).

Selain itu juga ditambah dengan beberapa poin lain seperti menanam tanaman yang dapat menangkal nyamuk, memeriksa tempat yang digunakan sebagai penampungan air, menggunakan obat anti nyamuk, memelihara ikan pemakan jentik nyamuk, perlu melakukan gotong royong untuk membersihkan lingkungan.

“Perlu berkordinasi dengan lingkungan jika terdapat pasien dengan demam berdarah agar dapat diketahui dan dilakukan evaluasi untuk mencegah penularan seperti fogging berkala dan melakukan kerja bakti”. Jelasnya.

Penulis : Zuber

Editor : Ziyad

Berita Terkait

Terus Semangat, Pemdes Pakamban Laok Aktif Kebersihan Jumat Pagi
Silaturahim Perdana, PC IPPNU Sumenep Perkenalkan Tagline “Empowering Era: IPPNU BISA”
Dukung Ketahanan Pangan, Kabag SDM Polres Sumenep Tinjau Panen Melon Berbasis Smart Farming di Desa Kasengan
Polres Pamekasan Tangkap Tersangka Penipuan Umrah dengan Kerugian Rp319 Juta
Hujan Masih Sering Guyur Madura di Musim Kemarau, BMKG Ungkap Penyebabnya
Tabrak Lari di Jalur Pamekasan-Sumenep, Satu Orang Meninggal Dunia di TKP
Sensasi Mancing di Hutan Mangrove Hadir di Kedatim Fishing Festival 2026
Nelayan Asal Sampang Ditemukan Setelah Hilang Selama Dua Hari

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:37 WIB

Terus Semangat, Pemdes Pakamban Laok Aktif Kebersihan Jumat Pagi

Minggu, 31 Mei 2026 - 17:20 WIB

Silaturahim Perdana, PC IPPNU Sumenep Perkenalkan Tagline “Empowering Era: IPPNU BISA”

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:31 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Kabag SDM Polres Sumenep Tinjau Panen Melon Berbasis Smart Farming di Desa Kasengan

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:16 WIB

Polres Pamekasan Tangkap Tersangka Penipuan Umrah dengan Kerugian Rp319 Juta

Sabtu, 23 Mei 2026 - 12:59 WIB

Hujan Masih Sering Guyur Madura di Musim Kemarau, BMKG Ungkap Penyebabnya

Rabu, 20 Mei 2026 - 12:22 WIB

Sensasi Mancing di Hutan Mangrove Hadir di Kedatim Fishing Festival 2026

Selasa, 19 Mei 2026 - 12:37 WIB

Nelayan Asal Sampang Ditemukan Setelah Hilang Selama Dua Hari

Senin, 18 Mei 2026 - 10:07 WIB

Gudang Kayu dan Toko Bangunan di Pasean Hangus Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp 2 Miliar

Berita Terbaru