87.9 Mhz - Radio Pragaan Station

Satu Hati, Satu Frekuensi

Sikapi KLB Campak, Puskesmas Pragaan Gelar Mini Lokakarya

Rabu, 10 September 2025 - 15:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KIMPRAGAAN.COM, PRAGAAN – Menyikapi kejadian luar biasa (KLB) kasus campak di kabupaten Sumenep, Puskesmas Pragaan menggelar Mini Lokakarya membedah hal campak di kecamatan Pragaan mengambil tempat di Aula Puskesmas.

Diketahui bahwa campak di Sumenep serius, sebanyak 20 anak meninggal dunia di Sumenep akibat campak. Data ini merupakan angka kumulatif kematian sejak Februari hingga Agustus 2025.

“Data ini menjadi alarm serius bagi pemerintah untuk segera mengambil tindakan, khususnya dengan menggalakkan imunisasi massal,” kata Camat Pragaan yang diwakili Sekretaris Kecamatan Akhmad Fikri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, Puskesmas Pragaan menjadi ujung tombak pelaksanaan program imunisasi massal atau Outbreak Response Immunization (ORI) di tingkat kecamatan Pragaan untuk menangani Kejadian Luar Biasa (KLB) campak di Sumenep.

Vaksinasi campak, katanya menyasar anak-anak dan berlangsung serentak di 26 puskesmas termasuk di kecamatan Pragaan. Dan prosentase capaian obyek sasaran di kecamatan Pragaan sudah mencapai 71,6 persen dari target 95 persen.

“Kita ingin meningkatkan cakupan imunisasi dan membentuk kekebalan kelompok (herd immunity) untuk memutus mata rantai penularan virus campak,” sebutnya.

Program ini, didukung oleh pemerintah pusat, provinsi, hingga daerah, dan melibatkan peran serta semua pihak terkait seperti lembaga pendidikan dan kader kesehatan di tingkat desa. (sny-zbr)

Berita Terkait

Terus Semangat, Pemdes Pakamban Laok Aktif Kebersihan Jumat Pagi
Silaturahim Perdana, PC IPPNU Sumenep Perkenalkan Tagline “Empowering Era: IPPNU BISA”
Dukung Ketahanan Pangan, Kabag SDM Polres Sumenep Tinjau Panen Melon Berbasis Smart Farming di Desa Kasengan
Polres Pamekasan Tangkap Tersangka Penipuan Umrah dengan Kerugian Rp319 Juta
Hujan Masih Sering Guyur Madura di Musim Kemarau, BMKG Ungkap Penyebabnya
Tabrak Lari di Jalur Pamekasan-Sumenep, Satu Orang Meninggal Dunia di TKP
Sensasi Mancing di Hutan Mangrove Hadir di Kedatim Fishing Festival 2026
Nelayan Asal Sampang Ditemukan Setelah Hilang Selama Dua Hari

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:37 WIB

Terus Semangat, Pemdes Pakamban Laok Aktif Kebersihan Jumat Pagi

Minggu, 31 Mei 2026 - 17:20 WIB

Silaturahim Perdana, PC IPPNU Sumenep Perkenalkan Tagline “Empowering Era: IPPNU BISA”

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:31 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Kabag SDM Polres Sumenep Tinjau Panen Melon Berbasis Smart Farming di Desa Kasengan

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:16 WIB

Polres Pamekasan Tangkap Tersangka Penipuan Umrah dengan Kerugian Rp319 Juta

Sabtu, 23 Mei 2026 - 12:59 WIB

Hujan Masih Sering Guyur Madura di Musim Kemarau, BMKG Ungkap Penyebabnya

Rabu, 20 Mei 2026 - 12:22 WIB

Sensasi Mancing di Hutan Mangrove Hadir di Kedatim Fishing Festival 2026

Selasa, 19 Mei 2026 - 12:37 WIB

Nelayan Asal Sampang Ditemukan Setelah Hilang Selama Dua Hari

Senin, 18 Mei 2026 - 10:07 WIB

Gudang Kayu dan Toko Bangunan di Pasean Hangus Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp 2 Miliar

Berita Terbaru