KIMPRAGAAN.COM, SUMENEP – Akibat cuaca buruk yang terjadi sejak hari minggu malam (21/12/2025) sekira jam 20.30 hujan dan angin kencang menerjang kuat menyebabkan gelombang laut bergulung dahsyat. Hal itu berdampak pada rusaknya pelabuhan Talabbung. Pelabuhan ini dinilai penting keberadaanya oleh warga karena menjadi akses warga masyarakat bepergian ke kabupaten Sumenep dan sekitarnya.
Pelabuhan inilah yang digunakan masyarakat selama ini sebab menghubungkan pulau Giligenting dengan daerah sekitarnya, sebagai salah satu akses utama yang dipakai masyarakat Giligenting untuk penyeberangan.
“Rusaknya pelabuhan Talabhung ini sangat mengganggu aktifitas penyeberangan. Terutama bagi kapal yang ingin bersandar dan akses penumpang dari Giligenting melewati pelabuhan tersebut,” kata Pak Ismail Marzuqi pegawai kantor kecamatan Pragaan asal daerah tersebut.
Sebagai Ketua Organisasi Transportasi Laut ( PELRA ) Desa Aenganyar beliau berharap rusaknya pelabuhan Talabbung ini menjadi perhatian pemerintah kabupaten Sumenep dan instansi terkait guna dilakukan perbaikan.
“Apabila hal ini dibiarkan, bisa mengakibatkan kerusakan yang jauh lebih parah. Tentu penyeberangan terganggu, dan denyut nadi kehidupan kepulauan bisa terhenti,” tambahnya.
Karena, katanya, pelabuhan ini sungguh sungguh menghubungkan warga pulau Giligenting dengan daratan, terutama bagi warga masyarakat yang ingin melakukan perjalanan ke kabupaten Sumenep. (sny-zbr) ini sungguh sungguh menghubungkan warga pulau Giligenting dengan daratan, terutama bagi warga masyarakat yang ingin melakukan perjalanan ke kabupaten Sumenep. (snyzbr)








