87.9 Mhz - Pragaan Station

Satu Hati, Satu Frekuensi

HARI KETIGA, SANTRI ANNAJAH KARDULUK SERBU KOIN MUKTAMAR NU

- Publisher

Senin, 17 Februari 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siswa-siswi berjejer mempersiapkan koin untuk dimasukkan ke kotak Koin Muktamar

Karduluk – Santri Annajah Karduluk asuhan K. Ahmad Madzkur Abdul Wasik serbu kotak infaq Muktamar NU di halaman MI Annajah hari Senin, 17 Februari 2020.

Dikomando oleh Ustadz-ustadzah para santri turun dari kelas dengan wajah gembira penuh tawa, berbaris rapi sambil mempersiapkn uang kecil sisa uang jajan mereka.

Sebelum menyerbu kotak infaq, mereka mendengarkan dengan cermat pengarahan Pengurus MWC NU Pragaan yang disampaikan oleh Wakil Ketua Ust. Zubairi Karim, S.Ag.

” Lewat Muktamar, warga NU akan memilih pemimpin mereka di tingkat nasional, para ulama kiyai se nusantara serta Cabang di dunia akan berkumpul di Lampung Oktober mendatang. Karena itu, maka kita harus dukung pertemuan mereka untuk menghasilkan keputusan penting yang bermanfaat bagi Indonesia dan dunia”, sambungnya ditengah barisan santri Annajah.

Menurut beliau juga, para masyayikh Annajah adalah keluarga besar NU yang memiliki perhatian besar pada kegiatan NU, ada almarhum Nyai Ummal Khair, K. Hafidz Abdullah Sajjad, K. Bahar. Mereka semua adalah para pejuang NU masa lalu yang jejaknya masih tetap basah dalam catatan NU.

” Kita berkumpul disini hanya ingin membuat tersenyum para muassis, bahwa warisan perjuangannya tetap kita jaga, yaitu menjaga Islam wasathiyyah ditengah tantangan zaman yang makin gila”, ujarnya lagi memberi semangat.

Dihadapan ratusan santri baik MI, MTs mupun MA, Zubairi katakan bahwa Islam Nusantara yang diusung Muktamar PBNU 2015 lalu bukanlah islam baru, melainkan tipologi warna keislaman bercorak Nusantara yang terus akan membawa rahmah bagi alam semesta.

” Islam Nusantara yang dibawa NU adalah sejatinya Islam, karena melebur dengan budaya, dibawa dengan penuh senyum, hangat dan dapat memesrai siapa saja tanpa sekat-sekat suku, agama, ras dan bahasa”, ujar beliau disambut tepuk tangan barisan pelajar. (Zbr).

Editor : Badrul/KIM

5 views

Berita Terkait

Membanggakan, Pesantren Nurul Huda Pakamban Laok Tunjukkan Kebolehan Santri Menguasai Kitab Kuning
Baca Yasin dan Ayat Kursi 40 kali, Pemdes Pakamban Laok Rutin Doakan Warga Selamat Barokah
Bantuan Terus Mengalir, Kepala BPBD didampingi Camat Pragaan Serahkan Bantuan Ke Korban Bencana Karduluk
Peduli Korban Bencana Puting Beliung, Camat Pragaan Dampingi Polres Sumenep Beri Bantuan
Jaga Lingkungan, Perangkat dan Lembaga Kemasyarakatan Desa Bersihkan Taman Keris Pakamban Laok
Peringati Isra’ Mikraj di NU Kaduara Timur, MWC NU Ingin Kebangkitan NU dari Arah Barat
Subli Dukcapil ; 432 Warga Wajib KTP Pragaan Belum Lakukan Perekaman Biometrik
Hujan dan Angin Dahsyat Rusak Pelabuhan Talabbung Giligenting

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 11:03 WIB

Membanggakan, Pesantren Nurul Huda Pakamban Laok Tunjukkan Kebolehan Santri Menguasai Kitab Kuning

Sabtu, 7 Februari 2026 - 19:48 WIB

Baca Yasin dan Ayat Kursi 40 kali, Pemdes Pakamban Laok Rutin Doakan Warga Selamat Barokah

Jumat, 6 Februari 2026 - 11:50 WIB

Bantuan Terus Mengalir, Kepala BPBD didampingi Camat Pragaan Serahkan Bantuan Ke Korban Bencana Karduluk

Jumat, 6 Februari 2026 - 09:32 WIB

Peduli Korban Bencana Puting Beliung, Camat Pragaan Dampingi Polres Sumenep Beri Bantuan

Jumat, 6 Februari 2026 - 09:09 WIB

Jaga Lingkungan, Perangkat dan Lembaga Kemasyarakatan Desa Bersihkan Taman Keris Pakamban Laok

Senin, 19 Januari 2026 - 08:11 WIB

Subli Dukcapil ; 432 Warga Wajib KTP Pragaan Belum Lakukan Perekaman Biometrik

Senin, 22 Desember 2025 - 17:46 WIB

Hujan dan Angin Dahsyat Rusak Pelabuhan Talabbung Giligenting

Sabtu, 13 Desember 2025 - 10:23 WIB

Tim Camat Pragaan Lakukan Monev DD ADD Tahap II di Desa Sendang

Berita Terbaru