87.9 Mhz - Radio Pragaan Station

Satu Hati, Satu Frekuensi

Jhubata Hingga Baktabak Khas Stand Pragaan, Banyak Dicari Pengunjung di Night Vaganza

Kamis, 5 September 2024 - 22:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KIMPRAGAAN.COM, PRAGAAN – Bagi anda yang berkunjung ke Madura Night Vaganza di Lapangan A Yani Sumenep, jangan lupa berkunjung ke stand kecamatan Pragaan. Aneka batik khas Pragaan dijual dengan harga 350.000 hingga 450.000.

Tak hanya itu, sejumlah makanan khas Pragaan disuguhkan di stand ini, antara lain ada udang segar vaname produksi Sari Jaya Sendang, juga produk yang banyak dicari Jhubada makanan khas Karduluk dijual hanya Rp. 10.000;. Tak ketinggalan juga gula cobbuk harga Rp. 15.000; Cakra Istimewa cap Tiga Bintang harga Rp. 12.000; Baktabak goreng harga Rp. 12.000; Petis mercon level 2 dan 3 harga Rp. 15.000; Kripik pisang harga Rp. 5.000; Bakkris camilan enak berkualitas dijual Rp. 15.000; jagung Ojang harga Rp. 8.000;

Camat Pragaan Indra Hernawan mengatakan bahwa penjualan produk unggulan desa pada event Vaganza ini bertujuan untuk memperkenalkan makanan unggulan termasuk khas Pragaan, juga untuk menggerakkan ekonomi masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Alhamdulillah Jhubata hingga Baktabak khas Pragaan banyak dicari. Night Vaganza ini banyak memberi manfaat untuk meningkatkan ekonomi,” ungkapnya, Kamis (05/09/2024).

Kasi PMD Kecamatan Pragaan Ismail juga menyebut bahwa dengan event ini Bapak Bupati ingin mendatangkan wisatawan bahkan memperluas ceruk pasar bagi pemilik usaha kuliner dan makanan.

Ismail menuturkan, Vaganza ini juga menghadirkan makanan lokal dari berbagai desa yang tentu saja hal ini memiliki peran penting dalam melestarikan warisan makanan dan minuman lokal.

“Di era modern ini, budaya dan tradisi sering kali terpinggirkan oleh makanan instan dan cepat saji. Melalui Night Vaganza ini, kecamatan dan warga desa dapat memperkenalkan dan mempromosikan makanan tradisional mereka.” Ucapnya. (Zbr)

Berita Terkait

Terus Semangat, Pemdes Pakamban Laok Aktif Kebersihan Jumat Pagi
Silaturahim Perdana, PC IPPNU Sumenep Perkenalkan Tagline “Empowering Era: IPPNU BISA”
Dukung Ketahanan Pangan, Kabag SDM Polres Sumenep Tinjau Panen Melon Berbasis Smart Farming di Desa Kasengan
Polres Pamekasan Tangkap Tersangka Penipuan Umrah dengan Kerugian Rp319 Juta
Hujan Masih Sering Guyur Madura di Musim Kemarau, BMKG Ungkap Penyebabnya
Tabrak Lari di Jalur Pamekasan-Sumenep, Satu Orang Meninggal Dunia di TKP
Sensasi Mancing di Hutan Mangrove Hadir di Kedatim Fishing Festival 2026
Nelayan Asal Sampang Ditemukan Setelah Hilang Selama Dua Hari

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:37 WIB

Terus Semangat, Pemdes Pakamban Laok Aktif Kebersihan Jumat Pagi

Minggu, 31 Mei 2026 - 17:20 WIB

Silaturahim Perdana, PC IPPNU Sumenep Perkenalkan Tagline “Empowering Era: IPPNU BISA”

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:31 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Kabag SDM Polres Sumenep Tinjau Panen Melon Berbasis Smart Farming di Desa Kasengan

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:16 WIB

Polres Pamekasan Tangkap Tersangka Penipuan Umrah dengan Kerugian Rp319 Juta

Sabtu, 23 Mei 2026 - 12:59 WIB

Hujan Masih Sering Guyur Madura di Musim Kemarau, BMKG Ungkap Penyebabnya

Rabu, 20 Mei 2026 - 12:22 WIB

Sensasi Mancing di Hutan Mangrove Hadir di Kedatim Fishing Festival 2026

Selasa, 19 Mei 2026 - 12:37 WIB

Nelayan Asal Sampang Ditemukan Setelah Hilang Selama Dua Hari

Senin, 18 Mei 2026 - 10:07 WIB

Gudang Kayu dan Toko Bangunan di Pasean Hangus Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp 2 Miliar

Berita Terbaru