87.9 Mhz - Radio Pragaan Station

Satu Hati, Satu Frekuensi

Kantor Kecamatan Pragaan Berikan Beras Sembako pada Warga Terdampak Covid-19

Jumat, 23 Juli 2021 - 02:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Camat Pragaan berikan Beras pada warga terdampak Covid-19 di Pendopo Kecamatan Pragaan (Dok.KIM-KMAP)

KIMKARYAMAKMUR.COM, Pragaan – Guna membantu mengurangi beban hidup warga terdampak wabah virus Covid-19, Kantor Kecamatan Pragaan memberikan beras ukuran 5 Kg kepada warga miskin terdampak Covid-19.

Bantuan yang dikumpulkan dari pegawai ASN di Kec Pragaan itu diberikan pada hari Jumat pagi (23/07/2021) di pendopo Kecamatan Pragaan, diserahkan langsung oleh Camat Pragaan dan secara bergilir diberikan juga oleh pegawai ASN kec Pragaan yang hadir.

Kegiatan itu didorong Surat Bapak Bupati Sumenep Nomor : 500/921/435.113.1/2021, tertanggal 19 Juli 2021 tentang dukungan kegiatan belanja membeli sembako ke warung tetangga yang digalakkan oleh Bupati Sumenep guna pemulihan ekonomi warga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Diakui Camat Pragaan Darus Salam bahwa pandemi Covid-19 dengan lonjakan kasus dan kematian serta penerapan PPKM sebagai solusi negara telah banyak memberikan perubahan aktivitas kerja dan penurunan pendapatan ekonomi masyarakat.

“Saat kritis seperti ini kita tak boleh berpangku tangan. Kita harus rajin berbagi dan hadir mengurangi beban warga miskin”, ujarnya.

Tidak kurang ada 40 paket beras 5 kg yang diberikan, belum lagi dari dinas instansi yang lain yang masih dijadualkan. Pembagian sembako dilaksanakan dengan tetap mentaati protokol kesehatan seperti memakai masker, menjaga jarak aman, dan mencuci tangan.

“Dengan saling peduli, saling berbagi, kita akan bisa melewati masa-masa sulit seperti saat ini”, tuturnya lagi.

Masyarakat terdampak itu, tambahnya,  bukan hanya yang terpapar virus, tetapi juga yang terdampak secara ekonomi. Seperti ada masyarakat yang biasanya berjualan, jadi tidak bisa berjualan karena harus melakukan social distancing. Para pekerja lepas harian dan pekerja informal yang tidak mendapatkan penghasilan karena tidak ada konsumen.

Dirinya berharap semoga bantuan ini sedikit bisa meringankan beban hidup warga miskin untuk tetap survive menghadapi pandemi yang entah sampai kapan berakhirnya. (Zbr/Hb).

Berita Terkait

Terus Semangat, Pemdes Pakamban Laok Aktif Kebersihan Jumat Pagi
Silaturahim Perdana, PC IPPNU Sumenep Perkenalkan Tagline “Empowering Era: IPPNU BISA”
Dukung Ketahanan Pangan, Kabag SDM Polres Sumenep Tinjau Panen Melon Berbasis Smart Farming di Desa Kasengan
Polres Pamekasan Tangkap Tersangka Penipuan Umrah dengan Kerugian Rp319 Juta
Hujan Masih Sering Guyur Madura di Musim Kemarau, BMKG Ungkap Penyebabnya
Tabrak Lari di Jalur Pamekasan-Sumenep, Satu Orang Meninggal Dunia di TKP
Sensasi Mancing di Hutan Mangrove Hadir di Kedatim Fishing Festival 2026
Nelayan Asal Sampang Ditemukan Setelah Hilang Selama Dua Hari

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:37 WIB

Terus Semangat, Pemdes Pakamban Laok Aktif Kebersihan Jumat Pagi

Minggu, 31 Mei 2026 - 17:20 WIB

Silaturahim Perdana, PC IPPNU Sumenep Perkenalkan Tagline “Empowering Era: IPPNU BISA”

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:31 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Kabag SDM Polres Sumenep Tinjau Panen Melon Berbasis Smart Farming di Desa Kasengan

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:16 WIB

Polres Pamekasan Tangkap Tersangka Penipuan Umrah dengan Kerugian Rp319 Juta

Sabtu, 23 Mei 2026 - 12:59 WIB

Hujan Masih Sering Guyur Madura di Musim Kemarau, BMKG Ungkap Penyebabnya

Rabu, 20 Mei 2026 - 12:22 WIB

Sensasi Mancing di Hutan Mangrove Hadir di Kedatim Fishing Festival 2026

Selasa, 19 Mei 2026 - 12:37 WIB

Nelayan Asal Sampang Ditemukan Setelah Hilang Selama Dua Hari

Senin, 18 Mei 2026 - 10:07 WIB

Gudang Kayu dan Toko Bangunan di Pasean Hangus Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp 2 Miliar

Berita Terbaru