87.9 Mhz - Radio Pragaan Station

Satu Hati, Satu Frekuensi

Heboh Isu Vaksin Sebabkan Kematian, Ini Kata Tokoh Muda Pragaan

Senin, 12 Juli 2021 - 01:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harir Hidayat Tokoh Muda Kecamatan Pragaan (Dok.KIM-KMAP)

KIMKARYAMAKMUR.COM, Pragaan – Akhir-akhir ini beredar isu vaksin Covid-19 dapat menyebabkan seseorang meninggal dunia, hingga sebagian masyarakat kalangan pedesaan kecamatan pragaan takut untuk ikut vaksinasi.

Menanggapi hal ini, Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Karya Makmur mencoba melacak kebenaran anggapan tersebut ke tokoh muda Pragaan yang sudah selesai ber vaksin.

Menurut tokoh muda Pragaan yang saat ini menjadi Pengurus Pimpinan Cabang ( PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Sumenep Harir Hidayat, mengatakan itu adalah kabar bohong dan tidak bisa dibuktikan kebenarannya alias hoaks.

“Itu tidak benar. Masyarakat jangan gampang menerima informasi yang sifatnya hanya menakut-nakuti dan membuat resah, sejauh ini selagi badan sehat dan tidak mempunyai penyakit bawaan tidak akan berefek fatal. saya setelah vaksin Alhamdulilah tidak merasakan dampak fatal, paling hanya ngantuk setelah sampai dirumah, bisa saja efek vaksin, bisa juga karena memang ngantuk,” ungkapnya kepada pegiat KIM, Senin (12/07/2021) melalui panggilan telpon.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih jauh, Ketua Satgas Covid-19 MWC NU Pragaan tersebut menjelaskan bahwa ada beberapa gejala yang dialami oleh sebagian orang yang sudah vaksin, ada yang merasa lapar, ada juga yang ngantuk dan beberapa efek lain.

“ikhtiar pemerintah dengan vaksinasi ini sudah betul, demi menjaga keselamatan jiwa kita dan keluarga, serta orang disekitar kita, jika ada kasus kematian paska vaksinasi, mungkin penyebabnya tidak murni karena vaksin, bisa jadi memang ada penyakit penyerta yang diderita,” jelasnya.

Pendamping Desa Kecamatan Pragaan tersebut mengajak mayarakat Pragaan untuk bersikap objektif dalam menyikapi informasi tentang vaksin yang tidak jelas sumbernya dan tidak dapat dipertanggung jawabkan.

“Mari sikapi wabah ini dengan bijak, objektif. hindari hal-hal provokatif dan hoax yang bisa menimbulkan konflik horizontal,” pungkasnya. (Bdr/@wi).

Berita Terkait

Terus Semangat, Pemdes Pakamban Laok Aktif Kebersihan Jumat Pagi
Silaturahim Perdana, PC IPPNU Sumenep Perkenalkan Tagline “Empowering Era: IPPNU BISA”
Dukung Ketahanan Pangan, Kabag SDM Polres Sumenep Tinjau Panen Melon Berbasis Smart Farming di Desa Kasengan
Polres Pamekasan Tangkap Tersangka Penipuan Umrah dengan Kerugian Rp319 Juta
Hujan Masih Sering Guyur Madura di Musim Kemarau, BMKG Ungkap Penyebabnya
Tabrak Lari di Jalur Pamekasan-Sumenep, Satu Orang Meninggal Dunia di TKP
Sensasi Mancing di Hutan Mangrove Hadir di Kedatim Fishing Festival 2026
Nelayan Asal Sampang Ditemukan Setelah Hilang Selama Dua Hari

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:37 WIB

Terus Semangat, Pemdes Pakamban Laok Aktif Kebersihan Jumat Pagi

Minggu, 31 Mei 2026 - 17:20 WIB

Silaturahim Perdana, PC IPPNU Sumenep Perkenalkan Tagline “Empowering Era: IPPNU BISA”

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:31 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Kabag SDM Polres Sumenep Tinjau Panen Melon Berbasis Smart Farming di Desa Kasengan

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:16 WIB

Polres Pamekasan Tangkap Tersangka Penipuan Umrah dengan Kerugian Rp319 Juta

Sabtu, 23 Mei 2026 - 12:59 WIB

Hujan Masih Sering Guyur Madura di Musim Kemarau, BMKG Ungkap Penyebabnya

Rabu, 20 Mei 2026 - 12:22 WIB

Sensasi Mancing di Hutan Mangrove Hadir di Kedatim Fishing Festival 2026

Selasa, 19 Mei 2026 - 12:37 WIB

Nelayan Asal Sampang Ditemukan Setelah Hilang Selama Dua Hari

Senin, 18 Mei 2026 - 10:07 WIB

Gudang Kayu dan Toko Bangunan di Pasean Hangus Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp 2 Miliar

Berita Terbaru