87.9 Mhz - Pragaan Station

Satu Hati, Satu Frekuensi

Lomba Baca Puisi Kemerdekaan Gerakkan Semangat Desa

- Publisher

Selasa, 25 Agustus 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lomba Baca Puisi Kemerdekaan Oleh Katar Perkasa (Dok.KIM-KMAP)

KIMKARYAMAKMUR.COM, Aeng Panas – Lomba baca puisi bertemakan kemerdekaan bergemuruh di balai desa Aeng Panas Kecamatan Pragaan Kabupaten Sumenep, Selasa (25/08/2020).

Kegiatan yang digerakkan Karang Taruna Perkasa ini diikuti oleh berbagai lembaga pendidikan yang ada di Desa Aeng Panas. Mereka mengirim santri terbaiknya berlomba membacakan puisi dengan tema kemerdekaan dan perjuangan.

Kepala Desa Aeng Panas Muhammad Romli, SE yang turut hadir menyaksikan perhelatan lomba mengaku takjub dengan talenta anak-anak yang dengan tegar meneriakkan merdeka lewat puisi.

“Anak anak ini telah memacu semangat patriotisme membangun desa dengan Puisi. Mereka anak-anak yang hebat”, ujarnya sembari khusuk melihat tampilan anak anak peserta lomba.

Ia juga mengatakan bahwa Puisi dapat mengantarkan hayal pada gerbang masa lalu bangsa yang penuh heroisme.

“Mendengar gemuruh puisi kemerdekaan, seperti kita dibawa pada suasana perjuangan pendahulu kita yang berdarah darah membebaskan bangsa dari penjajahan. Kita lalu bisa berbuat apa hari ini?”, tanyanya pada diri dan bangsa ini yang hanya tinggal mengisi kemerdekaan.

Sementara itu Ketua Karang Taruna Perkasa Andi Subahri, SH mengatakan bahwa puisi bisa membuat kehidupan menjadi berjalan lebih pelan dan tidak terburu-buru yang kadang membuat jiwa terguncang.

“Dengan puisi, diera yang serba cepat dan terburu-buru ini, kehidupan seolah berjalan lebih pelan, penuh makna dan dapat memberi rasa bahagia”, sambungnya ditengah suasana lomba.

Bahkan menurut Sekretaris Desa (Sekdes) Aeng Panas Zubairi Karim yang turut menyumbangkan membaca Puisi Karya Musthafa Bisri mengatakan bahwa puisi sebagi kritik sosial bisa jadi harapan terakhir untuk merawat peradaban ketika politik dan ekonomi sudah tak mampu memeliharanya.

“Saat yang lain temui jalan buntu, Puisi dapat mengurai, menembus kebekuan problematika bangsa. Puisi dapat menerobos kepekatan sebagai kontrol sosial”, tuturnya usai baca puisi.

Menurutnya, puisi bukan teori praktis yang bisa dipraktekkan seketika. Ia gerak dan digerakkan, hidup dan dihidupkan oleh sesuatu yang tidak disadari namun terjadi.

“Pemdes butuh ruh puisi kemerdekaan untuk menggerakkan SDM desa bergerak dan melompat lebih cepat, guna menyampaikan warganya ke gerbang kesejahteraan”, ujarnya puitis. (Zbr/Bdr).

16 views

Berita Terkait

Tak Datang ke Acara Santunan, Yatim Tetap Terima Santunan Diantar Kerumahnya
Radio Pragaan Station Akhiri Kegiatan Tadarus Ramadhan Dengan Doa Khatmil Qur’an dan Buka Puasa Bersama
Bersama Naghfir Institute, Radio Pragaan Station Beri Hadiah Pemenang Kuis Ramadhan
Hari Ini, NU Pakamban Laok Bahagiakan Yatim Belanja Gratis dan Dongeng di Kantor NU Pragaan
Bersama Yatim Pakamban Laok, Kiyai Asy’ari Khatib Bahas Keutamaan Menyantuni Yatim
Membanggakan, Pesantren Nurul Huda Pakamban Laok Tunjukkan Kebolehan Santri Menguasai Kitab Kuning
Baca Yasin dan Ayat Kursi 40 kali, Pemdes Pakamban Laok Rutin Doakan Warga Selamat Barokah
Bantuan Terus Mengalir, Kepala BPBD didampingi Camat Pragaan Serahkan Bantuan Ke Korban Bencana Karduluk

Berita Terkait

Rabu, 18 Maret 2026 - 19:08 WIB

Tak Datang ke Acara Santunan, Yatim Tetap Terima Santunan Diantar Kerumahnya

Selasa, 17 Maret 2026 - 23:06 WIB

Radio Pragaan Station Akhiri Kegiatan Tadarus Ramadhan Dengan Doa Khatmil Qur’an dan Buka Puasa Bersama

Selasa, 17 Maret 2026 - 23:02 WIB

Bersama Naghfir Institute, Radio Pragaan Station Beri Hadiah Pemenang Kuis Ramadhan

Jumat, 13 Maret 2026 - 18:53 WIB

Hari Ini, NU Pakamban Laok Bahagiakan Yatim Belanja Gratis dan Dongeng di Kantor NU Pragaan

Jumat, 13 Maret 2026 - 16:55 WIB

Bersama Yatim Pakamban Laok, Kiyai Asy’ari Khatib Bahas Keutamaan Menyantuni Yatim

Kamis, 12 Februari 2026 - 11:03 WIB

Membanggakan, Pesantren Nurul Huda Pakamban Laok Tunjukkan Kebolehan Santri Menguasai Kitab Kuning

Sabtu, 7 Februari 2026 - 19:48 WIB

Baca Yasin dan Ayat Kursi 40 kali, Pemdes Pakamban Laok Rutin Doakan Warga Selamat Barokah

Jumat, 6 Februari 2026 - 11:50 WIB

Bantuan Terus Mengalir, Kepala BPBD didampingi Camat Pragaan Serahkan Bantuan Ke Korban Bencana Karduluk

Berita Terbaru