87.9 Mhz - Radio Pragaan Station

Satu Hati, Satu Frekuensi

Apresiasi Kerja CBP-IPNU, Banser NU dan Petugas, Ketua MWC NU Pragaan : Mereka Pasukan Berani Mati Sesungguhnya

Minggu, 29 Maret 2020 - 06:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dokumentasi, Ketua MWC NU Pragaan bersama Banom NU ikut berpartisipasi di posko

Pragaan – Jiwa kepanduan sebagai volunter (relawan) yang dibangun oleh NU agar kadernya dapat berjuang dilapangan melawan bencana, wabah dan lain-lain tidak sia-sia. Hal itu dapat terlihat dari aktifitas
CBP (Corp Brigade Pembangunan) IPNU (Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama) Pragaan, bersama Banser (Barisan Ansor Serbaguna), Ansor, petugas keamanan (TNI dan Polri) serta dari tim medis Puskesmas Pragaan semalam suntuk menjaga perbatasan Jalan Pamekasan-Sumenep di desa Sendang.

Hal itu dilakukan guna menghentikan semua kendaraan masuk baik kendaraan roda dua sepeda motor, maupun kendaraan roda empat mobil/truck/bus dll. Semua kendaraan tidak luput dari pemeriksaan petugas. Mereka bertugas dari jam 19.00 sampai dengan 07.00 pagi setelah sebelumnya menyisir cafe-cafe tempat berkerumun pemuda desa.

Menurut Ainul Yakin salah satu Pengurus PAC IPNU Pragaan mengatakan bahwa tugas itu dilakukan karena ada perintah dari Ketua MWC NU Pragaan dan atas kesadaran kemanusiaan. Pemeriksaan di pintu masuk Kabupaten Sumenep, menurutnya dipandang sebagai cara efektif memutus mata rantai Virus Covid-19.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pragaan adalah pintu utama kabupaten Sumenep. Jadi harus bener steril dari covid-19. Jika pertahanan ini jebol, maka jebol juga Sumenep”, ujarnya masih terlihat lelah sehabis jaga perbatasan semalam.

CBP IPNU Pragaan dan Banser di kader khusus membangun militansi yang tak hanya bergerak melayani masyarakat di atas kertas, melainkan mereka terjun langsung ke lapangan untuk melibatkan diri dalam berbagai aksi sosial di bidang lingkungan, kesehatan, termasuk bencana dan wabah.

Menurut Ketua MWC NU Pragaan Drs. KH. Ahmad Junaidi Muarif, mereka dilatih bagaimana terlibat dalam upaya menjaga dan menciptakan lingkungan yang bersih, menjaga sanitasi, bergandeng tangan menghadapi wabah dengan social distansing, strategi mengkarantina dan mengisolasi warga terpapar, bahkan terlibat dalam upaya membantu evakuasi korban bencana dan longsor yang mungkin saja terjadi di desa-desa.

“Merekalah pasukan berani mati sesungguhnya. Di saat banyak orang berdiam diri, banyak berdebat, mereka berjuang tanpa kata, eksekusi mereka nyata”, kata Ketua MWC yang menjabat dua kali periode ini.

Tak hanya Ketua MWC Pragaan, banyak komentar manis mengapresiasi kinerja CBP IPNU, Banser, Ansor, TNI, Polri, Tim medis berseliweran di media sosial. Semua berharap agar mereka juga menjaga kesehatan, ada waktu istirahat, jaga kesehatan diri agar dapat menjaga kesehatan orang lain. (Zbr/Badrul/KIM-KMAP).

Berita Terkait

Terus Semangat, Pemdes Pakamban Laok Aktif Kebersihan Jumat Pagi
Silaturahim Perdana, PC IPPNU Sumenep Perkenalkan Tagline “Empowering Era: IPPNU BISA”
Dukung Ketahanan Pangan, Kabag SDM Polres Sumenep Tinjau Panen Melon Berbasis Smart Farming di Desa Kasengan
Polres Pamekasan Tangkap Tersangka Penipuan Umrah dengan Kerugian Rp319 Juta
Hujan Masih Sering Guyur Madura di Musim Kemarau, BMKG Ungkap Penyebabnya
Tabrak Lari di Jalur Pamekasan-Sumenep, Satu Orang Meninggal Dunia di TKP
Sensasi Mancing di Hutan Mangrove Hadir di Kedatim Fishing Festival 2026
Nelayan Asal Sampang Ditemukan Setelah Hilang Selama Dua Hari

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:37 WIB

Terus Semangat, Pemdes Pakamban Laok Aktif Kebersihan Jumat Pagi

Minggu, 31 Mei 2026 - 17:20 WIB

Silaturahim Perdana, PC IPPNU Sumenep Perkenalkan Tagline “Empowering Era: IPPNU BISA”

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:31 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Kabag SDM Polres Sumenep Tinjau Panen Melon Berbasis Smart Farming di Desa Kasengan

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:16 WIB

Polres Pamekasan Tangkap Tersangka Penipuan Umrah dengan Kerugian Rp319 Juta

Sabtu, 23 Mei 2026 - 12:59 WIB

Hujan Masih Sering Guyur Madura di Musim Kemarau, BMKG Ungkap Penyebabnya

Rabu, 20 Mei 2026 - 12:22 WIB

Sensasi Mancing di Hutan Mangrove Hadir di Kedatim Fishing Festival 2026

Selasa, 19 Mei 2026 - 12:37 WIB

Nelayan Asal Sampang Ditemukan Setelah Hilang Selama Dua Hari

Senin, 18 Mei 2026 - 10:07 WIB

Gudang Kayu dan Toko Bangunan di Pasean Hangus Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp 2 Miliar

Berita Terbaru