87.9 Mhz - Radio Pragaan Station

Satu Hati, Satu Frekuensi

Cegah Covid-19, Kasi Pelayanan Pemdes Aeng Panas : Patuhi Perintah, Bukan Saatnya Berdebat

Selasa, 24 Maret 2020 - 13:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dokumentasi, Kasi Pelayanan Pasang Banner di kediaman Kades Aeng Panas

Aeng Panas – Guna memberikan perhatian serius terhadap wabah global yakni virus Corona yang sedang menjadi perhatian dunia dan Pemerintah Indonesia, Pemdes Aeng Panas Selasa (24/03/2020) memasang poster himbauan di 6 titik penting keramaian dimana warga mudah membaca dan memahami isinya.

Langkah ini dikomandani langsung oleh Kasi Pelayanan Pemdes Aeng Panas Thayyibul Basyar. Menurutnya ini dilakukan untuk menyebarluaskan informasi kepada masyarakat di ruas-ruas jalan, pusat-pusat keramaian yang ada di berbagai pojok dusun terpencil.

Selain itu, lanjutnya, Pemerintah Desa juga terus gencar melakukan transfer informasi terkait corona melalui media sosial WatsApp, Facebook dan radio desa guna menerobos jangkauan yang luas dan bisa menembus seluruh segmentasi masyarakat di pedesaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Himbauan terutama diarahkan pada upaya pencegahan corona dengan cuci tangan pakai sabun, terapkan etika batuk, gunakan masker jika sakit, kurangi aktifitas diluar rumah.

Ditanya soal banyaknya perdebatan di media sosial tentang Corona, lelaki penuh energi ini menjawab.

” Bukan saatnya kita berdebat di media sosial. Yang penting saat ini mematuhi petunjuk otoritas pemerintah dan petugas kesehatan. Ini pandemi, bukan main-main”, ujarnya seolah ketus.

Sementara itu Kepala Desa Aeng Panas Muhammad Romli, SE. Mengharapkan Informasi lewat poster ini dapat dibaca warga akar rumput agar dipatuhi, bukan sekedar dibicarakan.

” Ayo rajin cuci tangan, menutup wajah dengan masker jika sedang batuk atau bersin bersin, jaga jarak sosial (social distancing) dengan orang lain.”, Himbaunya penuh wibawa.

Sebagai pemimpin desa beliau berharap seluruh stake holders desa baik aparat desa, pemuda desa, kalangan perempuan, kelompok media sosial yg tergabung di group-group WA dan media Radio Desa, Civil Society dan segenap komponen masyarakat desa menjadi garda terdepan dalam pencegahan wabah Corona ini.

” Mari belajar patuh pada negara, pada Presiden RI Joko Widodo. Tingkatkan kewaspadaan. Terapkan jaga jarak untuk mengurangi resiko penularan virus corona”, pungkasnya berharap rakyat mematuhi ajakan negara. (Zbr/Badrul/KIM-KMAP).

Berita Terkait

Terus Semangat, Pemdes Pakamban Laok Aktif Kebersihan Jumat Pagi
Silaturahim Perdana, PC IPPNU Sumenep Perkenalkan Tagline “Empowering Era: IPPNU BISA”
Dukung Ketahanan Pangan, Kabag SDM Polres Sumenep Tinjau Panen Melon Berbasis Smart Farming di Desa Kasengan
Polres Pamekasan Tangkap Tersangka Penipuan Umrah dengan Kerugian Rp319 Juta
Hujan Masih Sering Guyur Madura di Musim Kemarau, BMKG Ungkap Penyebabnya
Tabrak Lari di Jalur Pamekasan-Sumenep, Satu Orang Meninggal Dunia di TKP
Sensasi Mancing di Hutan Mangrove Hadir di Kedatim Fishing Festival 2026
Nelayan Asal Sampang Ditemukan Setelah Hilang Selama Dua Hari

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:37 WIB

Terus Semangat, Pemdes Pakamban Laok Aktif Kebersihan Jumat Pagi

Minggu, 31 Mei 2026 - 17:20 WIB

Silaturahim Perdana, PC IPPNU Sumenep Perkenalkan Tagline “Empowering Era: IPPNU BISA”

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:31 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Kabag SDM Polres Sumenep Tinjau Panen Melon Berbasis Smart Farming di Desa Kasengan

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:16 WIB

Polres Pamekasan Tangkap Tersangka Penipuan Umrah dengan Kerugian Rp319 Juta

Sabtu, 23 Mei 2026 - 12:59 WIB

Hujan Masih Sering Guyur Madura di Musim Kemarau, BMKG Ungkap Penyebabnya

Rabu, 20 Mei 2026 - 12:22 WIB

Sensasi Mancing di Hutan Mangrove Hadir di Kedatim Fishing Festival 2026

Selasa, 19 Mei 2026 - 12:37 WIB

Nelayan Asal Sampang Ditemukan Setelah Hilang Selama Dua Hari

Senin, 18 Mei 2026 - 10:07 WIB

Gudang Kayu dan Toko Bangunan di Pasean Hangus Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp 2 Miliar

Berita Terbaru