87.9 Mhz - Radio Pragaan Station

Satu Hati, Satu Frekuensi

Radio Pragaan Station Pagi Ini Ulas Urgensi Hari Santri 22 Oktober

Rabu, 23 Oktober 2024 - 09:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KIMPRAGAAN.COM, PRAGAAN – Di program Pragaan Menyapa pagi ini Rabu (23/10/2024) Pragaan Station membahas urgensi Hari Santri Nasional yang diperingati setiap tahunnya.

“Setiap tanggal 22 Oktober, kita memperingati Hari Santri Nasional, tujuannya untuk mengingat peran penting santri dalam memperjuangkan dan mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia,” jelas Bang Zuber penyiar pagi membuka ulasan tentang hari santri.

Menurutnya, Hari Santri Nasional pertama kali ditetapkan melalui Keputusan Presiden Nomor 22 Tahun 2015 oleh Presiden Joko Widodo.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini sebagai bentuk pengakuan negara kepada perjuangan para santri dan kiyai,” tambahnya.

Tanggal 22 Oktober itu, lanjutnya ada peristiwa bersejarah “Resolusi Jihad” yang dicetuskan oleh pendiri Nahdlatul Ulama (NU), KH Hasyim Asy’ari, pada 22 Oktober 1945.

“Resolusi Jihad ini menyerukan kewajiban bagi umat Islam untuk berjuang mempertahankan kemerdekaan Indonesia dari ancaman penjajahan,” lanjutnya.

Fatwa ini, sebutnya yang kemudian melatarbelakangi pertempuran heroik di Surabaya pada 10 November 1945.

Tema hari santri tahun ini “Menyambung Juang Merengkuh Masa Depan.” mengusung semangat para santri yang terus melanjutkan perjuangan para pendahulu demi masa depan yang lebih baik bagi bangsa.

“Kita berharap dengan tema diatas, kita dapat meneladani semangat juang para ulama dan santri dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” jelasnya.

Hari Santri, baginya juga dapat menjadi refleksi atas kontribusi santri dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan dan agama demi Indonesia yang lebih maju. (Ziyad)

Berita Terkait

Terus Semangat, Pemdes Pakamban Laok Aktif Kebersihan Jumat Pagi
Silaturahim Perdana, PC IPPNU Sumenep Perkenalkan Tagline “Empowering Era: IPPNU BISA”
Dukung Ketahanan Pangan, Kabag SDM Polres Sumenep Tinjau Panen Melon Berbasis Smart Farming di Desa Kasengan
Polres Pamekasan Tangkap Tersangka Penipuan Umrah dengan Kerugian Rp319 Juta
Hujan Masih Sering Guyur Madura di Musim Kemarau, BMKG Ungkap Penyebabnya
Tabrak Lari di Jalur Pamekasan-Sumenep, Satu Orang Meninggal Dunia di TKP
Sensasi Mancing di Hutan Mangrove Hadir di Kedatim Fishing Festival 2026
Nelayan Asal Sampang Ditemukan Setelah Hilang Selama Dua Hari

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:37 WIB

Terus Semangat, Pemdes Pakamban Laok Aktif Kebersihan Jumat Pagi

Minggu, 31 Mei 2026 - 17:20 WIB

Silaturahim Perdana, PC IPPNU Sumenep Perkenalkan Tagline “Empowering Era: IPPNU BISA”

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:31 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Kabag SDM Polres Sumenep Tinjau Panen Melon Berbasis Smart Farming di Desa Kasengan

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:16 WIB

Polres Pamekasan Tangkap Tersangka Penipuan Umrah dengan Kerugian Rp319 Juta

Sabtu, 23 Mei 2026 - 12:59 WIB

Hujan Masih Sering Guyur Madura di Musim Kemarau, BMKG Ungkap Penyebabnya

Rabu, 20 Mei 2026 - 12:22 WIB

Sensasi Mancing di Hutan Mangrove Hadir di Kedatim Fishing Festival 2026

Selasa, 19 Mei 2026 - 12:37 WIB

Nelayan Asal Sampang Ditemukan Setelah Hilang Selama Dua Hari

Senin, 18 Mei 2026 - 10:07 WIB

Gudang Kayu dan Toko Bangunan di Pasean Hangus Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp 2 Miliar

Berita Terbaru