87.9 Mhz - Radio Pragaan Station

Satu Hati, Satu Frekuensi

Ikut Festival Ketupat 2025, Camat Pragaan Bedah Makna Hari Raya Ketupat

Senin, 7 April 2025 - 17:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KIMPRAGAAN.COM, PRAGAAN – Ikut kegiatan Lomba Merangkai Ketupat dan Penyajian Menu Ketupat Lebaran 2025 di pantai Slopeng, Camat Pragaan Indra Hernawan merasa senang dapat meramaikan kegiatan tersebut dan berusaha mengkaji lebih dalam makna ketupat dalam kehidupan nyata.

Menurutnya, selain sebagai tradisi dan upaya mendongkrak ekonomi serta p5ariwisata, merayakan Hari Raya Ketupat dimaknainya sebagai simbol persatuan.

“Ketupat melambangkan persatuan dan kebersamaan. Tak akan mencapai kemenangan tanpa persatuan,” ungkapnya Senin (07/04/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain Itu, katanya juga melambangkan simbol penyucian diri. Setelah menjalani puasa sebulan penuh di bulan Ramadan, lalu ditambah enam hari di bulan Syawal baru kita bisa disebut merayakan hari raya Ketupat atau hari raya ketujuh setelah Lebaran Iedul Fitri.

Selain itu juga, hari raya Ketupat juga bisa disebut sebagai simbol kemenangan.

“Menang karena kita berupaya menaklukkan hawa nafsu dan menahan diri selama Ramadhan,” tambahnya.

Nilai lainnya yang dapat dibedah dari hari raya Ketupat, katanya sebagai simbol harapan. Janur yang digunakan untuk membungkus ketupat melambangkan harapan agar kehidupan di masa mendatang dipenuhi kesejukan, kesegaran, dan kerukunan antar manusia.

“Kenyataan lahir dari harapan-harapan. Berharap dulu, berupaya menggapainya dengan usaha kuat dn strategi. Hidup itu harapan dan kenyataan.” Ungkapnya. (Zbr)

Berita Terkait

Terus Semangat, Pemdes Pakamban Laok Aktif Kebersihan Jumat Pagi
Silaturahim Perdana, PC IPPNU Sumenep Perkenalkan Tagline “Empowering Era: IPPNU BISA”
Dukung Ketahanan Pangan, Kabag SDM Polres Sumenep Tinjau Panen Melon Berbasis Smart Farming di Desa Kasengan
Polres Pamekasan Tangkap Tersangka Penipuan Umrah dengan Kerugian Rp319 Juta
Hujan Masih Sering Guyur Madura di Musim Kemarau, BMKG Ungkap Penyebabnya
Tabrak Lari di Jalur Pamekasan-Sumenep, Satu Orang Meninggal Dunia di TKP
Sensasi Mancing di Hutan Mangrove Hadir di Kedatim Fishing Festival 2026
Nelayan Asal Sampang Ditemukan Setelah Hilang Selama Dua Hari

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:37 WIB

Terus Semangat, Pemdes Pakamban Laok Aktif Kebersihan Jumat Pagi

Minggu, 31 Mei 2026 - 17:20 WIB

Silaturahim Perdana, PC IPPNU Sumenep Perkenalkan Tagline “Empowering Era: IPPNU BISA”

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:31 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Kabag SDM Polres Sumenep Tinjau Panen Melon Berbasis Smart Farming di Desa Kasengan

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:16 WIB

Polres Pamekasan Tangkap Tersangka Penipuan Umrah dengan Kerugian Rp319 Juta

Sabtu, 23 Mei 2026 - 12:59 WIB

Hujan Masih Sering Guyur Madura di Musim Kemarau, BMKG Ungkap Penyebabnya

Rabu, 20 Mei 2026 - 12:22 WIB

Sensasi Mancing di Hutan Mangrove Hadir di Kedatim Fishing Festival 2026

Selasa, 19 Mei 2026 - 12:37 WIB

Nelayan Asal Sampang Ditemukan Setelah Hilang Selama Dua Hari

Senin, 18 Mei 2026 - 10:07 WIB

Gudang Kayu dan Toko Bangunan di Pasean Hangus Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp 2 Miliar

Berita Terbaru