87.9 Mhz - Radio Pragaan Station

Satu Hati, Satu Frekuensi

Nelayan Asal Sampang Ditemukan Setelah Hilang Selama Dua Hari

Selasa, 19 Mei 2026 - 12:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KIMPRAGAAN.COM, SAMPANG – Jumail (57) nelayan asal Dusun Tengah, Desa Mandangin, Kabupaten Sampang yang diduga jatuh dari kapalnya saat mencari ikan di Perairan Utara Pulau Mandangin akhirnya ditemukan. Senin (18/05) siang, Jumail ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di area muara Sreseh, Kabupaten Sampang.

Jenazah korban ditemukan oleh pemancing kemudian melaporkan penemuan ini kepada tim SAR gabungan yang telah melakukan pencarian korban selama dua hari. Nanang Sigit P. H., S.IP., M.M., Kepala Kantor SAR Surabaya selaku SAR Mission Coordinator (SMC) dalam operasi SAR ini menjelaskan bahwa tim SAR gabungan kemudian mengevakuasi dan membawa jenazah korban ke RSUD Kabupaten Sampang untuk penanganan lebih lanjut.

Sebelumnya, Kantor SAR Surabaya mengerahkan satu tim rescue Pos SAR Sumenep setelah mendapatkan laporan penemuan kapal tanpa awak di Utara Pulau Mandangin Kabupaten Sampang pada Sabtu (16/05) sekitar pukul 19.00 WIB oleh nelayan setempat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kapal milik korban ditemukan sekitar 300 meter dari bibir pantai Pulau Mandangin” imbuh Nanang.

Tim SAR gabungan yang terdiri dari rescuer Pos SAR Sumenep, BPBD Kab. Sampang,
Polairud Sampang, Kamladu Camplong, Syahbandar Mandangin, PMI Kab. Sampang, Polres Kab. Sampang, Polsek Pangarengan, Dinkes Kab. Sampang, dan nelayan setempat melakukan upaya pencarian dengan membagi tim menjadi 4 Search and Rescue Unit (SRU) dengan melakukan penyisiran pada masing – masing area pencarian yang telah ditentukan.

Dengan telah ditemukannya korban, maka operasi SAR dihentikan. Nanang menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam proses pencarian maupun evakuasi korban. Ia menghimbau agar seluruh warga dan nelayan tetap memperhatikan kesehatan dan keselamatan saat beraktivitas di perairan.
(hms)

Berita Terkait

Gudang Kayu dan Toko Bangunan di Pasean Hangus Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp 2 Miliar
Cegah Sengketa Aset, PCNU Sumenep Bentuk Satgas Wakaf di Tiap MWC
Sinergi Polri dan Kementan, Kapolres Pamekasan Pimpin Panen Jagung Serentak di Palengaan untuk Ketahanan Pangan Berkelanjutan
Spesialis Pencuri Toko Emas Lintas Pulau Dibekuk, Dua Perempuan Ditangkap di NTB
Polsek Sapeken Berhasil Ungkap Kasus Sabu di Pagerungan Besar
Persepam Pamekasan Tampil Percaya Diri, Persipro Dipaksa Menyerah 3-1
Satlantas Pamekasan Pastikan Motor Hasil Razia Tetap Aman, Pemilik Diminta Segera Mengurusnya
Bocah 11 Tahun Tewas Terseret Ombak di Pantai Tajungan Sampang

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 12:37 WIB

Nelayan Asal Sampang Ditemukan Setelah Hilang Selama Dua Hari

Senin, 18 Mei 2026 - 10:07 WIB

Gudang Kayu dan Toko Bangunan di Pasean Hangus Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp 2 Miliar

Minggu, 17 Mei 2026 - 09:17 WIB

Cegah Sengketa Aset, PCNU Sumenep Bentuk Satgas Wakaf di Tiap MWC

Minggu, 17 Mei 2026 - 09:13 WIB

Sinergi Polri dan Kementan, Kapolres Pamekasan Pimpin Panen Jagung Serentak di Palengaan untuk Ketahanan Pangan Berkelanjutan

Kamis, 14 Mei 2026 - 05:56 WIB

Spesialis Pencuri Toko Emas Lintas Pulau Dibekuk, Dua Perempuan Ditangkap di NTB

Selasa, 12 Mei 2026 - 05:37 WIB

Persepam Pamekasan Tampil Percaya Diri, Persipro Dipaksa Menyerah 3-1

Senin, 11 Mei 2026 - 14:38 WIB

Satlantas Pamekasan Pastikan Motor Hasil Razia Tetap Aman, Pemilik Diminta Segera Mengurusnya

Minggu, 10 Mei 2026 - 19:02 WIB

Bocah 11 Tahun Tewas Terseret Ombak di Pantai Tajungan Sampang

Berita Terbaru