
KIMPRAGAAN.COM, PRAGAAN – Hari ini Camat Pragaan H. Indra Hernawan mengundang elemen Forpimka (Forum Pimpinan Kecamatan), Dinas Instansi tingkat kecamatan dan Kepala Desa Se-Kecamatan Pragaan untuk menyiapkan lebih matang pelaksanaan HUT (Hari Ulang Tahun) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, dan Pragaan Fair 2026 yang merupakan event tahunan kecamatan.
Pragaan Fair adalah event pameran pembangunan produk unggulan desa dan ajang kreatifitas pelajar yang ditampilan di depan publik 0ntuk maksud merawat tradisi dan menumbuhkan ekonomi.
“Kegiatan Pragaan Fair tahun ini kita rencanakan lebih pendek waktunya. Saya harap semua desa, instansi, perbankan, ormas kepemudaan juga buka stand di Pragaan Fair, untuk menampilkan karya kita,” jelas Camat Pragaan saat memimpin rapat, Kamis (18/06/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Mantan Camat Rubaru ini juga meminta semua instansi menampilkan stand pameran untuk mengenalkan produk unggulan desa agar memberikan manfaat bagi para pelaku usaha, seperti Puskesmas membuka layanan gratis, PMI melakukan layanan donor darah, ormas kepemudaan juga buka stand.
Lebih lanjut, Camat yang berpenampilan kalem ini menjelaskan bahwa semua kegiatan Pragaan Fair dan HUT Ke-81 Republik Indonesia akan dipublikasi melalui KIM Pragaan dan Radio Pragaan Station dengan berbagai platform media digital.
“Pragaan memiliki KIM dan Radio Pragaan Station yang setiap tahun mempublikasi kegiatan Pragaan Fair dan HUT Ke-81 RI,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Desa Larangan Pereng Imam Mastum yang juga hadir dalam kegiatan tersebut, mengusulkan agar Kelompok Tani juga dilibatkan dalam kegiatan Pragaan Fair tersebut.
“Kelompok Tani dapat juga dilibatkan dalam Pragaan Fair,” ungkapnya.
Kapolsek baru Prenduan Hudi Susilo dalam kegiatan tersebut mengenalkan diri dan meminta elemen yang hadir untuk selalu menjaga kondusifitas keamanan di wilayah hukum Pragaan. Beliau katakan bahwa Pragaan selalu termonitor positif ke tingkat kabupaten karena memiliki Kelompok Informasi Masyarakat.
Di saat efisiensi seperti saat ini, katanya, kita selalu ikut yang terbaik menyesuaikan dengan situasi dan kondisi. Semua persoalan kita kaji bersama demi kebaikan bersama.
“Kalau ada persoalan di masyarakat, mari selesaikan melalui jalur musyawarah. Jaga kondusivitas.” Ungkapnya. (sny-zbr)








