87.9 Mhz - Radio Pragaan Station

Satu Hati, Satu Frekuensi

Abdullah Arif ; Musrenbangcam Bukan Kewajiban Institusi, Melainkan Serap Kebutuhan Rakyat

Selasa, 27 Februari 2024 - 14:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KIMPRAGAAN.COM, PRAGAAN – Diundang sebagai tokoh masyarakat dalam kegiatan Musrenbangcam Pragaan Tahun Anggaran 2025, Bapak Abdullah Arif meminta kepada OPD (Organisasi Perangkat Daerah) pengambil kebijakan anggaran untuk menjadikan Musrenbang tidak hanya kewajiban institusi yang hanya berlangsung sebagai rutinitas tahunan, melainkan bisa maksimal menyerap kebutuhan aspirasi masyarakat.

“Banyak usulan, sedikit realisasi. Musrenbang ini seakan hanya kewajiban konstitusi belum mampu menyerap sebenar-benarnya kebutuhan masyarakat desa,” ucapnya saat diberi waktu memberikan usulan dihadapan OPD Kabupaten, Selasa (27/02/2024).

Ketua LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat) Petir ini menyampaikan kegelisahan yang dialami oleh para Kepala Desa yang merasa Musrenbangdes hanya rutinitas tahunan tanpa hasil signifikan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kepala Desa sering mengeluhkan formalitas Musrenbangdes karena banyak kebutuhan rakyat tak terpenuhi,” ucapnya di pendopo balai desa Jaddung.

Pihaknya tahu bahwa kewenangan legislatif dalam memverifikasi usulan desa sangatlah superioritas, sehingga pihaknya berharap calon legislatif asal Pragaan yang diprediksi tiga orang masuk gedung dewan menjadi jawaban atas kebutuhan rakyat tersebut. 

“Corat coret usulan itu salah satunya atas kehendak Legislatif, berharap tiga legislatif di Pragaan bisa menguatkan usulan asal Pragaan,” jelasnya.

Selain itu Ketua BKAD (Badan Kerjasama Antar Desa) PNPM Mandiri Perdesaan itu juga berharap agar pembangunan fisik jalan yang ditangani Dinas Pekerjaan Umum juga memperhatikan pembangunan selokan di pinggir jalan secara integral.

“Kerusakan jalan selama ini karena tidak diikuti pembangunan selokan di kanan kirinya, sehingga banyak jalan rusak sebab air,” jelasnya. (Zbr)

Penulis : Zuber

Editor : Zy

Berita Terkait

Terus Semangat, Pemdes Pakamban Laok Aktif Kebersihan Jumat Pagi
Silaturahim Perdana, PC IPPNU Sumenep Perkenalkan Tagline “Empowering Era: IPPNU BISA”
Dukung Ketahanan Pangan, Kabag SDM Polres Sumenep Tinjau Panen Melon Berbasis Smart Farming di Desa Kasengan
Polres Pamekasan Tangkap Tersangka Penipuan Umrah dengan Kerugian Rp319 Juta
Hujan Masih Sering Guyur Madura di Musim Kemarau, BMKG Ungkap Penyebabnya
Tabrak Lari di Jalur Pamekasan-Sumenep, Satu Orang Meninggal Dunia di TKP
Sensasi Mancing di Hutan Mangrove Hadir di Kedatim Fishing Festival 2026
Nelayan Asal Sampang Ditemukan Setelah Hilang Selama Dua Hari

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:37 WIB

Terus Semangat, Pemdes Pakamban Laok Aktif Kebersihan Jumat Pagi

Minggu, 31 Mei 2026 - 17:20 WIB

Silaturahim Perdana, PC IPPNU Sumenep Perkenalkan Tagline “Empowering Era: IPPNU BISA”

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:31 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Kabag SDM Polres Sumenep Tinjau Panen Melon Berbasis Smart Farming di Desa Kasengan

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:16 WIB

Polres Pamekasan Tangkap Tersangka Penipuan Umrah dengan Kerugian Rp319 Juta

Sabtu, 23 Mei 2026 - 12:59 WIB

Hujan Masih Sering Guyur Madura di Musim Kemarau, BMKG Ungkap Penyebabnya

Rabu, 20 Mei 2026 - 12:22 WIB

Sensasi Mancing di Hutan Mangrove Hadir di Kedatim Fishing Festival 2026

Selasa, 19 Mei 2026 - 12:37 WIB

Nelayan Asal Sampang Ditemukan Setelah Hilang Selama Dua Hari

Senin, 18 Mei 2026 - 10:07 WIB

Gudang Kayu dan Toko Bangunan di Pasean Hangus Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp 2 Miliar

Berita Terbaru