87.9 Mhz - Radio Pragaan Station

Satu Hati, Satu Frekuensi

Bangun Transparansi Publik, Pemdes Aeng Panas Publikasikan Anggaran Desa

Senin, 25 Mei 2020 - 00:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dokumentasi, Banner APBDes Aeng Panas 

Aeng Panas – Sebagai upaya membangun transparansi publik, Pemerintah Desa Aeng Panas memasang banner berukuran besar di depan balai desa yang isinya Peraturan Desa Nomor 04 Tahun 2020 Tentang Anggaran Pendapatan Dan Belanja Desa (APBDes) Aeng Panas Tahun Anggaran 2020.

Kepala Desa Aeng Panas Muhammad Romli, SE. (24/05/2020) saat dijumpai dirumahnya mengaku bahwa pemasangan banner tersebut untuk membangun keterbukaan informasi publik antara Pemdes dan warga masyarakat.

“Selain untuk mencegah penyalahgunaan, publikasi APBDes ini juga untuk menghindari kesalahpahaman antara aparat pemerintah desa dengan masyarakat. Warga berhak tahu anggaran desa”, ungkap Kepala Desa muda yang baru menjabat 5 bulan ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Transparansi APBDes juga dapat dipakai untuk memudahkan indentifikasi kelemahan dan kekuatan kebijakan, serta untuk meningkatkan akuntabilitas publik.

“Anggaran Desa ini bukan milik saya. Ini amanah kedaulatan rakyat untuk saya jalankan sesuai kehendak mereka. Sebab suara rakyat adalah suara Tuhan”, tambahnya meyakinkan.

Menurutnya, keterbukaan informasi publik akan menjadi bahan kontrol bagi masyarakat terhadap kebijakan dan kinerja pemerintah desa.

“Kita akan membangun Pemerintahan yang trasnparan dan akuntabel. Saya hanya alat kekuasaan. Kalau warga percaya, umpan baliknya pasti partisipasi warga akan meningkat. Darinya tumbuh Kerukunan. Dari kerukunan tumbuh kesejahteraan”, ujarnya saat ditanya maksud transparansi APBDes dilakukan.

Prinsip tranparansi menurutnya, adalah sikap membuka diri terhadap hak masyarakat untuk memperoleh informasi yang benar, jujur, dan tidak diskriminatif tentang pengelolaan anggaran desa.

“APBDes ini adalah peraturan desa, memuat sumber-sumber penerimaan dan alokasi pengeluaran desa Tahun Anggaran 2020. Tak hanya bagi warga, APBDes ini tentu dapat memotivasi perangkat desa dalam bekerja secara efektif dan efisien”, ungkapnya membuka diri.

Beliau mengatakan bahwa anggaran desa tahun ini selain untuk penanganan Covid melalui BLT-DD, penyemprotan dan pengadaan APD, juga lebih banyak digunakan untuk pemberdayaan SDM manusia desa.

“Hanya dengan SDM yang baik, desa akan bangkit. Membangun manusianya jauh lebih strategis dari membangun fisik semata. Karena manusia yang akan menggerakkan SDA”. Pungkasnya. (Zbr/Badrul/KIM-KMAP).

Berita Terkait

Terus Semangat, Pemdes Pakamban Laok Aktif Kebersihan Jumat Pagi
Silaturahim Perdana, PC IPPNU Sumenep Perkenalkan Tagline “Empowering Era: IPPNU BISA”
Dukung Ketahanan Pangan, Kabag SDM Polres Sumenep Tinjau Panen Melon Berbasis Smart Farming di Desa Kasengan
Polres Pamekasan Tangkap Tersangka Penipuan Umrah dengan Kerugian Rp319 Juta
Hujan Masih Sering Guyur Madura di Musim Kemarau, BMKG Ungkap Penyebabnya
Tabrak Lari di Jalur Pamekasan-Sumenep, Satu Orang Meninggal Dunia di TKP
Sensasi Mancing di Hutan Mangrove Hadir di Kedatim Fishing Festival 2026
Nelayan Asal Sampang Ditemukan Setelah Hilang Selama Dua Hari

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:37 WIB

Terus Semangat, Pemdes Pakamban Laok Aktif Kebersihan Jumat Pagi

Minggu, 31 Mei 2026 - 17:20 WIB

Silaturahim Perdana, PC IPPNU Sumenep Perkenalkan Tagline “Empowering Era: IPPNU BISA”

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:31 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Kabag SDM Polres Sumenep Tinjau Panen Melon Berbasis Smart Farming di Desa Kasengan

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:16 WIB

Polres Pamekasan Tangkap Tersangka Penipuan Umrah dengan Kerugian Rp319 Juta

Sabtu, 23 Mei 2026 - 12:59 WIB

Hujan Masih Sering Guyur Madura di Musim Kemarau, BMKG Ungkap Penyebabnya

Rabu, 20 Mei 2026 - 12:22 WIB

Sensasi Mancing di Hutan Mangrove Hadir di Kedatim Fishing Festival 2026

Selasa, 19 Mei 2026 - 12:37 WIB

Nelayan Asal Sampang Ditemukan Setelah Hilang Selama Dua Hari

Senin, 18 Mei 2026 - 10:07 WIB

Gudang Kayu dan Toko Bangunan di Pasean Hangus Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp 2 Miliar

Berita Terbaru