87.9 Mhz - Radio Pragaan Station

Satu Hati, Satu Frekuensi

Beri Semangat Pemuda, MDS.RA Pragaan Gelar Pelatihan Tajhizul Jenazah

Kamis, 17 September 2020 - 02:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelatihan Tahjizul Jenazah oleh MDS. RA Pragaan (Dok.KIM-KMAP)

KIMKARYAMAKMUR.COM, Kaduara Timur – Majlis Dzikir dan Shalawat Rijalalul Ansor (MDS. RA) Pimpimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Pragaan kali ini mengemas kegiatan dengan menyelenggarakan Pelatihan Tajhizul Jenazah di Ranting Gerakan Pemuda Ansor Desa Kaduara Timur yang bertempat di Masjid Nurul Ikhlas, Rabu (16/09/2020) malam.

Acara tersebut berlangsung sangat khidmat, dibuka dengan Pembacaan Shalawat Nariyah oleh Ketua Lembaga Bahtsul Masail (LBM) Majlis Wakil Cabang (MWC) Nahdatul Ulama Kecamatan Pragaan KH. Ach. Sholehuddin. Acara tersebut juga dihadiri oleh Rais Syuriyah  Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama Kaduara Timur KH. Taufik.

Pelatihan Tajhizul Jenazah ini diisi langsung oleh pemateri yaitu K. Qumri Rahman, Ketua MDS. RA Kabupaten Sumenep. Adapun peserta yang mengikuti pelatihan ini diantaranya Pengurus Takmir Masjid Nurul Ikhlas, Pengurus Pimpinan Anak Cabang Kecamatan Pragaan, Pengurus Pimpinan Ranting GP Ansor se-Kecamatan Pragaan dan para pemuda Kaduara Timur.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua PAC GP Ansor Kecamatan Pragaan Imam Ghazali, S.Pd.I dalam sambutannya mengatakan diadakannya pelatihan Tajhizul Janazah ini karena minimnya pemuda saat ini yang kurang faham mengenai tatacara merawat janazah yang sesuai dengan syariat islam seiring perkembangan zaman yang sangat pesat.

“Pelatihan Tajhizul Jenazah oleh MDS. RA Kecamatan Pragaan ini untuk memperdalam keilmuaan tajhiz jenazah kepada para pemuda kecamatan pragaan khususnya pemuda Kaduara Timur yang diantara mereka masih kurang pemahaman tentang bagaimana mengurus jenazah sesuai syariat Islam dan tuntunan para Ulama”, ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa adanya kegiatan seperti ini juga bertujuan untuk memberikan keberanian bagi peserta dalam melakukan tajhizul Jenazah kedepan, terutama kepada keluarga peserta kelak.

“Kegiatan seperti ini juga melatih keberanian kita dalam hal mengurus jenazah dan siap berkontribusi dimasyarakat untuk ikut serta melakukan tajhiz Jenazah secara sukarela dan melakukannya dengan benar”, imbuhnya.

Sementara itu K. Qumri Rahman selaku pemateri menjelaskan bahwa tata cara merawat jenazah yang dia sampaikan tidak jauh berbeda dengan cara yang sudah dilakukan masyarakat pada umumnya.

“Ada salah satu cara yang tidak di lakukan oleh masyarakat kita pada saat merawat jenazah padahal sunnah untuk dilakukan karena tidak terbiasa ada juga karena tidak tau bahwa itu sunnah yaitu, pada saat janazah belum dimandikan badan janazah digerak-gerakkan terlebih dahulu, dimulai dari tangan dengan digerakkan keatas kebawah dimulai dari yang kanan kemudian tangan yang kiri yang tujuannya supaya mempermudah jenazah saat mau di kafani, agar tangan tidak renggang kemudian kedua kakinya juga digerakkan secara bergantian sehingga sampai pada waktu dimandikan. Juga menjadi kesunnahan dalam memandikannya dengan menggunakan tiga wadah berbentuk gentong yang berisi air bersih” jelas K. Qumri.

Pelatihan tersebut selain mengajarkan berbagai materi tentang tahap-tahap dalam mengurus Jenazah, juga diajarkan langsung mengenai bagaimana praktik tajhiz jenazah secara lengkap dan berurutan melalui video dengan alat bantu proyektor. Acara yang diikuti oleh puluhan orang itu ditutup dengan pembacaan shalawat. (Slm/Bdr)

Berita Terkait

Terus Semangat, Pemdes Pakamban Laok Aktif Kebersihan Jumat Pagi
Silaturahim Perdana, PC IPPNU Sumenep Perkenalkan Tagline “Empowering Era: IPPNU BISA”
Dukung Ketahanan Pangan, Kabag SDM Polres Sumenep Tinjau Panen Melon Berbasis Smart Farming di Desa Kasengan
Polres Pamekasan Tangkap Tersangka Penipuan Umrah dengan Kerugian Rp319 Juta
Hujan Masih Sering Guyur Madura di Musim Kemarau, BMKG Ungkap Penyebabnya
Tabrak Lari di Jalur Pamekasan-Sumenep, Satu Orang Meninggal Dunia di TKP
Sensasi Mancing di Hutan Mangrove Hadir di Kedatim Fishing Festival 2026
Nelayan Asal Sampang Ditemukan Setelah Hilang Selama Dua Hari

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:37 WIB

Terus Semangat, Pemdes Pakamban Laok Aktif Kebersihan Jumat Pagi

Minggu, 31 Mei 2026 - 17:20 WIB

Silaturahim Perdana, PC IPPNU Sumenep Perkenalkan Tagline “Empowering Era: IPPNU BISA”

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:31 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Kabag SDM Polres Sumenep Tinjau Panen Melon Berbasis Smart Farming di Desa Kasengan

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:16 WIB

Polres Pamekasan Tangkap Tersangka Penipuan Umrah dengan Kerugian Rp319 Juta

Sabtu, 23 Mei 2026 - 12:59 WIB

Hujan Masih Sering Guyur Madura di Musim Kemarau, BMKG Ungkap Penyebabnya

Rabu, 20 Mei 2026 - 12:22 WIB

Sensasi Mancing di Hutan Mangrove Hadir di Kedatim Fishing Festival 2026

Selasa, 19 Mei 2026 - 12:37 WIB

Nelayan Asal Sampang Ditemukan Setelah Hilang Selama Dua Hari

Senin, 18 Mei 2026 - 10:07 WIB

Gudang Kayu dan Toko Bangunan di Pasean Hangus Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp 2 Miliar

Berita Terbaru