87.9 Mhz - Radio Pragaan Station

Satu Hati, Satu Frekuensi

Berurai Air Mata, Khalili Hasbullah Ketua Ansor Pragaan Kenang Perjuangan Muassis NU

Jumat, 23 Mei 2025 - 16:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KIMPRAGAAN.COM, PRAGAAN – Berurai air mata saat sambutan, Ketua PAC Gerakan Pemuda Ansor Pragaan menyampaikan sambutan dengan semangat bergelora. Semula beliau mengharapkan peserta PKD Ansor mengikuti acara dengan serius, beliau berharap akan lahir kader pemuda NU yang hebat, inovatif dan inspiratif. Kaderisasi ini, ungkapnya adalah diantara program utama GP Ansor Pragaan.

“Kaderisasi ini nafas bagi Ansor. Kalau kaderisasi tak jalan, maka tunggu kematian Ansor kedepan” jelasnya, Jumat (23/05/2025) di Pesantren Nurul Huda Pakamban Laok.

Beliau juga melanjutkan sambutannya bahwa GP. Ansor sebagai kaki dan roda yang akan membawa gerakan NU di masa depan. Kaderisasi ini, jelasnya untuk membentuk karakter pemuda, memberikan karpet hijau bagi pergerakan Nahdlatul ulama di masa yang akan datang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Maju dan tidaknya NU di masa yang akan datang tergantung para pemuda Ansor hari ini,” jelasnya, masih tegar belum bergeming.

PKD menurutnya bukan hanya teori tetapi juga praktek. Kita mengabdi di NU ini, lanjutnya harus menjadi insan yang inovatif dan inspiratif.

“Kalian setelah lulus menjadi kader Ansor tidak menjadi kader yang abal-abal. Kalian akan diakui resmi sebagai kader Ansor setelah ikut PKD,” jelasnya lagi, belum bergeming.

Namun pada detik berikutnya beliau mengenang perjuangan para muassis NU. Kita yakin dibalik pahitnya perjuangan kita hari ini, muassis NU tahu, kita akan mendapatkan kebahagiaan dan barokah dari para muassis NU yang terus mendampingi kita.

Berorganisasi di Ansor harus berkomitmen. Siapapun pemimpinnya kita kedepankan jiwa mengabdi.

“Kita harus merawat warisan para muassis NU. Perjuangan kita tak ada apa-apanya dibandingkan perjuangan para muassis NU. Kita hanya meneruskan perjuangan mereka,” Suaranya tiba-tiba meledak dan bergetar, hadirin diam, sejenak ruangan senyap, butiran air mata hanyut di pelupuk matanya. Hadirin ikut berkaca-kaca.

“Jangan sampai ada kata-kata mundur memperjuangan NU. Insya Allah, yakin kita akan mendapatkan barokah dan kebahagiaan merawat warisan muassis NU,” jelasnya sambil menangis, terbata-bata, tak mampu meneruskan kata-katanya lagi.

Setelah itu beliau lalu menutup sambutan dengan salam, tak mampu lagi meneruskan sambutan, suaranya bergetar penuh haru. (Zbr)

Berita Terkait

Terus Semangat, Pemdes Pakamban Laok Aktif Kebersihan Jumat Pagi
Silaturahim Perdana, PC IPPNU Sumenep Perkenalkan Tagline “Empowering Era: IPPNU BISA”
Dukung Ketahanan Pangan, Kabag SDM Polres Sumenep Tinjau Panen Melon Berbasis Smart Farming di Desa Kasengan
Polres Pamekasan Tangkap Tersangka Penipuan Umrah dengan Kerugian Rp319 Juta
Hujan Masih Sering Guyur Madura di Musim Kemarau, BMKG Ungkap Penyebabnya
Tabrak Lari di Jalur Pamekasan-Sumenep, Satu Orang Meninggal Dunia di TKP
Sensasi Mancing di Hutan Mangrove Hadir di Kedatim Fishing Festival 2026
Nelayan Asal Sampang Ditemukan Setelah Hilang Selama Dua Hari

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:37 WIB

Terus Semangat, Pemdes Pakamban Laok Aktif Kebersihan Jumat Pagi

Minggu, 31 Mei 2026 - 17:20 WIB

Silaturahim Perdana, PC IPPNU Sumenep Perkenalkan Tagline “Empowering Era: IPPNU BISA”

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:31 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Kabag SDM Polres Sumenep Tinjau Panen Melon Berbasis Smart Farming di Desa Kasengan

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:16 WIB

Polres Pamekasan Tangkap Tersangka Penipuan Umrah dengan Kerugian Rp319 Juta

Sabtu, 23 Mei 2026 - 12:59 WIB

Hujan Masih Sering Guyur Madura di Musim Kemarau, BMKG Ungkap Penyebabnya

Rabu, 20 Mei 2026 - 12:22 WIB

Sensasi Mancing di Hutan Mangrove Hadir di Kedatim Fishing Festival 2026

Selasa, 19 Mei 2026 - 12:37 WIB

Nelayan Asal Sampang Ditemukan Setelah Hilang Selama Dua Hari

Senin, 18 Mei 2026 - 10:07 WIB

Gudang Kayu dan Toko Bangunan di Pasean Hangus Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp 2 Miliar

Berita Terbaru