87.9 Mhz - Radio Pragaan Station

Satu Hati, Satu Frekuensi

Bojes, Duda Keren DPMD Sumenep, Bicara Santai Urgensi Koperasi Merah Putih di Kecamatan Pragaan

Rabu, 21 Mei 2025 - 14:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KIMPRAGAAN.COM, PRAGAAN –  Namanya Ferri, panggilan akrabnya Bojes. Dia pegawai kantor DPMD yang dikenal para pelaku desa sejak dulu, rajin, ulet dan menguasai terhadap struktur APBDes semua desa di Kabupaten Sumenep. Selama puluhan tahun, dia membantu desa dalam pengelolaan DD ADD dalam kerangka APBDes. Sehingga kedatangan duda keren yang satu itu, seperti kehadiran dewa dari langit di bumi Pragaan.

Sehabis turun ke desa, mas Bojes menyempatkan diri mampir di kantor kecamatan Pragaan dan melangsungkan perbincangan santai dengan temen-temen kecamatan tentang tema yang sangat penting bagi kemajuan desa yaitu dengan keberadaan Koperasi Desa Merah Putih.

Seperti kata menteri, sambungnya, Koperasi Merah Putih perlu kita dukung karena hal itu akan menguatkan kemandirian desa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kata menteri, dengan Koperasi Merah Putih ini, kita sedang menanam benih kedaulatan pangan nasional. Kedaulatan itu tentu dimulai dari desa tentu,” ungkapnya, Rabu (21/05/2025).

Koperasi Merah Putih, katanya merupakan
strategi negara untuk membangun ekonomi kerakyatan dan menjadikan desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi nasional.

“Pertumbuhan ekonomi nasional kan dimulai dari kemandirian ekonomi desa, jika ekonomi desa kuat, maka akan mempengaruhi kekuatan ekonomi nasional,” jelasnya.

Berdasarkan Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945, tambahnya, perekonomian Indonesia dibangun atas asas kebersamaan dan kekeluargaan.

“Atas dasar hukum tersebut, koperasi desa dipandang sebagai alat dan sarana untuk membantu masyarakat yang masih lemah secara ekonomi,” ucapnya.

Koperasi Desa Merah Putih, lanjutnya, merupakan wujud nyata dari amanat konstitusi yang menempatkan kesejahteraan rakyat sebagai tujuan utama pembangunan.

“Maka pembentukan koperasi ini tidak hanya memperkuat ketahanan pangan nasional, tetapi juga menjadi solusi jangka panjang dalam mengurangi ketimpangan ekonomi di pedesaan.” Jelasnya. (Zbr)

Berita Terkait

Silaturahim Perdana, PC IPPNU Sumenep Perkenalkan Tagline “Empowering Era: IPPNU BISA”
Dukung Ketahanan Pangan, Kabag SDM Polres Sumenep Tinjau Panen Melon Berbasis Smart Farming di Desa Kasengan
Polres Pamekasan Tangkap Tersangka Penipuan Umrah dengan Kerugian Rp319 Juta
Hujan Masih Sering Guyur Madura di Musim Kemarau, BMKG Ungkap Penyebabnya
Tabrak Lari di Jalur Pamekasan-Sumenep, Satu Orang Meninggal Dunia di TKP
Sensasi Mancing di Hutan Mangrove Hadir di Kedatim Fishing Festival 2026
Nelayan Asal Sampang Ditemukan Setelah Hilang Selama Dua Hari
Gudang Kayu dan Toko Bangunan di Pasean Hangus Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp 2 Miliar

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 17:20 WIB

Silaturahim Perdana, PC IPPNU Sumenep Perkenalkan Tagline “Empowering Era: IPPNU BISA”

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:31 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Kabag SDM Polres Sumenep Tinjau Panen Melon Berbasis Smart Farming di Desa Kasengan

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:16 WIB

Polres Pamekasan Tangkap Tersangka Penipuan Umrah dengan Kerugian Rp319 Juta

Sabtu, 23 Mei 2026 - 12:59 WIB

Hujan Masih Sering Guyur Madura di Musim Kemarau, BMKG Ungkap Penyebabnya

Jumat, 22 Mei 2026 - 06:16 WIB

Tabrak Lari di Jalur Pamekasan-Sumenep, Satu Orang Meninggal Dunia di TKP

Selasa, 19 Mei 2026 - 12:37 WIB

Nelayan Asal Sampang Ditemukan Setelah Hilang Selama Dua Hari

Senin, 18 Mei 2026 - 10:07 WIB

Gudang Kayu dan Toko Bangunan di Pasean Hangus Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp 2 Miliar

Minggu, 17 Mei 2026 - 09:17 WIB

Cegah Sengketa Aset, PCNU Sumenep Bentuk Satgas Wakaf di Tiap MWC

Berita Terbaru