87.9 Mhz - Radio Pragaan Station

Satu Hati, Satu Frekuensi

Di Penutupan Sekolah Organisasi PMII, PJ Kades Pakamban Laok Minta Lulusannya Semakin Peka Lingkungan Sosial

Jumat, 3 Januari 2025 - 18:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KIMPRAGAAN.COM, PRAGAAN – Di acara penutupan Sekolah Organisasi PMII Pragaan yang ditempatkan di Pondok Pesantren Nurul Huda Pakamban Laok, Penjabat Kepala Desa Pakamban Laok Ach. Subairi Karim meminta lulusan sekolah organisasi PMII semakin peka pada urusan lingkungan seperti masalah sampah yang menjadi konsen perhatian PMII di waktu sebelumnya.

“Kalau sebelumnya sudah terlibat di gerakan lingkungan kebersihan sungai Jerman, keluar dari sekolah organisasi ini ada banyak soal lingkungan lain yang ditangani,” pintanya pada peserta PMII yang hadir saat memberikan sambutan penutupan, Jumat (02/01/2025).

Pihaknya juga meminta agar lulusan sekolah organisasi PMII tidak mudah tersulut dengan informasi hoax yang hanya berorientasi pada emosi belaka.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Era saat ini disebut post truth pasca kebenaran, dimana informasi berdasar opini diolah seolah fakta yang bisa menguras emosi,” ucapnya mengingatkan.

Selain itu, pasca keluar dari sekolah organisasi dia berharap alumni PMII tampil menjadi pribadi yang dewasa, bijak, seimbang dan moderat dalam memahami setiap peristiwa, karena sudah terbangun kesadaran melalui sekolah organisasi.

“Masuk ingin tahu PMII, keluar dari sekolah ini harus memiliki kesadaran kolektif untuk berkiprah di masyarakat.” Pintanya mantap. (Muis)

Berita Terkait

Terus Semangat, Pemdes Pakamban Laok Aktif Kebersihan Jumat Pagi
Silaturahim Perdana, PC IPPNU Sumenep Perkenalkan Tagline “Empowering Era: IPPNU BISA”
Dukung Ketahanan Pangan, Kabag SDM Polres Sumenep Tinjau Panen Melon Berbasis Smart Farming di Desa Kasengan
Polres Pamekasan Tangkap Tersangka Penipuan Umrah dengan Kerugian Rp319 Juta
Hujan Masih Sering Guyur Madura di Musim Kemarau, BMKG Ungkap Penyebabnya
Tabrak Lari di Jalur Pamekasan-Sumenep, Satu Orang Meninggal Dunia di TKP
Sensasi Mancing di Hutan Mangrove Hadir di Kedatim Fishing Festival 2026
Nelayan Asal Sampang Ditemukan Setelah Hilang Selama Dua Hari

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:37 WIB

Terus Semangat, Pemdes Pakamban Laok Aktif Kebersihan Jumat Pagi

Minggu, 31 Mei 2026 - 17:20 WIB

Silaturahim Perdana, PC IPPNU Sumenep Perkenalkan Tagline “Empowering Era: IPPNU BISA”

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:31 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Kabag SDM Polres Sumenep Tinjau Panen Melon Berbasis Smart Farming di Desa Kasengan

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:16 WIB

Polres Pamekasan Tangkap Tersangka Penipuan Umrah dengan Kerugian Rp319 Juta

Sabtu, 23 Mei 2026 - 12:59 WIB

Hujan Masih Sering Guyur Madura di Musim Kemarau, BMKG Ungkap Penyebabnya

Rabu, 20 Mei 2026 - 12:22 WIB

Sensasi Mancing di Hutan Mangrove Hadir di Kedatim Fishing Festival 2026

Selasa, 19 Mei 2026 - 12:37 WIB

Nelayan Asal Sampang Ditemukan Setelah Hilang Selama Dua Hari

Senin, 18 Mei 2026 - 10:07 WIB

Gudang Kayu dan Toko Bangunan di Pasean Hangus Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp 2 Miliar

Berita Terbaru