87.9 Mhz - Radio Pragaan Station

Satu Hati, Satu Frekuensi

Ditengah Kenaikan Harga Beras Dunia, Warga Desa Pragaan Laok Terima Bantuan Pangan dari Pemerintah

Selasa, 20 Februari 2024 - 08:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KIMPRAGAAN.COM, PRAGAAN – Kemarin, Senin (19/02/2024) warga desa Pragaan Laok berbondong bondong ke balai desa guna mendapatkan bantuan pangan (bapang) beras berat 10 kg bagi keluarga penerima manfaat.

Pelaksana Tugas Camat Pragaan Abdul Khalid menjelaskan bahwa bantuan pangan terus digalakkan pemerintah guna menekan laju inflasi dan kondisi kenaikan harga beras di banyak negara, juga di tengah terbatasnya produksi karena kondisi cuaca ekstrem secara global.

“Kita tahu harga beras seluruh negara naik termasuk Indonesia, disebabkan adanya perubahan iklim dan cuaca. Banyak panen gagal, sehingga perlu bantuan pangan dari pemerintah,” katanya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Diakuinya, bapang (bantuan pangan) yang diberikan kepada warga masyarakat sangat membantu masyarakat dari ancaman kekurangan pangan beras.

“Setiap warga KPM dapatnya 10 kg. Lumayan lah, tidak sampai beli beras ke pasar. Ini juga tentu sangat mempengaruhi harga di pasaran,” sebutnya.

Mantan ajudan Bupati ini mendoakan semoga dengan bantuan pangan ini terjaga ketahanan pangan warga, khususnya bagi masyarakat menengah ke bawah.

“Syukurlah, karena meski beras mahal, masih ada bantuan pangan dari pemerintah, sehingga warga miskin terbantu.” Jelasnya.

 

Penulis : Zuber

Editor : Zy

Berita Terkait

Terus Semangat, Pemdes Pakamban Laok Aktif Kebersihan Jumat Pagi
Silaturahim Perdana, PC IPPNU Sumenep Perkenalkan Tagline “Empowering Era: IPPNU BISA”
Dukung Ketahanan Pangan, Kabag SDM Polres Sumenep Tinjau Panen Melon Berbasis Smart Farming di Desa Kasengan
Polres Pamekasan Tangkap Tersangka Penipuan Umrah dengan Kerugian Rp319 Juta
Hujan Masih Sering Guyur Madura di Musim Kemarau, BMKG Ungkap Penyebabnya
Tabrak Lari di Jalur Pamekasan-Sumenep, Satu Orang Meninggal Dunia di TKP
Sensasi Mancing di Hutan Mangrove Hadir di Kedatim Fishing Festival 2026
Nelayan Asal Sampang Ditemukan Setelah Hilang Selama Dua Hari

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:37 WIB

Terus Semangat, Pemdes Pakamban Laok Aktif Kebersihan Jumat Pagi

Minggu, 31 Mei 2026 - 17:20 WIB

Silaturahim Perdana, PC IPPNU Sumenep Perkenalkan Tagline “Empowering Era: IPPNU BISA”

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:31 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Kabag SDM Polres Sumenep Tinjau Panen Melon Berbasis Smart Farming di Desa Kasengan

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:16 WIB

Polres Pamekasan Tangkap Tersangka Penipuan Umrah dengan Kerugian Rp319 Juta

Sabtu, 23 Mei 2026 - 12:59 WIB

Hujan Masih Sering Guyur Madura di Musim Kemarau, BMKG Ungkap Penyebabnya

Rabu, 20 Mei 2026 - 12:22 WIB

Sensasi Mancing di Hutan Mangrove Hadir di Kedatim Fishing Festival 2026

Selasa, 19 Mei 2026 - 12:37 WIB

Nelayan Asal Sampang Ditemukan Setelah Hilang Selama Dua Hari

Senin, 18 Mei 2026 - 10:07 WIB

Gudang Kayu dan Toko Bangunan di Pasean Hangus Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp 2 Miliar

Berita Terbaru