87.9 Mhz - Radio Pragaan Station

Satu Hati, Satu Frekuensi

Gandeng Pimpinan Bank BNI Prenduan, Karang Taruna Pakamban Laok Kuatkan Gagasan Ekonomi Pemuda

Minggu, 6 Juli 2025 - 18:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

– Pada pertemuan rutin bulanan Karang Taruna Bakti Darma Kenanga Pakamban Laok menggandeng Kepala BNI Prenduan Ulfa Savitri untuk menggerakkan ekonomi desa. Mbak Ulfa yang sekaligus Ketua Komunitas Kita Bisa Prenduan bercerita bahwa komunitas Kita bisa semula bergerak di Kajian Ilmu dengan Kajian Subuh, namun sejalan dengan perkembangan, beliau membaca banyak potensi ekonomi yang ada di Pragaan bahkan di Sumenep yang perlu untuk di eksport ke luar negeri.

“Kami ke Dungkek banyak sabut kelapa tak digunakan. Ini potensi ekonomi yang bisa di eksport, apalagi di Pakamban Laok, sabut kelapa juga banyak, mari kita gali potensi ini agar bisa jadi kekuatan ekonomi di Pakamban Laok,” ucapnya, Sabtu (06/07/2025).

Kalau potensi ekonomi dipasarkan di lokal harganya murah sehingga kita harus melirik komoditas eksport keluar negeri agar banyak menghasilkan uang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aktivis PMII ini juga menyarankan agar pemuda desa menekuni kegiatan ekonomi yang menyenangkan bagi dirinya.

“Kita jangan puas jadi pegawai negeri atau swasta, kita harus jadi enterpreneur yang menggerakkan ekonomi lokal,” tambahnya.

Komunitas Kita Bisa, sambungnya, memang berkomunikasi dengan desa dan Karang Taruna karena ada isu-isu potensi ekonomi baru yang bisa kita gandeng, kita garap, dan kita carikan solusi eksport yang bisa menghasilkan uang, melalui PT Kaot Sapoh Trading Indonesia yang beliau dirikan.

“Potensi desa yang digarap pemuda ini kita explore, kita eksport, dan uangnya kembali kepada kita, pemuda dan desa,” jelasnya.

Tak hanya sabut kelapa, peluang pengolahan sampah plastik menjadi paving Block juga didorong beliau agar ditekuni, akan dicarikan peluang eksport yang bisa menghasilkan uang. Sebelum ke pengolahan menjadi paving, Karang Taruna disarankan untuk sementara melakukan pencacahan plastik dulu, pengepulnya banyak.

“Kalau belum punya keterampilan khusus mengolah biji plastik, bisa dengan pencacahan plastik dulu. Tahap awal, dengan mesin sederhana dulu, banyak pengepul yang bisa menerima.” Jelasnya.

Selain itu, katanya banyak usaha lain bidang peternakan ayam umbaran yang sehat dan banyak diminati serta menghasilkan uang.

“Ya, Krang Taruna ini harus berada di garda terdepan dalam menggerakkan ekonomi warga masyarakat.” Ungkapnya. (Zbr)

Berita Terkait

Terus Semangat, Pemdes Pakamban Laok Aktif Kebersihan Jumat Pagi
Silaturahim Perdana, PC IPPNU Sumenep Perkenalkan Tagline “Empowering Era: IPPNU BISA”
Dukung Ketahanan Pangan, Kabag SDM Polres Sumenep Tinjau Panen Melon Berbasis Smart Farming di Desa Kasengan
Polres Pamekasan Tangkap Tersangka Penipuan Umrah dengan Kerugian Rp319 Juta
Hujan Masih Sering Guyur Madura di Musim Kemarau, BMKG Ungkap Penyebabnya
Tabrak Lari di Jalur Pamekasan-Sumenep, Satu Orang Meninggal Dunia di TKP
Sensasi Mancing di Hutan Mangrove Hadir di Kedatim Fishing Festival 2026
Nelayan Asal Sampang Ditemukan Setelah Hilang Selama Dua Hari

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:37 WIB

Terus Semangat, Pemdes Pakamban Laok Aktif Kebersihan Jumat Pagi

Minggu, 31 Mei 2026 - 17:20 WIB

Silaturahim Perdana, PC IPPNU Sumenep Perkenalkan Tagline “Empowering Era: IPPNU BISA”

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:31 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Kabag SDM Polres Sumenep Tinjau Panen Melon Berbasis Smart Farming di Desa Kasengan

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:16 WIB

Polres Pamekasan Tangkap Tersangka Penipuan Umrah dengan Kerugian Rp319 Juta

Sabtu, 23 Mei 2026 - 12:59 WIB

Hujan Masih Sering Guyur Madura di Musim Kemarau, BMKG Ungkap Penyebabnya

Rabu, 20 Mei 2026 - 12:22 WIB

Sensasi Mancing di Hutan Mangrove Hadir di Kedatim Fishing Festival 2026

Selasa, 19 Mei 2026 - 12:37 WIB

Nelayan Asal Sampang Ditemukan Setelah Hilang Selama Dua Hari

Senin, 18 Mei 2026 - 10:07 WIB

Gudang Kayu dan Toko Bangunan di Pasean Hangus Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp 2 Miliar

Berita Terbaru