87.9 Mhz - Radio Pragaan Station

Satu Hati, Satu Frekuensi

Hujan Deras Jalan Dusun Cecce' Rusak, Ini yang Dilakukan Warga

Sabtu, 23 Januari 2021 - 13:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Dusun Cecek memperbaiki jalan rusak yang terkena hujan deras (Doc.KIM-KMAP)

KIMKARYAMAKMUR.COM, Aeng Panas – Hujan deras dengan angin kencang menjadikan Jalan rusak yang baru saja diaspal yaitu dijalan dusun Cecce’ RT/ RW 04/04 Desa Aeng Panas Kecamatan Pragaan.

Jalan yang menjadi bagian utama bagi masyarakat terpaksa diperbaiki kembali guna menjaga kenyamanan bagi pengguna jalan, baik pejalan kaki maupun pengendara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Masyarakat Ceccek dengan antusias kompak memperbaiki jalan yang baru sebulan di aspal gegara hujan deras disertai angin kencang pada hari sebelumnya.

Melihat kondisi jalan Nawawi salah satu warga dusun tersebut bergegas untuk meminta warga memperbaiki jalan agar tidak merambat dan tambah parah, Sabtu (23/01/2021).

Ia juga menyampaikan kepada Kepala Desa Aeng Panas Muhammad Romli, S. E, terkait jalan yang baru diperbarui mulai rusak, dengan spontan Kades mengapresiasi juga meminta untuk segera diatasi.

“Ya, segera perbaiki eman karena untuk mendapatkan perbaikan jalan tidak gampang. Makanya saya minta untuk dijaga dan dirawat bersama,” ungkap Muhammad Romli, S. E., Kades Aeng Panas.

Kadespun memberi aspal yang dicadangkan untuk perbaikan jalan dan satu sak semen untuk tambal Sulam dan Cor yang dibutuhkan.

Sementara Pak Er (45 th) warga setempat menegaskan bahwa kerusakan ini bukan karena aspal yang kurang bagus tapi merupakan faktor alam.

Benni keng aspalah mon nikah, mon ojen derres pagghun rosak tadek teggunah jelen, sok-sokan e anyok kappi sossa mik pas sajen sarah mangkanah pong ki’ tak sarah ebeccek

“Bukan karena aspalnya ini, kalau hujan deras pasti rusak tidak ada jalan yang awet, celah untuk air di hanyut khawatir tambah parah  makanya mumpung belum parah diperbaiki,” Jelas Pak Er yang merupakan warga setempat.

Saat pengerjaan perbaikan jalan berlangsung salah satu warga bapak Sulhan (40th) mengusulkan untuk segera diberi Plengsengan supaya tak ada lagi air yang meluap.

Mon bisah tulih minta akih plengsengan aeng mak le tak alowa ben arosak jelen se lah bhegus

“Kalau bisa segera minta plengasengan agar air tidak meluap dan merusak jalan yang sudah bagus,” pinta Bapak Sulhan.

Nawawi yang merupakan promotor perbaikan jalan saat itu mengerti apa yang diharap oleh warga Dusun Cece’ tersebut dan akan mencoba untuk mengusulkan dan meneruskan kepada RT dan Kadus untuk dilanjutkan pada Pemdes agar segera diatasi.

(@wi/Bdr).

Berita Terkait

Terus Semangat, Pemdes Pakamban Laok Aktif Kebersihan Jumat Pagi
Silaturahim Perdana, PC IPPNU Sumenep Perkenalkan Tagline “Empowering Era: IPPNU BISA”
Dukung Ketahanan Pangan, Kabag SDM Polres Sumenep Tinjau Panen Melon Berbasis Smart Farming di Desa Kasengan
Polres Pamekasan Tangkap Tersangka Penipuan Umrah dengan Kerugian Rp319 Juta
Hujan Masih Sering Guyur Madura di Musim Kemarau, BMKG Ungkap Penyebabnya
Tabrak Lari di Jalur Pamekasan-Sumenep, Satu Orang Meninggal Dunia di TKP
Sensasi Mancing di Hutan Mangrove Hadir di Kedatim Fishing Festival 2026
Nelayan Asal Sampang Ditemukan Setelah Hilang Selama Dua Hari

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:37 WIB

Terus Semangat, Pemdes Pakamban Laok Aktif Kebersihan Jumat Pagi

Minggu, 31 Mei 2026 - 17:20 WIB

Silaturahim Perdana, PC IPPNU Sumenep Perkenalkan Tagline “Empowering Era: IPPNU BISA”

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:31 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Kabag SDM Polres Sumenep Tinjau Panen Melon Berbasis Smart Farming di Desa Kasengan

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:16 WIB

Polres Pamekasan Tangkap Tersangka Penipuan Umrah dengan Kerugian Rp319 Juta

Sabtu, 23 Mei 2026 - 12:59 WIB

Hujan Masih Sering Guyur Madura di Musim Kemarau, BMKG Ungkap Penyebabnya

Rabu, 20 Mei 2026 - 12:22 WIB

Sensasi Mancing di Hutan Mangrove Hadir di Kedatim Fishing Festival 2026

Selasa, 19 Mei 2026 - 12:37 WIB

Nelayan Asal Sampang Ditemukan Setelah Hilang Selama Dua Hari

Senin, 18 Mei 2026 - 10:07 WIB

Gudang Kayu dan Toko Bangunan di Pasean Hangus Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp 2 Miliar

Berita Terbaru