87.9 Mhz - Radio Pragaan Station

Satu Hati, Satu Frekuensi

Ketahanan Pangan di Desa Pakamban Laok Mulai Bergeliat

Selasa, 28 Mei 2024 - 09:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KIMPRAGAAN.COM, PRAGAAN – Terpenuhinya pangan bagi rumah tangga di desa dapat dilihat dari ketersediaan pangan yang cukup, baik jumlah, maupun mutunya, aman, merata, dan terjangkau. Untuk maksud itu desa Pakamban Laok sejak dua bulan lalu berusaha mengolah dan menanami lahan depan kantor balai desa sebagai upaya terus mempertahankan ketahanan pangan warga. Alhamdulillah tanaman sayur mulai bergeliat, tumbuh dan nampak segar, tak lama lagi tentu berbuah dan siap dipanen.

Penjabat Kepala Desa Pakamban Laok Ach. Subairi Karim mengatakan bahwa program desa ini diutamakan untuk mendukung penguatan ketahanan pangan warga.

“Setiap warga pasti memiliki kebutuhan dasar, terutama urusan pangan yang merupakan urusan wajib. Bahkan Ketahanan pangan negara akan menjadi salah satu indikator dari kedaulatan negara itu sendiri. Begitupun juga dengan desa, desa punya peran strategis menopang ketahanan nasional,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bagi Bang Zuber sapaan akrabnya, ketahanan pangan di desa apabila terus dikembangkan akan dapat diproyeksikan menjadi penyuplai bagi ketersediaan bahan makanan dan sayur dan ketahanan pangan di wilayah desa itu sendiri.

“Alhamdulillah timbul kesadaran warga menjadikan lahannya tak hanya untuk tanaman padi dan jagung, tapi sudah mulai berubah ditanami sayuran, tak hanya untuk diri sendiri bahkan dijual ke pasar,” tambahnya.

Diharapkan dengan banyaknya partisipasi warga menanami lahannya untuk sayur mayur, desa memiliki kemampuan untuk mencukupi kebutuhan pangan secara mandiri.

“Kedepannya ini diharapkan dapat mengurangi berbagai faktor hambatan distribusi pangan ke wilayah desa.” Ucapnya.

Penulis : Ziyad

Editor : Ramdhan

Berita Terkait

Terus Semangat, Pemdes Pakamban Laok Aktif Kebersihan Jumat Pagi
Silaturahim Perdana, PC IPPNU Sumenep Perkenalkan Tagline “Empowering Era: IPPNU BISA”
Dukung Ketahanan Pangan, Kabag SDM Polres Sumenep Tinjau Panen Melon Berbasis Smart Farming di Desa Kasengan
Polres Pamekasan Tangkap Tersangka Penipuan Umrah dengan Kerugian Rp319 Juta
Hujan Masih Sering Guyur Madura di Musim Kemarau, BMKG Ungkap Penyebabnya
Tabrak Lari di Jalur Pamekasan-Sumenep, Satu Orang Meninggal Dunia di TKP
Sensasi Mancing di Hutan Mangrove Hadir di Kedatim Fishing Festival 2026
Nelayan Asal Sampang Ditemukan Setelah Hilang Selama Dua Hari

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:37 WIB

Terus Semangat, Pemdes Pakamban Laok Aktif Kebersihan Jumat Pagi

Minggu, 31 Mei 2026 - 17:20 WIB

Silaturahim Perdana, PC IPPNU Sumenep Perkenalkan Tagline “Empowering Era: IPPNU BISA”

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:31 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Kabag SDM Polres Sumenep Tinjau Panen Melon Berbasis Smart Farming di Desa Kasengan

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:16 WIB

Polres Pamekasan Tangkap Tersangka Penipuan Umrah dengan Kerugian Rp319 Juta

Sabtu, 23 Mei 2026 - 12:59 WIB

Hujan Masih Sering Guyur Madura di Musim Kemarau, BMKG Ungkap Penyebabnya

Rabu, 20 Mei 2026 - 12:22 WIB

Sensasi Mancing di Hutan Mangrove Hadir di Kedatim Fishing Festival 2026

Selasa, 19 Mei 2026 - 12:37 WIB

Nelayan Asal Sampang Ditemukan Setelah Hilang Selama Dua Hari

Senin, 18 Mei 2026 - 10:07 WIB

Gudang Kayu dan Toko Bangunan di Pasean Hangus Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp 2 Miliar

Berita Terbaru