87.9 Mhz - Radio Pragaan Station

Satu Hati, Satu Frekuensi

Kuatkan Rintisan Kampung Tangguh Aeng Panas, Forpimka Dan Pemdes Rapatkan Barisan

Jumat, 5 Juni 2020 - 07:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dokumentasi, Persiapan Kampung Tangguh Pemdes Aeng Panas bersama Forpimka Pragaan

Aeng Panas – Guna Menseriusi rintisan Kampung Tangguh Semeru di desa Aeng Panas Kecamatan Pragaan Kabupaten Sumenep, Forum Pimpinan Kecamatan (Formpimka) yang terdiri dari Bapak Camat, Danramil, Kapolsek serta Kepala Puskesmas Pragaan merapatkan barisan di balai Desa Aeng Panas guna merancang berbagai upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Kepala Desa Aeng Panas Muhammad Romli, SE dalam sambutannya mengatakan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada Desa Aeng Panas. Kampung Tangguh Semeru menurutnya merupakan akronim dari sehat, aman, tertib dan rukun. Ini merupakan bagian dari upaya menangguhkan peran desa dalam pencegahan penyebaran wabah coronavirus disease 2019 (COVID-19).

“Tujuan dari Kampung Tangguh ini agar masyarakat desa mempunyai kemampuan dan kemandirian untuk menyelesaikan permasalahan sendiri utamanya dibidang kesehatan, dan bisa beradaftasi dengan program pemerintah The New Normal kelaziman hidup baru, agar warga pekerja tetap dapat berjalan lancar tapi tetap mematuhi protokol kesehatan pakai masker dll”, ujarnya saat memberikan sambutan di rapat penguatan kampung tangguh yang ditempatkan dibalai desa Aeng Panas, Jumat (05/06/2020).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bapak Camat Pragaan Darus Salam, S.Sos. Kp. M.Si. mrngatakan bahwa kampung tangguh dilaksanakan di tingkat kecamatan, tiap kec setidaknya ada satu desa. Dan ini dipercayakan kepada Desa Aeng Panas.

“Saya mengharap perangkat desa dan elemen tokoh mendukung kegatan ini. Dengan dukungan semua elemen, cita-cita untuk menciptakan kampung tangguh dan mandiri akan segera tercapai”, Ucap Camat Pragaan pada peserta yang hadir.

Sementara Bapak Kapolsek Prenduan Supriyadi juga menyebutkan bahwa Desa Aeng Panas dicanangkan sebagai pilot proyek untuk ketangguhan menghadapi covid 19.

“Tangguh itu ya SDM desanya punya kemauan untuk menciptakan kampung tangguh, mau terlibat dalam proses pencegahan. Juga ketangguhan anggaran, tentu didukung oleh anggaran desa dan keswadayaan masyarakat, juga Ketangguhan wilayah terutama berorientasi pada kekuatan warga kampung yang mau mematuhi protokol pemerintah”, tuturnya menjelaskan tentang kriteria tangguh.

“Tangguh itu strukturnya jelas, ada rumah singgah, ada posko kesehatan, ada posko informasi dan perangkat lain yang mendukung”, tambahnya lagi.

Beliau juga menyinggung agar kalau warga bepergian ke luar kota minimal ada keterangan sehat yang dibantu oleh struktur kampung tangguh.

Kepala Puskesmas Pragaan yang turut hadir dalam kegiatan tersebut juga menjelaskan bahwa Kampung Tangguh dibentuk untuk tindakan pencegahan, mengingat Covid-19 ini sangat sulit diberantas, karena hubungannya dengan prilaku kehidupan warga sehari hari.

“Kampung tangguh dibangun untuk mengubah prilaku kesehatan, agar warga terbiasa mengikuti protokol kesehatan, rajin pakai masker, cuci tangan, jaga jarak fisik dll”, kata Kepala Puskesmas Prenduan.

Beliau juga mengharapkan ketangguhan desa tangguh secara logistik, lumbung pangan, peralatan APD, keamanan, kesehatan, informasi, pemulasaran janazah.

Usai rapat Forpimka yang hadir meninjau kesiapan APD, penyemprotan, alat cuci tangan, termasuk alat penguburan jenazah.

Meski peralatan masih jauh dari lengkap, tapu tekad pelaku kampung tangguh di desa Aeng Panas ini bergelora, dan bertekad untuk menindaklanjuti hasil musyawarah dalam bentuk tindakan nyata. (Zbr/Badrul/KIM-KMAP).

Berita Terkait

Terus Semangat, Pemdes Pakamban Laok Aktif Kebersihan Jumat Pagi
Silaturahim Perdana, PC IPPNU Sumenep Perkenalkan Tagline “Empowering Era: IPPNU BISA”
Dukung Ketahanan Pangan, Kabag SDM Polres Sumenep Tinjau Panen Melon Berbasis Smart Farming di Desa Kasengan
Polres Pamekasan Tangkap Tersangka Penipuan Umrah dengan Kerugian Rp319 Juta
Hujan Masih Sering Guyur Madura di Musim Kemarau, BMKG Ungkap Penyebabnya
Tabrak Lari di Jalur Pamekasan-Sumenep, Satu Orang Meninggal Dunia di TKP
Sensasi Mancing di Hutan Mangrove Hadir di Kedatim Fishing Festival 2026
Nelayan Asal Sampang Ditemukan Setelah Hilang Selama Dua Hari

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:37 WIB

Terus Semangat, Pemdes Pakamban Laok Aktif Kebersihan Jumat Pagi

Minggu, 31 Mei 2026 - 17:20 WIB

Silaturahim Perdana, PC IPPNU Sumenep Perkenalkan Tagline “Empowering Era: IPPNU BISA”

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:31 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Kabag SDM Polres Sumenep Tinjau Panen Melon Berbasis Smart Farming di Desa Kasengan

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:16 WIB

Polres Pamekasan Tangkap Tersangka Penipuan Umrah dengan Kerugian Rp319 Juta

Sabtu, 23 Mei 2026 - 12:59 WIB

Hujan Masih Sering Guyur Madura di Musim Kemarau, BMKG Ungkap Penyebabnya

Rabu, 20 Mei 2026 - 12:22 WIB

Sensasi Mancing di Hutan Mangrove Hadir di Kedatim Fishing Festival 2026

Selasa, 19 Mei 2026 - 12:37 WIB

Nelayan Asal Sampang Ditemukan Setelah Hilang Selama Dua Hari

Senin, 18 Mei 2026 - 10:07 WIB

Gudang Kayu dan Toko Bangunan di Pasean Hangus Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp 2 Miliar

Berita Terbaru