87.9 Mhz - Radio Pragaan Station

Satu Hati, Satu Frekuensi

Lewat Zoom Meeting, Presiden Joko Widodo Minta Program Vaksinasi Tuntas

Selasa, 7 September 2021 - 04:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sumenep bersama Forkopimda tinjau pelaksanaan vaksinasi serentak di PP. Annajah (Dok.KIM-KMAP)

KIMKARYAMAKMUR.COM, Karduluk – Presiden Republik Indonesia Ir. Joko Widodo memantau langsung kegiatan Vaksinasi Serentak Pesantren dan Rumah Ibadah seluruh Indonesia.

Di Sumenep sendiri, Vaksinasi serentak dilaksanakan di Pondok Pesantren (PP) Annajah Karduluk pada hari Selasa (07/09/2021), diikuti oleh Forum Pimpinan Daerah termasuk Bupati Sumenep, Forpimka Kecamatan Pragaan dan puluhan tenaga kesehatan, serta ratusan peserta vaksin yang terus datang mengalir.

Dalam arahannya Presiden mempersilahkan Pondok Pesantren Darus Salam Gontor untuk menyampaikan laporan pelaksanaan Vaksinasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pesantren Darus Salam Gontor melaporkan, mendapatkan bantuan vaksin dari Polri sebanyak 4.000. Sebelumnya dari Pangdam mendapatkan vaksin sebanyak 4.500. Vaksinasi diberikan kepada guru, dosen, santri dan masyarakat sekitar.

Sementara, laporan dari Gereja Katedral Palangkaraya. Vaksinasi yang didapatkan untuk Vaksinasi Serentak sebanyak 1.100. Sebelumnya juga mendapatkan ribuan vaksin yang sudah disuntikkan secara reguler.

Presiden berpesan setiap vaksin yang sudah sampai segera dihabiskan.

“Kalau kurang minta lagi ke kementerian kesehatan. Dengan vaksin, penyebaran Covid-19 bisa kita hentikan di semua propinsi’, ujarnya.

Laporan dari Propinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), bahwa vaksinasi di NTB baru mencapai 18,6 %. Karena tahun depan akan ada perhelatan internasional, maka kedepan NTB bekometmen satu hari akan menyuntikkan 15.000 vaksin pada penduduk, sehingga bisa mencapai 70% dari populasi penduduk.

Presiden berpesan, Karena ada Perhelatan Internasional bulan November, maka vaksin harus dipercepat pemberiannya. Minimal 70% populasi penduduk bisa tercapai. Selain itu Presiden berharap agar tetap menjaga protokol kesehatan, membatasi kerumunan dan mobilitas penduduk.

“Jika ada gejala sedikit saja Covid-19 warga masukkan ke Isolasi terpusat, agar tidak menyebar”. Pungkasnya. (Zbr/Hb).

Berita Terkait

Terus Semangat, Pemdes Pakamban Laok Aktif Kebersihan Jumat Pagi
Silaturahim Perdana, PC IPPNU Sumenep Perkenalkan Tagline “Empowering Era: IPPNU BISA”
Dukung Ketahanan Pangan, Kabag SDM Polres Sumenep Tinjau Panen Melon Berbasis Smart Farming di Desa Kasengan
Polres Pamekasan Tangkap Tersangka Penipuan Umrah dengan Kerugian Rp319 Juta
Hujan Masih Sering Guyur Madura di Musim Kemarau, BMKG Ungkap Penyebabnya
Tabrak Lari di Jalur Pamekasan-Sumenep, Satu Orang Meninggal Dunia di TKP
Sensasi Mancing di Hutan Mangrove Hadir di Kedatim Fishing Festival 2026
Nelayan Asal Sampang Ditemukan Setelah Hilang Selama Dua Hari

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:37 WIB

Terus Semangat, Pemdes Pakamban Laok Aktif Kebersihan Jumat Pagi

Minggu, 31 Mei 2026 - 17:20 WIB

Silaturahim Perdana, PC IPPNU Sumenep Perkenalkan Tagline “Empowering Era: IPPNU BISA”

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:31 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Kabag SDM Polres Sumenep Tinjau Panen Melon Berbasis Smart Farming di Desa Kasengan

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:16 WIB

Polres Pamekasan Tangkap Tersangka Penipuan Umrah dengan Kerugian Rp319 Juta

Sabtu, 23 Mei 2026 - 12:59 WIB

Hujan Masih Sering Guyur Madura di Musim Kemarau, BMKG Ungkap Penyebabnya

Rabu, 20 Mei 2026 - 12:22 WIB

Sensasi Mancing di Hutan Mangrove Hadir di Kedatim Fishing Festival 2026

Selasa, 19 Mei 2026 - 12:37 WIB

Nelayan Asal Sampang Ditemukan Setelah Hilang Selama Dua Hari

Senin, 18 Mei 2026 - 10:07 WIB

Gudang Kayu dan Toko Bangunan di Pasean Hangus Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp 2 Miliar

Berita Terbaru