87.9 Mhz - Radio Pragaan Station

Satu Hati, Satu Frekuensi

Pasca Dihanyut Banjir, Warga Pragaan Laok Galang Sumbangan Bangun Jembatan Darurat

Jumat, 16 Mei 2025 - 11:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KIMPRAGAAN.VOM, PRAGAAN – Pasca musibah jembatan hancur terhanyut banjir beberapa hari kemarin, kini warga Pragaan Laok menggalang sumbangan guna membangun jembatan darurat yang rencananya akan dibangun dengan material pohon Siwalan.

“Kami ingin membagikan informasi ini kepada semua anggota grup yang ada di sini. Jika anda ingin menyumbang, silakan datang langsung ke lokasi atau menghubungi Bapak Nahuri (087850552994). Terima kasih atas perhatian, bantuan, dan dukungannya,” tulis Bapak Syamsuri salah satu warga desa Pragaan Laok yang juga sebagai anggota dewan Pendidikan Kabupaten Sumenep, Jumat (16/05/2025).

Beliau melanjutkan bahwa jembatan darurat yang akan dibangun warga, rencananya akan menggunakan Pohon Tarebung sebagai bahan membikin Jembatan darurat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya pribadi sudah nyumbang 300.000, lembaga PAUD Ar-Rahman 200 l.000 🙏,” tambahnya memberitahu.

Beliau berterima kasih bahwa anggota group wathsapp info pembangunan Pragaan sudah membaca informasi gerakan sumbangan ini, sehingga diharapkan semakin banyak warga yang menyumbang.

“Alhamdulillah, sudah banyak yang membaca info ini, sudah hampir sebagian dari anggota group ini, semoga teman-teman yang ada di group tidak hanya cukup membaca atau melihat info ini tapi sedikit bisa membantu warga yang akan membangun jembatan darurat ini 🙏,” tambahnya dengan emoji tangan hormat.

Mengomentari itu, Danramil Pragaan Abd Salam menyampaikan kata siap, dan berterima kasih kepada Bapak Syamsuri yang sudah menjadi motor penggerak para relawan.

Abd Salam melanjutkan, dengan tidak mengurangi rasa hormat pada bapak ibu yang ada di group, beliau terus memberikan support pada gerakan kemanusiaan ini.

“Mari kita berikan support pada rakyat, pada masyarakat yang sudah antusias membangun jembatan darurat sebagai jembatan penghubung sehingga anak sekolah kembali lancar,” sambungnya.

Sementara itu, Kapolsek Prenduan Sudiono juga menyampaikan terima kasih kepada bapak dan ibu atas segala informasi yang telah diberikan. Kapolsek akan segera bergerak ke lokasi memantau jembatan dan situasi gerakan sumbangan masyarakat.

“Kami dari polsek akan merapat lokasi,” ujarnya. (Zbr)

Berita Terkait

Terus Semangat, Pemdes Pakamban Laok Aktif Kebersihan Jumat Pagi
Silaturahim Perdana, PC IPPNU Sumenep Perkenalkan Tagline “Empowering Era: IPPNU BISA”
Dukung Ketahanan Pangan, Kabag SDM Polres Sumenep Tinjau Panen Melon Berbasis Smart Farming di Desa Kasengan
Polres Pamekasan Tangkap Tersangka Penipuan Umrah dengan Kerugian Rp319 Juta
Hujan Masih Sering Guyur Madura di Musim Kemarau, BMKG Ungkap Penyebabnya
Tabrak Lari di Jalur Pamekasan-Sumenep, Satu Orang Meninggal Dunia di TKP
Sensasi Mancing di Hutan Mangrove Hadir di Kedatim Fishing Festival 2026
Nelayan Asal Sampang Ditemukan Setelah Hilang Selama Dua Hari

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:37 WIB

Terus Semangat, Pemdes Pakamban Laok Aktif Kebersihan Jumat Pagi

Minggu, 31 Mei 2026 - 17:20 WIB

Silaturahim Perdana, PC IPPNU Sumenep Perkenalkan Tagline “Empowering Era: IPPNU BISA”

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:31 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Kabag SDM Polres Sumenep Tinjau Panen Melon Berbasis Smart Farming di Desa Kasengan

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:16 WIB

Polres Pamekasan Tangkap Tersangka Penipuan Umrah dengan Kerugian Rp319 Juta

Sabtu, 23 Mei 2026 - 12:59 WIB

Hujan Masih Sering Guyur Madura di Musim Kemarau, BMKG Ungkap Penyebabnya

Rabu, 20 Mei 2026 - 12:22 WIB

Sensasi Mancing di Hutan Mangrove Hadir di Kedatim Fishing Festival 2026

Selasa, 19 Mei 2026 - 12:37 WIB

Nelayan Asal Sampang Ditemukan Setelah Hilang Selama Dua Hari

Senin, 18 Mei 2026 - 10:07 WIB

Gudang Kayu dan Toko Bangunan di Pasean Hangus Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp 2 Miliar

Berita Terbaru