87.9 Mhz - Radio Pragaan Station

Satu Hati, Satu Frekuensi

Pemdes Aeng Panas Pasang Poster New Normal Covid-19 Untuk Lansia

Senin, 10 Agustus 2020 - 02:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemasangan Poster New Normal untuk Lansia (Dok.KIM-KMAP)

Aeng Panas – Sebagai upaya menyelamatkan warga Lanjut Usia (Lansia) dari pergerakan pandemi Covid-19 di desa Aeng Panas, maka Pemerintah Aeng Panas seiring New Normal Senin (09/08/2020) memasang poster bertuliskan #Save Lansia, Selamatkan Lanjut Usia, Lansia Lebih Rentan Penularan Covid 19, dipasang di balai desa, yang diterima dari Komisi Daerah Lanjut Usia Provinsi Jawa Timur.

Kepala Desa Aeng Panas Muhammad Romli mengatakan bahwa seiring pertambahan usia, tubuh manusia akan mengalami berbagai penurunan akibat proses penuaan, mulai dari menurunnya produksi pigmen, warna rambut, produksi hormon, kekenyalan kulit, massa otot, kepadatan tulang, kekuatan gigi, hingga fungsi organ-organ tubuh.

“Sistem imun sebagai pelindung tubuh pun kalau sudah tua tidak bekerja sekuat ketika masih muda, sehingga mudah terserang virus termasuk Covid-19. Karena itu, Lansia perlu dijaga”, ujarnya layaknya dokter saat ditanya soal rentannya Lansia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Beliau juga mengetengahkan data bahwa jumlah penderita dan kasus kematian akibat infeksi virus Corona setiap harinya terus meningkat. Sejauh ini, virus Corona terlihat lebih sering menyebabkan infeksi berat dan kematian pada orang lanjut usia (lansia) dibandingkan orang dewasa atau anak-anak.

COVID-19 telah menginfeksi lebih dari 100.000 penduduk dunia dan sekitar 4.000 orang di antaranya dinyatakan meninggal dunia.

“Kematian paling banyak terjadi pada penderita COVID-19 yang berusia 80 tahun ke atas, dengan persentase mencapai 21,9%. Ini menunjukkan kalangan Lansia harus jadi perhatian desa”, tambahnya lagi.

Beliau melanjutkan bahwa tidak sedikit lansia yang memiliki penyakit kronis, seperti penyakit jantung, diabetes, asma, atau kanker. Hal ini bisa meningkatkan risiko atau bahaya infeksi virus Corona. Komplikasi yang timbul akibat COVID-19 juga akan lebih parah bila penderitanya sudah memiliki penyakit-penyakit tersebut.

“Warga desa Aeng Panas kategori Lansia yang mengalami demam dengan batuk, pilek, atau sesak napas perlu segera diperiksakan ke Puskesmas, terutama bila sudah memiliki penyakit kronis”, tuturnya lagi dengan penuh perhatian.

Poster yang dipasang desa berisi himbauan tagar dirumah saja, gunakan masker, berolahraga, tidak bersalaman, budayakan PHBS, jaga jarak, jaga kesehatan, dan hindari kerumunan. (Zbr/Badrul/KIM-KMAP).

Berita Terkait

Terus Semangat, Pemdes Pakamban Laok Aktif Kebersihan Jumat Pagi
Silaturahim Perdana, PC IPPNU Sumenep Perkenalkan Tagline “Empowering Era: IPPNU BISA”
Dukung Ketahanan Pangan, Kabag SDM Polres Sumenep Tinjau Panen Melon Berbasis Smart Farming di Desa Kasengan
Polres Pamekasan Tangkap Tersangka Penipuan Umrah dengan Kerugian Rp319 Juta
Hujan Masih Sering Guyur Madura di Musim Kemarau, BMKG Ungkap Penyebabnya
Tabrak Lari di Jalur Pamekasan-Sumenep, Satu Orang Meninggal Dunia di TKP
Sensasi Mancing di Hutan Mangrove Hadir di Kedatim Fishing Festival 2026
Nelayan Asal Sampang Ditemukan Setelah Hilang Selama Dua Hari

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:37 WIB

Terus Semangat, Pemdes Pakamban Laok Aktif Kebersihan Jumat Pagi

Minggu, 31 Mei 2026 - 17:20 WIB

Silaturahim Perdana, PC IPPNU Sumenep Perkenalkan Tagline “Empowering Era: IPPNU BISA”

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:31 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Kabag SDM Polres Sumenep Tinjau Panen Melon Berbasis Smart Farming di Desa Kasengan

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:16 WIB

Polres Pamekasan Tangkap Tersangka Penipuan Umrah dengan Kerugian Rp319 Juta

Sabtu, 23 Mei 2026 - 12:59 WIB

Hujan Masih Sering Guyur Madura di Musim Kemarau, BMKG Ungkap Penyebabnya

Rabu, 20 Mei 2026 - 12:22 WIB

Sensasi Mancing di Hutan Mangrove Hadir di Kedatim Fishing Festival 2026

Selasa, 19 Mei 2026 - 12:37 WIB

Nelayan Asal Sampang Ditemukan Setelah Hilang Selama Dua Hari

Senin, 18 Mei 2026 - 10:07 WIB

Gudang Kayu dan Toko Bangunan di Pasean Hangus Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp 2 Miliar

Berita Terbaru