87.9 Mhz - Radio Pragaan Station

Satu Hati, Satu Frekuensi

Pemdes Aeng Panas Salurkan Lagi BLT-DD Tiga Bulan Terakhir

Senin, 21 September 2020 - 12:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Penyerahan BLT-DD oleh Pemdes Aeng Panas (Dok.KIM-KMAP)
Penyerahan BLT-DD oleh Pemdes Aeng Panas (Dok.KIM-KMAP)
KIMKARYAMAKMUR.COM, Aeng Panas – Pemerintah Desa (Pemdes) Aeng Panas dengan petugas Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Bhakti Sumekar menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) 3 bulan terakhir sekaligus kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Jumlah yang diserahterimakan sebesar Rp.300.000; setiap bulan selama 3 bulan yaitu bulan Juli, Agustus dan bulan September 2020 di balai desa setempat, Senin (21/09/2020) Jam 12.00 siang.

“Jadi masing masing penerima manfaat menerima BLT-DD 3 bulan sebesar Rp. 900.000;”, kata Kades Aeng Panas Muhammad Romli, SE saat memberi sambutan dihadapan penerima BLT-DD.

Program BLT DD ini, menurutnya dimaksudkan sebagai langkah jaring pengaman sosial bagi masyarakat terdampak Covid-19 yang oleh Pemerintah Pusat diperpanjang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Aturan pemerintah pusat, BLT yang berasal dari Dana Desa (DD) itu diberikan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) tidak hanya tiga bulan April, Mei dan Juni melainkan diperpanjang menjadi 6 bulan atau hingga bulan September. Tapi nominalnya yang 3 bulan per bulan hanya Rp. 300.000”, tambahnya lagi dalam sambutan.

Keputusan tersebut katanya bukan hanya inisiatif desa tapi sudah berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 50 tahun 2020 tentang pengelolaan Dana Desa.

Ia melanjutkan bahwa pengurangan dari jumlah sebelumnya karena ekonomi masyarakat kini dinilai mulai pulih karena pelonggaran pembatasan aktivitas ekonomi di masa new normal pandemi Covid-19.

“Masyarakat sudah bisa bekerja lagi dalam situasi new normal meski tetap memakai masker dan mengikuti protokol kesehatan. Bantuan ini hanya menopang hasil kerja ekonomi warga yang belum benar benar stabil”, tuturnya lagi mengurai kebijakan pemerintah dengan perpanjangan dan pengurangan nominal bantuan.

“Terimalah dengan ikhlas bantuan ini. Gunakan menurut kebutuhan dasar sandang pangan. Doakan negara agar badai Covid 19 cepat berlalu”, ujarnya mantap.

Pengurangan BLT dapat juga dibaca merupakan terapi bagi warga untuk mengurangi  ketergantungan masyarakat pada bantuan pemerintah.

Kepada Perangkat Desa usai acara seremonial, ia melanjutkan apresiasinya pada perekonomian negara bahwa geliat ekonomi masyarakat dianggap sudah mulai tumbuh sejalan new normal, apabila bantuan dilanjutkan terus, dinilai kurang mendidik dan pada titik tertentu akan memunculkan kecemburuan sosial.

“Sejak pertama BLT-DD diluncurkan, belum semua warga miskin merasakan manfaatnya. Masih banyak yang terlewatkan karena keterbatasan anggaran. Karenanya jangan ada kecemburuan sosial yang bisa memicu gep makin lebar di kalangan warga”, pungkasnya membaca secara holistik kehidupan sosial warga desa. (Zbr/Bdr).

Berita Terkait

Terus Semangat, Pemdes Pakamban Laok Aktif Kebersihan Jumat Pagi
Silaturahim Perdana, PC IPPNU Sumenep Perkenalkan Tagline “Empowering Era: IPPNU BISA”
Dukung Ketahanan Pangan, Kabag SDM Polres Sumenep Tinjau Panen Melon Berbasis Smart Farming di Desa Kasengan
Polres Pamekasan Tangkap Tersangka Penipuan Umrah dengan Kerugian Rp319 Juta
Hujan Masih Sering Guyur Madura di Musim Kemarau, BMKG Ungkap Penyebabnya
Tabrak Lari di Jalur Pamekasan-Sumenep, Satu Orang Meninggal Dunia di TKP
Sensasi Mancing di Hutan Mangrove Hadir di Kedatim Fishing Festival 2026
Nelayan Asal Sampang Ditemukan Setelah Hilang Selama Dua Hari

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:37 WIB

Terus Semangat, Pemdes Pakamban Laok Aktif Kebersihan Jumat Pagi

Minggu, 31 Mei 2026 - 17:20 WIB

Silaturahim Perdana, PC IPPNU Sumenep Perkenalkan Tagline “Empowering Era: IPPNU BISA”

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:31 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Kabag SDM Polres Sumenep Tinjau Panen Melon Berbasis Smart Farming di Desa Kasengan

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:16 WIB

Polres Pamekasan Tangkap Tersangka Penipuan Umrah dengan Kerugian Rp319 Juta

Sabtu, 23 Mei 2026 - 12:59 WIB

Hujan Masih Sering Guyur Madura di Musim Kemarau, BMKG Ungkap Penyebabnya

Rabu, 20 Mei 2026 - 12:22 WIB

Sensasi Mancing di Hutan Mangrove Hadir di Kedatim Fishing Festival 2026

Selasa, 19 Mei 2026 - 12:37 WIB

Nelayan Asal Sampang Ditemukan Setelah Hilang Selama Dua Hari

Senin, 18 Mei 2026 - 10:07 WIB

Gudang Kayu dan Toko Bangunan di Pasean Hangus Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp 2 Miliar

Berita Terbaru