KIMPRAGAAN.COM, SUMENEP – Semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan kembali ditunjukkan warga Dusun Karang Dalem, Desa Pakamban Laok.
Pada Jumat pagi (1/05/2026), masyarakat setempat kompak melanjutkan kegiatan gotong royong dengan memperbaiki sejumlah ruas jalan kampung yang mengalami kerusakan.
Perbaikan dilakukan secara swadaya, mulai dari membersihkan badan jalan hingga menambal lubang di beberapa titik yang rusak akibat genangan air.
Aksi ini menjadi bukti bahwa warga tidak hanya bergantung pada program pemerintah, melainkan turut ambil bagian dalam menjaga infrastruktur desa demi kelancaran aktivitas sehari-hari.
Tokoh masyarakat sekaligus Ketua BPD Desa Pakamban Laok, Kiai Homaidi, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan agenda rutin yang terus dijaga keberlangsungannya.
“Ya, kita selalu lakukan perbaikan jalan kampung, mulai dari menjaga kebersihannya hingga penambalan di beberapa titik yang rusak,” ujarnya.
Menurutnya, gotong royong bukan sekadar memperbaiki fasilitas fisik, tetapi juga mempererat hubungan sosial antarwarga. Nilai kebersamaan yang tumbuh dari kegiatan seperti ini menjadi kekuatan utama dalam membangun desa.
Hal senada disampaikan Penjabat Kepala Desa Pakamban Laok, Ach. Subairi Karim. Ia menilai gotong royong merupakan warisan budaya yang harus terus dijaga.
“Gotong royong ini adalah kekuatan desa sejak dulu. Kalau semangat itu hilang, maka desa akan kehilangan akar kebersamaannya,” ungkapnya.
Ia juga menjelaskan bahwa pemerintah desa selama ini terus berupaya meningkatkan kualitas infrastruktur, termasuk pengaspalan jalan melalui anggaran APBDes. Namun, luasnya wilayah dan panjangnya ruas jalan membuat peran masyarakat dalam pemeliharaan menjadi sangat penting.
“Sudah banyak ruas jalan yang diaspal dalam dua hingga tiga tahun terakhir. Tapi tentu perlu keterlibatan warga untuk menjaga dan merawatnya melalui kegiatan gotong royong,” jelasnya.
Kegiatan ini dinilai memberikan dampak positif, terutama dalam meningkatkan keselamatan pengguna jalan dan memperlancar mobilitas warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Mengakhiri keterangannya, Subairi menyampaikan apresiasi kepada seluruh warga yang terlibat.
“Terima kasih kepada seluruh warga yang telah berpartisipasi. Mari terus kita jaga dan kuatkan semangat gotong royong, karena inilah kekuatan desa yang sesungguhnya,” pungkasnya.








