87.9 Mhz - Radio Pragaan Station

Satu Hati, Satu Frekuensi

Plt. Camat Pragaan Sebut TPK Ujung Tombak Penurunan Stunting di Pragaan

Rabu, 13 Maret 2024 - 14:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Camat Pragaan Abdul Khalid menyebut TPK (Tim Pendamping Keluarga) Stunting kecamatan Pragaan sebagai pejuang pendamping keluarga di lapangan dalam rangka mengecilkan angka stunting di kecamatan Pragaan.

“Ini pejuang tanggung TPK pengentasan stunting di Pragaan,” ucapnya saat memberikan sambutan di acara orientasi TPK Tahun 2024 di pendopo kecamatan Pragaan, Rabu (13/03/2024).

Sebagai ujung tombak, TPK diminta harus bisa ditingkatkan kompetensinya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Buat apa ada TPK, tapi orangnya tak tahu yang harus dikerjakan, maka percuma dan mandul. Karena itu perlu orientasi, untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilannya,” tambahnya.

Nanti, lanjutnya, para TPK (Tim Pendamping Keluarga) dapat mengoperasikan aplikasi Elsimil, dalam rangka melaksanakan tugas dan fungsinya menuntaskan stunting.

Camat definitip Ganding ini menjelaskan bahwa target penurunan stunting oleh pemerintah diminta di angka 14 persen. Sementara Sumenep persentasenya masih 26 persen.

“Pemerintah targetkan penurunan stunting di angka 14 persen. Karena itu perlu kemampuan dari para pendamping,” ungkapnya.

Dalam upaya pengentasan stunting, jumlah puluhan ribu di kabupaten disebutnya dibagi ke berbagai kecamatan untuk mendapatkan pendampingan yang integral. Adapun data anak stunting di kecamatan Pragaan sekitar lima ribuan.

Abdul Khalid mengharapkan peserta dapat mengikuti dengan seksama berbagai materi yang akan disampaikan oleh para narasumber.

“Ikuti dengan baik materi demi materi. Lakukan pendampingan dengan baik.” Pintanya. (Zbr)

Berita Terkait

Terus Semangat, Pemdes Pakamban Laok Aktif Kebersihan Jumat Pagi
Silaturahim Perdana, PC IPPNU Sumenep Perkenalkan Tagline “Empowering Era: IPPNU BISA”
Dukung Ketahanan Pangan, Kabag SDM Polres Sumenep Tinjau Panen Melon Berbasis Smart Farming di Desa Kasengan
Polres Pamekasan Tangkap Tersangka Penipuan Umrah dengan Kerugian Rp319 Juta
Hujan Masih Sering Guyur Madura di Musim Kemarau, BMKG Ungkap Penyebabnya
Tabrak Lari di Jalur Pamekasan-Sumenep, Satu Orang Meninggal Dunia di TKP
Sensasi Mancing di Hutan Mangrove Hadir di Kedatim Fishing Festival 2026
Nelayan Asal Sampang Ditemukan Setelah Hilang Selama Dua Hari

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:37 WIB

Terus Semangat, Pemdes Pakamban Laok Aktif Kebersihan Jumat Pagi

Minggu, 31 Mei 2026 - 17:20 WIB

Silaturahim Perdana, PC IPPNU Sumenep Perkenalkan Tagline “Empowering Era: IPPNU BISA”

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:31 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Kabag SDM Polres Sumenep Tinjau Panen Melon Berbasis Smart Farming di Desa Kasengan

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:16 WIB

Polres Pamekasan Tangkap Tersangka Penipuan Umrah dengan Kerugian Rp319 Juta

Sabtu, 23 Mei 2026 - 12:59 WIB

Hujan Masih Sering Guyur Madura di Musim Kemarau, BMKG Ungkap Penyebabnya

Rabu, 20 Mei 2026 - 12:22 WIB

Sensasi Mancing di Hutan Mangrove Hadir di Kedatim Fishing Festival 2026

Selasa, 19 Mei 2026 - 12:37 WIB

Nelayan Asal Sampang Ditemukan Setelah Hilang Selama Dua Hari

Senin, 18 Mei 2026 - 10:07 WIB

Gudang Kayu dan Toko Bangunan di Pasean Hangus Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp 2 Miliar

Berita Terbaru