87.9 Mhz - Radio Pragaan Station

Satu Hati, Satu Frekuensi

PMM UMM Malang Gandeng Pemdes Aeng Panas Bagikan Masker Dan Sembako Gratis

Kamis, 27 Agustus 2020 - 12:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PMM UMM bersama Pemdes Aeng Panas (Dok.KIM-KMAP)

KIMKARYAMAKMUR.COM, Aeng Panas – Sebagai upaya mempercepat penanggulangan pandemi Covid-19 dan mendukung gerakan jatim bermasker, Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) yang mengabdi di Desa Aeng Panas membagikan masker kepada pengguna jalan di jalan desa Aeng Panas, Kamis (27/08/2020) pagi.

Selain membagikan Masker PMM UMM Kelompok 55 ini yang terdiri dari Nur Yani Khairunnisak, Lutvia Yundi Arini , Kamilia Rahmah, Inas Azaliya, dan Siti Nur Hasanah juga membagikan Hand Sanitazer Gratis kepada warga Aeng Panas yang hendak beraktifitas di luar rumah, tidak hanya itu aksi sosial kemasyarakatan lainnya juga dilakukan dengan membagikan bantuan sembako kepada warga Aeng Panas pada hari yang sama.

“Pembagian masker gratis ini bertujuan agar masyarakat Aeng Panas lebih mematuhi protokol kesehatan, terutama yang bekerja di luar rumah, serta lebih memahami kondisi pandemi yg terjadi saat ini”, ungkap Nur Yani Khairunnisak selaku Ketua Kelompok 55.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain pembagian masker gratis Yani mengaku menyalurkan bantuan sembako pada warga dengan menggandeng aparatur desa, karna aparatur desa jauh lebih tahu dan kenal kaum dhuafa di desa, sehingga program tepat sasaran.

“Sembako harus tepat sasaran bagi warga tak mampu, karena mereka yang paling terdampak Covid 19. Dan aparat desa juga yang lebih tahu keadaan dan posisi rumah mereka”, imbuhnya seraya menjelaskan.

Sementara itu Kasi pelayanan desa Aeng Panas Thayyibul Basyar mengaku senang dapat menemani anak anak KKN turun langsung menjumpai warga tak mampu, karena dengan demikian warganya dapat terbantu keluar dari krisis yang amat melumpuhkan ini.

“Saya dulu pernah jadi mahasiswa KKN juga, senang jika di lokasi dibantu aparat desa. Saatnya saya bantu mereka, agar mereka segera bisa bertransformasi dengan keadaan desa, dan menerapkan keilmuannya di desa”, kata Kasi Pelayanan yang biasa dipanggil mas Ayik ini.

Pemberian masker menurutnya dapat segera mengantarkan situasi normal Covid, sementara sembako sebagai upaya membantu yang lemah dari tekanan ekonomi sebab ekonomi bangsa tak bergerak akibat Covid 19.

“Mahasiswa itu agen perubahan, ia ada untuk memberikan perubahan nyata di desa. Masker, sembako dll itu hanya instrumen membangun perubahan prilaku warga, agar warga terbiasa berantisipasi pada penyakit, dan menyediakan pangan untuk hidupnya”, katanya layaknya mahasiswa di kampus.

Kegiatan turun langsung ke pelosok menemui kaum dhuafa ini ditemani juga oleh Kasi Kesejahteraan, Kaur Perencanaan program dan kadus setempat. (Zbr/Bdr).

Berita Terkait

Terus Semangat, Pemdes Pakamban Laok Aktif Kebersihan Jumat Pagi
Silaturahim Perdana, PC IPPNU Sumenep Perkenalkan Tagline “Empowering Era: IPPNU BISA”
Dukung Ketahanan Pangan, Kabag SDM Polres Sumenep Tinjau Panen Melon Berbasis Smart Farming di Desa Kasengan
Polres Pamekasan Tangkap Tersangka Penipuan Umrah dengan Kerugian Rp319 Juta
Hujan Masih Sering Guyur Madura di Musim Kemarau, BMKG Ungkap Penyebabnya
Tabrak Lari di Jalur Pamekasan-Sumenep, Satu Orang Meninggal Dunia di TKP
Sensasi Mancing di Hutan Mangrove Hadir di Kedatim Fishing Festival 2026
Nelayan Asal Sampang Ditemukan Setelah Hilang Selama Dua Hari

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:37 WIB

Terus Semangat, Pemdes Pakamban Laok Aktif Kebersihan Jumat Pagi

Minggu, 31 Mei 2026 - 17:20 WIB

Silaturahim Perdana, PC IPPNU Sumenep Perkenalkan Tagline “Empowering Era: IPPNU BISA”

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:31 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Kabag SDM Polres Sumenep Tinjau Panen Melon Berbasis Smart Farming di Desa Kasengan

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:16 WIB

Polres Pamekasan Tangkap Tersangka Penipuan Umrah dengan Kerugian Rp319 Juta

Sabtu, 23 Mei 2026 - 12:59 WIB

Hujan Masih Sering Guyur Madura di Musim Kemarau, BMKG Ungkap Penyebabnya

Rabu, 20 Mei 2026 - 12:22 WIB

Sensasi Mancing di Hutan Mangrove Hadir di Kedatim Fishing Festival 2026

Selasa, 19 Mei 2026 - 12:37 WIB

Nelayan Asal Sampang Ditemukan Setelah Hilang Selama Dua Hari

Senin, 18 Mei 2026 - 10:07 WIB

Gudang Kayu dan Toko Bangunan di Pasean Hangus Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp 2 Miliar

Berita Terbaru