87.9 Mhz - Radio Pragaan Station

Satu Hati, Satu Frekuensi

Puskesmas Pragaan Temukan Penyakit Gondok Pada Bayi

Senin, 10 Juni 2024 - 14:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KIMPRAGAAN.COM, PRAGAAN – Usai apel gabungan hari ini Senin (10/06/2024) Kepala Puskesmas Pragaan diwakili Bagian Tata Usaha Nurun Na’im mengatakan, Puskesmas menemukan kasus gondok pada bayi. Ini pertama di Pragaan.

Naim mengatakan kasus itu ditemukan melalui SHK (Skrining Hipotiroid Kongenital). SHK adalah skrining atau uji saring yang dilakukan pada bayi baru lahir untuk memilah bayi yang menderita Hipotiroid Kongenital (HK) dan bayi yang bukan penderita.

“Gondok pada bayi ini merupakan gangguan yang diakibatkan kekurangan hormon tiroid sejak lahir
sebab kekurangan yodium pada bayi,” ucapnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hormon tersebut, katanya, berfungsi dalam proses pertumbuhan dan perkembangan baik fisik maupun mental.

Kekurangan hormon tiroid, disebutnya dapat menyebabkan gangguan pertumbuhan dan perkembangan yang bersifat permanen. Gejala tersebut seperti tubuh cebol, lidah besar, bibir tebal, hidung pesek, pusar menonjol, kesulitan bicara dan keterbelakangan mental atau idiot.

“Bahayanya, bayi ini akan mengalami perlambatan tumbuh kembang yang menyebabkan stunting, autis dan penyakit tumbuh kembang lainnya,” imbuhnya.

Naim melanjutkan, bahwa kasus tersebut ditemukan di salah satu desa di Pragaan.

“Sudah kita rujuk ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut oleh spesialis anak,” jelasnya.

Ditanya kenapa terjadi seperti itu, Naim mengatakan salah satu sebabnya selama kehamilan ibunya kurang mengonsumsi garam beryodium, gizi yang baik dan seimbang dan senam ibu hamil.

Penulis : Zuber

Editor : Ziyad

Berita Terkait

Terus Semangat, Pemdes Pakamban Laok Aktif Kebersihan Jumat Pagi
Silaturahim Perdana, PC IPPNU Sumenep Perkenalkan Tagline “Empowering Era: IPPNU BISA”
Dukung Ketahanan Pangan, Kabag SDM Polres Sumenep Tinjau Panen Melon Berbasis Smart Farming di Desa Kasengan
Polres Pamekasan Tangkap Tersangka Penipuan Umrah dengan Kerugian Rp319 Juta
Hujan Masih Sering Guyur Madura di Musim Kemarau, BMKG Ungkap Penyebabnya
Tabrak Lari di Jalur Pamekasan-Sumenep, Satu Orang Meninggal Dunia di TKP
Sensasi Mancing di Hutan Mangrove Hadir di Kedatim Fishing Festival 2026
Nelayan Asal Sampang Ditemukan Setelah Hilang Selama Dua Hari

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:37 WIB

Terus Semangat, Pemdes Pakamban Laok Aktif Kebersihan Jumat Pagi

Minggu, 31 Mei 2026 - 17:20 WIB

Silaturahim Perdana, PC IPPNU Sumenep Perkenalkan Tagline “Empowering Era: IPPNU BISA”

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:31 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Kabag SDM Polres Sumenep Tinjau Panen Melon Berbasis Smart Farming di Desa Kasengan

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:16 WIB

Polres Pamekasan Tangkap Tersangka Penipuan Umrah dengan Kerugian Rp319 Juta

Sabtu, 23 Mei 2026 - 12:59 WIB

Hujan Masih Sering Guyur Madura di Musim Kemarau, BMKG Ungkap Penyebabnya

Rabu, 20 Mei 2026 - 12:22 WIB

Sensasi Mancing di Hutan Mangrove Hadir di Kedatim Fishing Festival 2026

Selasa, 19 Mei 2026 - 12:37 WIB

Nelayan Asal Sampang Ditemukan Setelah Hilang Selama Dua Hari

Senin, 18 Mei 2026 - 10:07 WIB

Gudang Kayu dan Toko Bangunan di Pasean Hangus Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp 2 Miliar

Berita Terbaru