87.9 Mhz - Radio Pragaan Station

Satu Hati, Satu Frekuensi

Radio Permata FM Aeng Panas, Setiap Hari Putar Himbauan Gubernur Jawa Timur Cegah Penyebaran Corona

Sabtu, 28 Maret 2020 - 09:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dokumentasi, Studio Permata FM Aeng Panas

Aeng Panas – Sebagai radio komunitas yang dicintai pendengarnya, Permata FM Aeng Panas, radio yang mengusung jargon Rumah Musik dan Informasi ini, setiap hari, setiap saat menyiarkan himbauan Gubernur Jawa Timur, agar masyarakat membatasi social distancing dan membatasi keluar rumah, serta selalu berprilaku hidup bersih dan sehat.

Ibu Gubernur Jawa Timur, Khafifah Indar Parawansa dalam voice suaranya memberitahu kepada seluruh warga Jawa Timur apapun profesinya, bahwa penyebaran Virus Covid-19 ini ternyata sudah meluas di Jatim dengan sedemikian cepat. Beliau berharap semoga warga Jatim seger waras, sehat selalu.

Beliau juga mengungkap fakta di berbagai negara yg sudah terlewati wabah dari Virus Covid-19, yang sukses menghalau badai virus ini adalah yang bisa mengajak warganya untuk membatasi keluar rumah untuk menghindari penularan virus.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jadi, panjenangan yang sudah siap-siap mantenan, mohon agar akad nikahnya saja yang dilaksanakan, tapi jarak sosialnya tetap dijaga minimal 1 meter. Untuk yang rencana gelar resepsi mengundang banyak orang, mohon bisa ditunda. Keramaian berupa apapun mohon ditunda sementara waktu”, ujarnya memohon warga memperhatikan himbauan ini.

Suara Gubernur Jawa Timur di Radio yang didengar ribuan warga ini memohon agar warga Jawa Timur saling menjaga kesehatan diri masing-masing, juga menjaga kesehatan orang lain di sekitarnya.

“Mari kita melindungi diri kita, kita juga melindungi orang lain. Olahraga yang cukup, makan yang sehat, cuci tangan yang sempurna pakai sabun, syukur kalau pakai antiseptic. Di tempat-tempat dimana kita terpaksa keluar rumah, seyogyanya pakai masker”, begitu bunyi himbauannya.

Terakhir beliau juga menjelaskan bahwa Pemerintah Propinsi Jawa Timur menyiapkan gugus tugas untuk pencegahan penyebaran virus Coona di berbagai Bakorwil termasuk di Pamekasan Madura. Beliau senantiasa berharap doa warga Jawa Timur mudah-mudahan Allah segera mengangkat wabah ini dijauhkan dari bumi Indonesia, dijauhkan dari bumi Jawa Timur.

“Mohon doa, mohon pangestu dan kegotong royongan kita semua, semoga badai Covid 19 cepat berlalu”. Pungkasnya. (Zbr/Badrul/KIM-KMAP).

Berita Terkait

Terus Semangat, Pemdes Pakamban Laok Aktif Kebersihan Jumat Pagi
Silaturahim Perdana, PC IPPNU Sumenep Perkenalkan Tagline “Empowering Era: IPPNU BISA”
Dukung Ketahanan Pangan, Kabag SDM Polres Sumenep Tinjau Panen Melon Berbasis Smart Farming di Desa Kasengan
Polres Pamekasan Tangkap Tersangka Penipuan Umrah dengan Kerugian Rp319 Juta
Hujan Masih Sering Guyur Madura di Musim Kemarau, BMKG Ungkap Penyebabnya
Tabrak Lari di Jalur Pamekasan-Sumenep, Satu Orang Meninggal Dunia di TKP
Sensasi Mancing di Hutan Mangrove Hadir di Kedatim Fishing Festival 2026
Nelayan Asal Sampang Ditemukan Setelah Hilang Selama Dua Hari

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:37 WIB

Terus Semangat, Pemdes Pakamban Laok Aktif Kebersihan Jumat Pagi

Minggu, 31 Mei 2026 - 17:20 WIB

Silaturahim Perdana, PC IPPNU Sumenep Perkenalkan Tagline “Empowering Era: IPPNU BISA”

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:31 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Kabag SDM Polres Sumenep Tinjau Panen Melon Berbasis Smart Farming di Desa Kasengan

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:16 WIB

Polres Pamekasan Tangkap Tersangka Penipuan Umrah dengan Kerugian Rp319 Juta

Sabtu, 23 Mei 2026 - 12:59 WIB

Hujan Masih Sering Guyur Madura di Musim Kemarau, BMKG Ungkap Penyebabnya

Rabu, 20 Mei 2026 - 12:22 WIB

Sensasi Mancing di Hutan Mangrove Hadir di Kedatim Fishing Festival 2026

Selasa, 19 Mei 2026 - 12:37 WIB

Nelayan Asal Sampang Ditemukan Setelah Hilang Selama Dua Hari

Senin, 18 Mei 2026 - 10:07 WIB

Gudang Kayu dan Toko Bangunan di Pasean Hangus Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp 2 Miliar

Berita Terbaru