87.9 Mhz - Radio Pragaan Station

Satu Hati, Satu Frekuensi

Rawat Tradisi, Kantor Kecamatan Pragaan Rayakan Lebaran Ketupat

Kamis, 20 Mei 2021 - 08:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Camat Pragaan merayakan Hari Raya Ketupat di pendo balai Kecamatan setempat (Dok.KIM-KMAP)

KIMKARYAMAKMUR.COM, Pragaan – Merawat tradisi budaya jawa dan madura bahkan budaya nusantara yang sudah berlangsung sejak lama, Kantor Kecamatan Pragaan merayakan lebaran ketupat dengan makan ketupat bareng semua staf kecamatan Pragaan, Kamis (20/05/2021).

Sebagaimana diketahui bersama bahwa tahun ini, 1 Syawal jatuh pada tanggal 13 Mei 2021. Maka lebaran Ketupat dilaksanakan 7 hari setelahnya yaitu pada hari Kamis, tanggal 8 Syawal 1442 H. Lebaran ketupat dilaksanakan setelah 6 hari sebelumnya melaksanakan puasa syawal yang dalam ajaran agama ganjarannya seperti berpuasa selama setahun.

Lebaran ketupat sudah menjadi tradisi budaya masyarakat Jawa yang sudah ada sejak lama, dan kemudian dibawa perantau ke negera rantau seperti di Malaysia, Singapura dan negara lainnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Konon lebaran ketupat awalnya diperkenalkan oleh Sunan Kalijaga yang merupakan salah satu walisanga penyebar agama Islam di tanah Jawa. Terus menjadi tradisi yang kita peringati setiap tahun. Merawat tradisi wujud mencintai negeri”, kata Camat Pragaan Darus Salam disela-sela ramah tamah ketupat dengan seluruh staf.

Ia menambahkan bahwa berlebaran dengan Ketupat memperlambangkan simbol kebersamaan dan lambang kasih sayang.

“Mengandung arti diantara sesama pegawai harus membangun semangat kekompakan, dan rasa kasih sayang agar terjadi peningkatan kinerja dan pelayanan”, tambahnya lagi menjelaskan filosofi ketupat.

“Mari jadikan semua momentum, termasuk Lebaran Ketupat ini sebagai alasan untuk membangun tradisi kerja yang lebih baik”. pungkasnya penuh wibawa. (Zbr/Bdr).

Berita Terkait

Terus Semangat, Pemdes Pakamban Laok Aktif Kebersihan Jumat Pagi
Silaturahim Perdana, PC IPPNU Sumenep Perkenalkan Tagline “Empowering Era: IPPNU BISA”
Dukung Ketahanan Pangan, Kabag SDM Polres Sumenep Tinjau Panen Melon Berbasis Smart Farming di Desa Kasengan
Polres Pamekasan Tangkap Tersangka Penipuan Umrah dengan Kerugian Rp319 Juta
Hujan Masih Sering Guyur Madura di Musim Kemarau, BMKG Ungkap Penyebabnya
Tabrak Lari di Jalur Pamekasan-Sumenep, Satu Orang Meninggal Dunia di TKP
Sensasi Mancing di Hutan Mangrove Hadir di Kedatim Fishing Festival 2026
Nelayan Asal Sampang Ditemukan Setelah Hilang Selama Dua Hari

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:37 WIB

Terus Semangat, Pemdes Pakamban Laok Aktif Kebersihan Jumat Pagi

Minggu, 31 Mei 2026 - 17:20 WIB

Silaturahim Perdana, PC IPPNU Sumenep Perkenalkan Tagline “Empowering Era: IPPNU BISA”

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:31 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Kabag SDM Polres Sumenep Tinjau Panen Melon Berbasis Smart Farming di Desa Kasengan

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:16 WIB

Polres Pamekasan Tangkap Tersangka Penipuan Umrah dengan Kerugian Rp319 Juta

Sabtu, 23 Mei 2026 - 12:59 WIB

Hujan Masih Sering Guyur Madura di Musim Kemarau, BMKG Ungkap Penyebabnya

Rabu, 20 Mei 2026 - 12:22 WIB

Sensasi Mancing di Hutan Mangrove Hadir di Kedatim Fishing Festival 2026

Selasa, 19 Mei 2026 - 12:37 WIB

Nelayan Asal Sampang Ditemukan Setelah Hilang Selama Dua Hari

Senin, 18 Mei 2026 - 10:07 WIB

Gudang Kayu dan Toko Bangunan di Pasean Hangus Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp 2 Miliar

Berita Terbaru