87.9 Mhz - Radio Pragaan Station

Satu Hati, Satu Frekuensi

Sambut Konferancab Ansor Pragaan, Badan Ansor Anti Narkoba Pragaan Sosialisasi Bahaya Narkoba

Selasa, 3 Maret 2020 - 03:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengurus Badan Ansor Anti Narkoba usai mempersiapkan acara sosialisasi bahaya Narkoba di Balai Desa Aeng Panas

Aeng Panas – Menyambut gelar Konferensi Anak Cabang Ansor Pragaan guna tentukan Ketua Ansor Pragaan, Badan Ansor Anti Narkoba (Baanar) Pragaan lakukan sosialisasi Bahaya Narkoba di balai Desa Aeng Panas pada hari Selasa, (03/03/2020).

Sejak pagi jam 7 para punggawa Gerakan Pemuda Ansor Pragaan sudah merapatkan barisan di balai desa, menyiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan seperti kursi, sound, banner acara, dll.

Ketua PAC GP. Ansor Pragaan Moh. Qudsi menghimbau agar pemuda dan pelajar sejak awal menjauhi narkoba.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Awalnya para pelajar hanya mencoba, berlanjut menjadi ketergantungan yang mengerikan. Ketergantungan narkoba akan menghancurkan generasi Indonesia,” tuturnya sambil menyiapkan acara yang akan dihadiri Kapolsek Prenduan.

Menurutnya, pengguna narkoba dapat dikenali dari tanda dan gejalanya apabila pemuda terkena narkoba antara lain, berat badan menurun drastis, mata terlihat cekung dan merah, muka pucat dan bibir kehitam-hitaman. Emosi atau sangat sensitif dan cepat merasa bosan, bila ditegur atau dimarahi menunjukkan sifat membangkang.  Nafsu makan tidak menentu, malas dan tidak bertanggung jawab seperti tidak ngerjakan tugas tugas sekolah.

Juga ia sering menunjukkan sikap tidak peduli dan jauh dari keluarga, sering pergi tanpa pamit dan pulang tengah malam, suka mencuri uang orang tua dirumah. Waktu dirumah kerap dihabiskan dikamar tidur atau ruang gelap seperti kamar mandi, malas mandi, sering batuk-batuk dan pilek berkepanjangan, sering bohong, sering menguap.

“Tanda tanda itu dapat menjadi prediksi kuat anak pelajar kena narkoba”, tuturnya penuh perhatian.

Ketua Baanar Imam Ghazali juga menerangkan bahaya narkoba bagi remaja dan pelajar dapat menyebabkan efek negatif yang dapat menyebabkan gangguan mental dan perilaku, sehingga mengakibatkan terganggunya sistem pada susunan saraf pusat diotak.

“Kalau syaraf otak sudah kena, maka sulit disembuhkan,” katanya menambahkan.

Masa remaja dan pelajar, menurutnya, justru kuat keinginan untuk mencoba-coba sebab ikut trend dan gaya hidup serta bersenang-senang.

“Mulanya tampak wajar saja, tapi hal itu akhirnya memudahkan remaja untuk terdorong menyalah gunakan narkoba”, ujarnya lagi.

Karena itu tak ada pilihan lain kecuali sejak dini pemuda dan pelajar kita harus menjauhi Narkoba. (Zbr/Badrul/KIM-KMAP).

Berita Terkait

Terus Semangat, Pemdes Pakamban Laok Aktif Kebersihan Jumat Pagi
Silaturahim Perdana, PC IPPNU Sumenep Perkenalkan Tagline “Empowering Era: IPPNU BISA”
Dukung Ketahanan Pangan, Kabag SDM Polres Sumenep Tinjau Panen Melon Berbasis Smart Farming di Desa Kasengan
Polres Pamekasan Tangkap Tersangka Penipuan Umrah dengan Kerugian Rp319 Juta
Hujan Masih Sering Guyur Madura di Musim Kemarau, BMKG Ungkap Penyebabnya
Tabrak Lari di Jalur Pamekasan-Sumenep, Satu Orang Meninggal Dunia di TKP
Sensasi Mancing di Hutan Mangrove Hadir di Kedatim Fishing Festival 2026
Nelayan Asal Sampang Ditemukan Setelah Hilang Selama Dua Hari

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:37 WIB

Terus Semangat, Pemdes Pakamban Laok Aktif Kebersihan Jumat Pagi

Minggu, 31 Mei 2026 - 17:20 WIB

Silaturahim Perdana, PC IPPNU Sumenep Perkenalkan Tagline “Empowering Era: IPPNU BISA”

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:31 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Kabag SDM Polres Sumenep Tinjau Panen Melon Berbasis Smart Farming di Desa Kasengan

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:16 WIB

Polres Pamekasan Tangkap Tersangka Penipuan Umrah dengan Kerugian Rp319 Juta

Sabtu, 23 Mei 2026 - 12:59 WIB

Hujan Masih Sering Guyur Madura di Musim Kemarau, BMKG Ungkap Penyebabnya

Rabu, 20 Mei 2026 - 12:22 WIB

Sensasi Mancing di Hutan Mangrove Hadir di Kedatim Fishing Festival 2026

Selasa, 19 Mei 2026 - 12:37 WIB

Nelayan Asal Sampang Ditemukan Setelah Hilang Selama Dua Hari

Senin, 18 Mei 2026 - 10:07 WIB

Gudang Kayu dan Toko Bangunan di Pasean Hangus Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp 2 Miliar

Berita Terbaru