87.9 Mhz - Radio Pragaan Station

Satu Hati, Satu Frekuensi

Tuntaskan Stunting, Pemdes Aeng Panas Kembali Lakukan PMT

Jumat, 13 November 2020 - 11:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemberian makanan tambahan di posyandu Kamboja (Dok.KIM-KMAP)

KIMKARYAMAKMUR.COM, Aeng Panas – Sebagai upaya menuntaskan masalah stunting, Pemdes Aeng Panas memberikan lagi makanan tambahan untuk Balita di kegiatan Posyandu Kamis (12/11/2020).

Kepala Desa Aeng Panas Muhammad Romli, SE mengatakan bahwa stunting merupakan ancaman utama terhadap kualitas manusia Indonesia, termasuk yang ada di desa desa. 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Stunting ancaman pada kemampuan daya saing anak desa. Ia akan mengalami kelambatan berfikir yang harus segera diatasi”, tuturnya menerangkan.

Kepada mereka dianggarkan makanan tambahan yang dialokasikan dari Dana Desa. Kenapa balita, karena balita merupakan salah satu kelompok yang rentan terhadap masalah kesehatan, terutama masalah gizi kurang atau buruk.

“Fase balita akan terjadi pertumbuhan dan perkembangan yang sangat pesat. Kalau asupan makanannya tak bergizi maka psikis dan fisiknya terganggu”, ujarnya menambahkan.

Romli juga menyebut bahwa dampak dari kekurangan nutrisi pada 1.000 hari pertama anak (sejak janin sampai usia 2 tahun) tidak dapat diperbaiki.

“Efek ini akan terlihat ketika anak berumur 14 tahun. IQ-nya bisa lebih rendah dibandingkan anak yang mendapatkan nutrisi cukup serta berpotensi menderita stunting (pendek)”, terangnya lagi.

Ditanya siapa yang berkewajiban mengatasi ini, beliau jawab, semua pihak beekewajiban. Pemerintah Desa juga pihak yang ikut bertanggung jawab.

“Mereka setiap hari dengan keluarganya. Orang tua harus lebih memperhatikan pola makan anaknya dalam rangka pencegahan stunting. Beri yang bergizi”, pintanya.

Yang dilakukan desa dengan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) katanya hanya stimulasi, dorongan agar semua pihak terinspirasi.

“Ayo segera tuntaskan stunting dengan pola makan bergizi dan kesadaran berbagi.” Pungkasnya mengakhiri. (Zbr/Bdr).

Berita Terkait

Terus Semangat, Pemdes Pakamban Laok Aktif Kebersihan Jumat Pagi
Silaturahim Perdana, PC IPPNU Sumenep Perkenalkan Tagline “Empowering Era: IPPNU BISA”
Dukung Ketahanan Pangan, Kabag SDM Polres Sumenep Tinjau Panen Melon Berbasis Smart Farming di Desa Kasengan
Polres Pamekasan Tangkap Tersangka Penipuan Umrah dengan Kerugian Rp319 Juta
Hujan Masih Sering Guyur Madura di Musim Kemarau, BMKG Ungkap Penyebabnya
Tabrak Lari di Jalur Pamekasan-Sumenep, Satu Orang Meninggal Dunia di TKP
Sensasi Mancing di Hutan Mangrove Hadir di Kedatim Fishing Festival 2026
Nelayan Asal Sampang Ditemukan Setelah Hilang Selama Dua Hari

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:37 WIB

Terus Semangat, Pemdes Pakamban Laok Aktif Kebersihan Jumat Pagi

Minggu, 31 Mei 2026 - 17:20 WIB

Silaturahim Perdana, PC IPPNU Sumenep Perkenalkan Tagline “Empowering Era: IPPNU BISA”

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:31 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Kabag SDM Polres Sumenep Tinjau Panen Melon Berbasis Smart Farming di Desa Kasengan

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:16 WIB

Polres Pamekasan Tangkap Tersangka Penipuan Umrah dengan Kerugian Rp319 Juta

Sabtu, 23 Mei 2026 - 12:59 WIB

Hujan Masih Sering Guyur Madura di Musim Kemarau, BMKG Ungkap Penyebabnya

Rabu, 20 Mei 2026 - 12:22 WIB

Sensasi Mancing di Hutan Mangrove Hadir di Kedatim Fishing Festival 2026

Selasa, 19 Mei 2026 - 12:37 WIB

Nelayan Asal Sampang Ditemukan Setelah Hilang Selama Dua Hari

Senin, 18 Mei 2026 - 10:07 WIB

Gudang Kayu dan Toko Bangunan di Pasean Hangus Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp 2 Miliar

Berita Terbaru