87.9 Mhz - Radio Pragaan Station

Satu Hati, Satu Frekuensi

RANTING NU AENG PANAS GALANG KOIN MUKTAMAR PBNU DAN INFAQ TAHLIL HARLAH NU

Jumat, 14 Februari 2020 - 16:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kumpulan Rutin Ranting NU Aeng Panas di Kediaman K. H. Raji’ie

Aeng Panas – Seperti sudah diketahui oleh warga NU bahwa Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menetapkan penyelenggaraan Muktamar pada tanggal 5-10 Rabiul Awwal 1442 Hijriah atau 22-27 Oktober 2020 di Lampung, yang berbarengan dengan momen Hari Santri. Pembiayaan Muktamar oleh PBNU digalang dari kekuatan warga melalui gerakan Koin Muktamar.

Diberbagai kesempatan Ketua Umum PBNU, KH. Said Aqil Siroj menghimbau agar gerakan Koin Muktamar di seluruh penjuru dunia disukseskan. Tujuannya untuk membangun kemandirian jamaah dan jam’iyah NU melalui perhelatan Muktamar 5 tahunan.

Begitupun juga di ranting NU Aeng Panas, himbauan Ketua Umum PBNU itu diteriakkan ke ranting dan disambut antusias oleh pengurus. Pertemuan rutin bulanan kali ini Jumat (14/02/2020) selain diisi dengan pengarahan Rais Syuriyah MWC NU juga digalang gerakan koin, semua yang hadir antusias menaruh uang rupiah kedalam kotak yang dibawa pimpinan lembaga Lazisnu MWC NU Pragaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rais Syuriyah MWC NU Pragaan KH. Zarkasyi Rokhim mengupas perkataan sahabat bahwa Islam akan kuat jika ada jamaah, jamaah akan kuat jika ada pengurus, pengurus akan kuat jika ada pengakuan dan ditha’ati oleh warganya.

” Maka dengan menaati perintah pengurus dan pemimpin adalah upaya kongkrit menguatkan Islam itu sendiri”, dawuh beliau penuh wibawa.

Sementara itu Pembina Lazisnu MWC NU Pragaan Ust Zubairi Karim mengatakan bahwa Koin Muktamar akan dikirab berbasis lembaga pendidikan selama 1 minggu.

“Siapa membantu perjuangan NU akan dianggap santrinya KH. Hasyim Asyari, dan didoakan beliau khusnul khatimah bersama keluarganya. Membantu NU salah satunya mendukung gerakan koin. Himbau santri dan warga merogoh kocek untuk NU”, ujarnya disambut antusias anggota NU yang hadir.

Pada pertemuan rutin itu juga disosialisasikan gerakan infaq tahlil bagi ketua kumpulan dan kiyai kampung yang hadir.
Infaq tahlil adalah cara NU menggalang sumbangan warga dengan menghadiahkan tahlil kepada almarhumin yg minta didoakan.

Ust Zubairi Karim juga mengatakan bahwa hebatnya NU tak hanya memberikan manfaat bagi yang masih hidup tapi juga mendoakan yang sudah meninggal dunia agar diselamatkan dari fitnah dunia dan akhirat. (Zbr).

Editor : Badrul/KIM

Berita Terkait

Silaturahim Perdana, PC IPPNU Sumenep Perkenalkan Tagline “Empowering Era: IPPNU BISA”
Dukung Ketahanan Pangan, Kabag SDM Polres Sumenep Tinjau Panen Melon Berbasis Smart Farming di Desa Kasengan
Polres Pamekasan Tangkap Tersangka Penipuan Umrah dengan Kerugian Rp319 Juta
Hujan Masih Sering Guyur Madura di Musim Kemarau, BMKG Ungkap Penyebabnya
Tabrak Lari di Jalur Pamekasan-Sumenep, Satu Orang Meninggal Dunia di TKP
Sensasi Mancing di Hutan Mangrove Hadir di Kedatim Fishing Festival 2026
Nelayan Asal Sampang Ditemukan Setelah Hilang Selama Dua Hari
Gudang Kayu dan Toko Bangunan di Pasean Hangus Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp 2 Miliar

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 17:20 WIB

Silaturahim Perdana, PC IPPNU Sumenep Perkenalkan Tagline “Empowering Era: IPPNU BISA”

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:31 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Kabag SDM Polres Sumenep Tinjau Panen Melon Berbasis Smart Farming di Desa Kasengan

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:16 WIB

Polres Pamekasan Tangkap Tersangka Penipuan Umrah dengan Kerugian Rp319 Juta

Sabtu, 23 Mei 2026 - 12:59 WIB

Hujan Masih Sering Guyur Madura di Musim Kemarau, BMKG Ungkap Penyebabnya

Jumat, 22 Mei 2026 - 06:16 WIB

Tabrak Lari di Jalur Pamekasan-Sumenep, Satu Orang Meninggal Dunia di TKP

Selasa, 19 Mei 2026 - 12:37 WIB

Nelayan Asal Sampang Ditemukan Setelah Hilang Selama Dua Hari

Senin, 18 Mei 2026 - 10:07 WIB

Gudang Kayu dan Toko Bangunan di Pasean Hangus Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp 2 Miliar

Minggu, 17 Mei 2026 - 09:17 WIB

Cegah Sengketa Aset, PCNU Sumenep Bentuk Satgas Wakaf di Tiap MWC

Berita Terbaru