87.9 Mhz - Radio Pragaan Station

Satu Hati, Satu Frekuensi

Hadir di Dialog Keagamaan Pragaan Station, K Fathorrahman Jelaskan Lailatul Qadar

Kamis, 14 Maret 2024 - 13:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bersama Kiyai Fathorrahman Pengurus MWC NU (Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama) Pragaan sekaligus Pengurus MUI (Majelis Ulama Indonesia), dalam acara Dialog Keagamaan Pragaan Station, beliau menjelaskan tentang ciri-ciri malam Lailatul Qadar.

Bermula dari pertanyaan mbak Hodaifah Karduluk yang menanyakan tentang apa ciri-ciri datangnya malam Lailatul Qadar.

Kiyai Fathorrahman menjelaskan bahwa diantara ciri datangnya malam Lailatul Qadar, kalau orang tersebut dekat dengan laut, air laut terasa tak begitu asin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

‘Juga ciri lainnya, hewan yang biasanya bersuara keras, terasa sunyi suaranya,” ucapnya, Kamis (14/03/2024) di studio Pragaan Station yang berlokasi di kantor kecamatan Pragaan.

Hanya bagi orang istimewa yang biasa mendapatkan malam Lailatul Qadar, dijelaskan setidaknya ada 3 macam runtutan tanda Lailatul Qadar.

Pertama, orang yang dapat Lailatul Qadar, melihat bumi semua terang benderang, tidak ada yang kelihatan gelap. Semua kelihatan bersinar. Ada juga ulama mengatakan, melihat semua tumbuh-tumbuhan bersujud kepada Allah SWT.

“Tingkatan yang paling tinggi, dia berjalan seperti disalami oleh malaikat,” ucapnya.

Ini katanya merupakan pengalaman rohani dari seseorang ulama yang sudah mendapatkannya.

Namun demikian, secara umum ciri turunnya malam Lailatul Qadar, pada malam itu, tetumbuhan dan alam terasa tenang tak bersuara. (Zbr)

Berita Terkait

Silaturahim Perdana, PC IPPNU Sumenep Perkenalkan Tagline “Empowering Era: IPPNU BISA”
Dukung Ketahanan Pangan, Kabag SDM Polres Sumenep Tinjau Panen Melon Berbasis Smart Farming di Desa Kasengan
Polres Pamekasan Tangkap Tersangka Penipuan Umrah dengan Kerugian Rp319 Juta
Hujan Masih Sering Guyur Madura di Musim Kemarau, BMKG Ungkap Penyebabnya
Tabrak Lari di Jalur Pamekasan-Sumenep, Satu Orang Meninggal Dunia di TKP
Sensasi Mancing di Hutan Mangrove Hadir di Kedatim Fishing Festival 2026
Nelayan Asal Sampang Ditemukan Setelah Hilang Selama Dua Hari
Gudang Kayu dan Toko Bangunan di Pasean Hangus Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp 2 Miliar

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 17:20 WIB

Silaturahim Perdana, PC IPPNU Sumenep Perkenalkan Tagline “Empowering Era: IPPNU BISA”

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:31 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Kabag SDM Polres Sumenep Tinjau Panen Melon Berbasis Smart Farming di Desa Kasengan

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:16 WIB

Polres Pamekasan Tangkap Tersangka Penipuan Umrah dengan Kerugian Rp319 Juta

Sabtu, 23 Mei 2026 - 12:59 WIB

Hujan Masih Sering Guyur Madura di Musim Kemarau, BMKG Ungkap Penyebabnya

Jumat, 22 Mei 2026 - 06:16 WIB

Tabrak Lari di Jalur Pamekasan-Sumenep, Satu Orang Meninggal Dunia di TKP

Selasa, 19 Mei 2026 - 12:37 WIB

Nelayan Asal Sampang Ditemukan Setelah Hilang Selama Dua Hari

Senin, 18 Mei 2026 - 10:07 WIB

Gudang Kayu dan Toko Bangunan di Pasean Hangus Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp 2 Miliar

Minggu, 17 Mei 2026 - 09:17 WIB

Cegah Sengketa Aset, PCNU Sumenep Bentuk Satgas Wakaf di Tiap MWC

Berita Terbaru