87.9 Mhz - Radio Pragaan Station

Satu Hati, Satu Frekuensi

Jelang Ramadhan, Warga Desa Pakamban Laok Kuatkan Tradisi Kebersihan Pemakaman Umum

Jumat, 1 Maret 2024 - 11:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KIMPRAGAAN.COM, PAKAMBAN LAOK – Jelang Ramadhan, warga desa Pakamban Laok hari ini Jumat pagi (01/03/2024) menguatkan tradisi kebersihan lingkungan di salah satu pemakaman di dusun Karang Dalem desa Pakamban Laok.

Tak hanya warga yang turun melaksanakan kebersihan, perangkat desa pun juga turun membantu warga melaksanakan kebersihan jelang ramadhan.

Penjabat Kepala Desa Pakamban Laok Ach. Subairi Karim mengatakan bahwa bersih-bersih di desa terutama jelang ramadhan sudah menjadi tradisi. Warga jelang ramadhan ramai membersihkan pemakaman, rumah, masjid, mushalla dan fasilitas umum.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jelang ramadhan, warga desa biasa membersihkan makam keluarga atau orang-orang yang dikasihi. Tidak sekadar membersihkan, bahkan warga juga terbiasa memanjatkan doa untuk ahli kubur setiap minggu sekali,” tuturnya.

Menurut mantan Sekdes Aeng Panas ini, ibadah itu bukan hanya sekedar shalat dan puasa, namun masih banyak ibadah-ibadah yang lain seperti menuntut ilmu dan juga menjaga kebersihan, serta tolong menolong diantara warga masyarakat.

Kegiatan bersih-bersih merupakan upaya menjaga tradisi gotong-royong di masyarakat. 

“Sementara untuk berziarah kubur yang disertai kebersihan makam merupakan wujud bakti terhadap keluarga, kepada orang-orang yang dicintai telah meninggal. Semoga semua bentuk kebersihan lingkungan membawa berkah pada keluarga dan warga desa.” Jelasnya.

Penulis : Ziyad

Editor : Zbr

Berita Terkait

Silaturahim Perdana, PC IPPNU Sumenep Perkenalkan Tagline “Empowering Era: IPPNU BISA”
Dukung Ketahanan Pangan, Kabag SDM Polres Sumenep Tinjau Panen Melon Berbasis Smart Farming di Desa Kasengan
Polres Pamekasan Tangkap Tersangka Penipuan Umrah dengan Kerugian Rp319 Juta
Hujan Masih Sering Guyur Madura di Musim Kemarau, BMKG Ungkap Penyebabnya
Tabrak Lari di Jalur Pamekasan-Sumenep, Satu Orang Meninggal Dunia di TKP
Sensasi Mancing di Hutan Mangrove Hadir di Kedatim Fishing Festival 2026
Nelayan Asal Sampang Ditemukan Setelah Hilang Selama Dua Hari
Gudang Kayu dan Toko Bangunan di Pasean Hangus Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp 2 Miliar

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 17:20 WIB

Silaturahim Perdana, PC IPPNU Sumenep Perkenalkan Tagline “Empowering Era: IPPNU BISA”

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:31 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Kabag SDM Polres Sumenep Tinjau Panen Melon Berbasis Smart Farming di Desa Kasengan

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:16 WIB

Polres Pamekasan Tangkap Tersangka Penipuan Umrah dengan Kerugian Rp319 Juta

Sabtu, 23 Mei 2026 - 12:59 WIB

Hujan Masih Sering Guyur Madura di Musim Kemarau, BMKG Ungkap Penyebabnya

Jumat, 22 Mei 2026 - 06:16 WIB

Tabrak Lari di Jalur Pamekasan-Sumenep, Satu Orang Meninggal Dunia di TKP

Selasa, 19 Mei 2026 - 12:37 WIB

Nelayan Asal Sampang Ditemukan Setelah Hilang Selama Dua Hari

Senin, 18 Mei 2026 - 10:07 WIB

Gudang Kayu dan Toko Bangunan di Pasean Hangus Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp 2 Miliar

Minggu, 17 Mei 2026 - 09:17 WIB

Cegah Sengketa Aset, PCNU Sumenep Bentuk Satgas Wakaf di Tiap MWC

Berita Terbaru