87.9 Mhz - Radio Pragaan Station

Satu Hati, Satu Frekuensi

Ketua Karang Taruna Pakamban Laok; Pemuda Hanya Butuh Wadah Aktualisasi

Sabtu, 9 Maret 2024 - 07:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bincang santai setelah kegiatan Jumat Bersih di balai desa, Ketua Karang Taruna “Bhakti Darma Kenanga” desa Pakamban Laok Fahrizal Nur Mahalli menuturkan bahwa pemuda hanya butuh wadah untuk menyalurkan ekspresi dan aktualisasi eksistensi dirinya.

“Kalau tak ada wadah positif, atau wadahnya tak teraktualisasi, maka pemuda akan lari ke aktifitas negatif yang liar,” ucapnya menjelaskan perlunya anak muda diperhatikan, Jumat (08/03/2024) di pendopo balai desa Pakamban Laok.

Alumni Sarjana Hukum Strata 2 IAIN Madura Pamekasan ini meminta kalau ada kegiatan KKN (Kuliah Kerja Nyata) dari berbagai perguruan tinggi ke desa agar Karang Taruna dilibatkan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kalau ada KPM (Kuliah Pengabdian Masyarakat) dari kampus, harap digandengkan ke Karang Taruna,” pintanya.

Tujuannya, lanjutnya, agar pemuda lainnya di Pakamban Laok semangat menempuh pendidikan yang lebih tinggi setelah berinteraksi dengan mahasiswa KPM.

Dirinya juga memandang penting selalu bertemu dan berbaur dengan pemuda lainnya, lintas umur untuk mengerti kemauan pemuda.

“Saya, kata orang berpendidikan tapi saya juga jaga parkir pasar malem tiap malam, bukan untuk tujuan finansial, hanya agar bisa berbaur dengan pemuda lainnya,” ucapnya.

Ketua Karang Taruna sejak tahun 2019 tersebut memandang pemuda harus selalu dilibatkan dalam kegiatan kemasyarakatan dan lingkungan seperti pembangunan mangrove.

“Bahkan pemuda ingin ada wisata mangrove di Pakamban Laok, sarana olahraga sepak bola yang representatif dan lapangan futsal sebagai wadah ekspresi,” jelasnya.

Tak segan Fahrizal juga menjelaskan bahwa para pemuda yang nakal itu sesungguhnya karena tidak punya kegiatan positif sebagai pengalihan.

Dulu, dia bercerita, saya mendampingi pemuda dengan memberikan wadah sesuai kesenangannya,

“Ada yang senang hadrah Al-Banjari, ada yang senang touring herek yang punya motor cb, bahkan dulu pemuda sudah biasa ngumpul bulanan membaca surat yasin dan sharing kepemudaan. Ini perlu dihidupkan kembali,” jelasnya.

Kegiatan bulanan pemuda yang tergabung dalam karang taruna tersebut disebutnya sudah menunjukkan bahwa kegiatan malam pemuda positif.

“Bahkan dulu pemuda Pakamban Laok sudah ngumpulin uang kas yang diberikan kepada masjid. Ini kan positif!,” tuturnya membuka data.

Sekali lagi, dia mengulang, bahwa anak-anak pemuda ini hanya butuh wadah positif dan terus dibina wadah itu oleh pemerintah desa.

“Saya, kalau masih dibutuhkan, siap bantu teman teman Karang Taruna 24 jam.” Komitmennya mantap. (Zbr)

Berita Terkait

Silaturahim Perdana, PC IPPNU Sumenep Perkenalkan Tagline “Empowering Era: IPPNU BISA”
Dukung Ketahanan Pangan, Kabag SDM Polres Sumenep Tinjau Panen Melon Berbasis Smart Farming di Desa Kasengan
Polres Pamekasan Tangkap Tersangka Penipuan Umrah dengan Kerugian Rp319 Juta
Hujan Masih Sering Guyur Madura di Musim Kemarau, BMKG Ungkap Penyebabnya
Tabrak Lari di Jalur Pamekasan-Sumenep, Satu Orang Meninggal Dunia di TKP
Sensasi Mancing di Hutan Mangrove Hadir di Kedatim Fishing Festival 2026
Nelayan Asal Sampang Ditemukan Setelah Hilang Selama Dua Hari
Gudang Kayu dan Toko Bangunan di Pasean Hangus Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp 2 Miliar

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 17:20 WIB

Silaturahim Perdana, PC IPPNU Sumenep Perkenalkan Tagline “Empowering Era: IPPNU BISA”

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:31 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Kabag SDM Polres Sumenep Tinjau Panen Melon Berbasis Smart Farming di Desa Kasengan

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:16 WIB

Polres Pamekasan Tangkap Tersangka Penipuan Umrah dengan Kerugian Rp319 Juta

Sabtu, 23 Mei 2026 - 12:59 WIB

Hujan Masih Sering Guyur Madura di Musim Kemarau, BMKG Ungkap Penyebabnya

Jumat, 22 Mei 2026 - 06:16 WIB

Tabrak Lari di Jalur Pamekasan-Sumenep, Satu Orang Meninggal Dunia di TKP

Selasa, 19 Mei 2026 - 12:37 WIB

Nelayan Asal Sampang Ditemukan Setelah Hilang Selama Dua Hari

Senin, 18 Mei 2026 - 10:07 WIB

Gudang Kayu dan Toko Bangunan di Pasean Hangus Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp 2 Miliar

Minggu, 17 Mei 2026 - 09:17 WIB

Cegah Sengketa Aset, PCNU Sumenep Bentuk Satgas Wakaf di Tiap MWC

Berita Terbaru