87.9 Mhz - Radio Pragaan Station

Satu Hati, Satu Frekuensi

Ngopi Bareng MUI dan Forpimka Bahas Banyak Agenda, Pawai Karnaval Serta Fenomena Kenakalan Remaja

Rabu, 22 Mei 2024 - 09:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KIMPRAGAAN.COM, PRAGAAN – Ngopi bareng Pengurus MUI (Majelis Ulama Indonesia) dan Forpimka (Forum Pimpinan Kecamatan) Pragaan kemarin membahas sejumlah agenda berkaitan dekatnya hari kelulusan bagi siswa-siswi di sekolah negeri maupun swasta yang kerapkali diwarnai dengan karnaval maupun pawai yang tidak mencerminkan nilai-nilai islami, serta sejumlah kelakuan remaja nakal perlu diantisipasi sejak awal.

Camat Pragaan diwakili Sekcam Pragaan Ahmad Fikri, pertama memohon dukungan atas tugas sebagai pejabat baru di kecamatan Pragaan.

“Kalau tak ada dukungan ulama, para kiyai, tokoh, Kepala Desa dan umara rasanya tak akan berhasil, utamanya kami mohon dukungan dari para kiyai,” kata Ahmad Fikri memulai pembicaraan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Fikri menambahkan terkait euforia kelulusan siswa siswi baik di lembaga formal maupun swasta berupa Haflatul Imtihan yang identik dengan karnaval dan pawai diharapkan agar pelaksanaan karnaval selalu mencerminkan budaya islami.

“Cerminkan budaya islami, bukan semata hiburan belaka. Pawai diharapkan tidak mengganggu aktifitas masyarakat, juga kontennya tidak mengandung Sara,” ucapnya mengingatkan, Selasa (21/05/2024) bertempat dirumah Ketua MUI KH. Abd. Warits Anwar Pakamban Laok.

Selain konten tak mengandung Sara, Fikri juga meminta dalam karnaval atau hiburan tidak ada penari atau penyanyi cewek glamor yang kurang sopan dan tidak islami.

“Sejak awal ini kita antisipasi sehingga budaya islami di lingkungan sekolah dan madrasah tetap terjaga dengan baik,” ucapnya.

Kapolsek Prenduan Sudiono juga meminta agar dalam kelulusan kelas akhir maupun perilaku umum remaja lainnya tidak ada kenakalan remaja seperti gank motor, juga corat coret baju dalam sebuah kelulusan.

Forum MUI tersebut juga meminta agar karnaval kalau bisa diadakan waktu pagi, karena terkadang banyak yang ditinggalkan terutama shalat.

“Karnaval agar supaya tidak mengganggu ibadah, terutama shalat,” timpal Kiyai Fathorrahman salah satu pengurus MUI Kecamatan.

Pada kesempatan itu pula disepakati, pertemuan MUI dilaksanakan rutin bulanan, waktunya diharapkan berubah hari Jum’at Kliwon, dimulai pukul 07.00 s/d. Jam 08.00 Wib.

Ketua MUI Pragaan KH. Abdul Warits Anwar meminta agar semua stakeholder di Forpimka, MUI dan pihak lain selalu bergandengan tangan, kerjasama dan sama kerja.

“Mari bergandeng tangan, kerjasama dan sama kerja dalam membangun Pragaan, membangun masyarakat Pragaan dan membangun di Pragaan.” Jelasnya.

Penulis : Zuber

Editor : Ziyad

Berita Terkait

Silaturahim Perdana, PC IPPNU Sumenep Perkenalkan Tagline “Empowering Era: IPPNU BISA”
Dukung Ketahanan Pangan, Kabag SDM Polres Sumenep Tinjau Panen Melon Berbasis Smart Farming di Desa Kasengan
Polres Pamekasan Tangkap Tersangka Penipuan Umrah dengan Kerugian Rp319 Juta
Hujan Masih Sering Guyur Madura di Musim Kemarau, BMKG Ungkap Penyebabnya
Tabrak Lari di Jalur Pamekasan-Sumenep, Satu Orang Meninggal Dunia di TKP
Sensasi Mancing di Hutan Mangrove Hadir di Kedatim Fishing Festival 2026
Nelayan Asal Sampang Ditemukan Setelah Hilang Selama Dua Hari
Gudang Kayu dan Toko Bangunan di Pasean Hangus Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp 2 Miliar

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 17:20 WIB

Silaturahim Perdana, PC IPPNU Sumenep Perkenalkan Tagline “Empowering Era: IPPNU BISA”

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:31 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Kabag SDM Polres Sumenep Tinjau Panen Melon Berbasis Smart Farming di Desa Kasengan

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:16 WIB

Polres Pamekasan Tangkap Tersangka Penipuan Umrah dengan Kerugian Rp319 Juta

Sabtu, 23 Mei 2026 - 12:59 WIB

Hujan Masih Sering Guyur Madura di Musim Kemarau, BMKG Ungkap Penyebabnya

Jumat, 22 Mei 2026 - 06:16 WIB

Tabrak Lari di Jalur Pamekasan-Sumenep, Satu Orang Meninggal Dunia di TKP

Selasa, 19 Mei 2026 - 12:37 WIB

Nelayan Asal Sampang Ditemukan Setelah Hilang Selama Dua Hari

Senin, 18 Mei 2026 - 10:07 WIB

Gudang Kayu dan Toko Bangunan di Pasean Hangus Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp 2 Miliar

Minggu, 17 Mei 2026 - 09:17 WIB

Cegah Sengketa Aset, PCNU Sumenep Bentuk Satgas Wakaf di Tiap MWC

Berita Terbaru