87.9 Mhz - Radio Pragaan Station

Satu Hati, Satu Frekuensi

Peringati Bulan Bung Karno, Perangkat Desa Pakamban Laok Pakai Peci Ciri Khas Bung Karno

Selasa, 3 Juni 2025 - 12:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KIMPRAGAAN.COM, PRAGAAN – Memperingati bulan Bung Karno bulan Juni 2025, Perangkat Desa Pakamban Laok kecamatan Pragaan memekai kopiah nasional ciri khas bung Karno sebagai bentuk penghormatan atas kelahiran dan kiprah Bung Karno terhadap negara republik Indonesia.

Pemakaian kopiah atau Peci Bung Karno ini juga sebagai upaya mengimplementasikan Surat Edaran Bupati Sumenep Nomor 3 Tahun 2024 Tentang Memperingati Bulan Bung Karno.

Dalam Edaran tersebut dijelaskan bahwa Presiden Pertama Republik Indonesia Ir. Soekarno atau yang popular dengan sebutan Bung Karno lahir pada bulan Juni disamping juga banyak peristiwa dan tanggal penting dalam hidupnya terjadi pada bulan Juni sehingga bulan Juni disebut sebagai bulan Bung Karno.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“1 Juni lahirnya Pancasila yang di prakarsai oleh Bung Karno. tanggal 6 Juni lahirnya Bung Karno, tanggal 21 Juni wafatnya Bung Karno,” jelas Penjabat Kepala Desa Pakamban Laok Ach. Subairi Karim di sela-sela pekerjaan bertugas di balai desa, Selasa (03/06/2025).

Dia melanjutkan bahwa Bung Karno merupakan
tokoh kemerdekaan atau yang lebih dikenal sebagai Bapak Proklamator yang mampu membawa Bangsa Indonesia dikenal di seluruh dunia. Memperkenalkan Bangsa Indonesia ke dunia Internasional bukan hanya konsep-konsep kebangsaan melainkan juga nilai-nilai dan keberagaman budaya yang ada di Indonesia.

“Peci atau Kopiah warna hitam yang selalu dikenakan Bung Karno dalam setiap pertemuan dan atau kunjungan ke Negara lain sebagai upaya mengenalkan Indonesia,” jelansya.

Peringatan Bulan Bung Karno ini, katanya bertujuan, Pertama mengarusutamakan Pancasila
dalam kehidupan masyarakat dalam berbangsa dan bernegara. Kedua, meningkatkan pemahaman tentang sejarah, filosofi dan nilai-nilai Pancasila. Ketimemperkokoh semangat kebangsaan dan inklusi sosial ditengah kontestasi nilai (ideologi) dan kepentingan.

“Keempat, membangkitkan dan memelihara memori kolektif tentang ketokohan dan keteladanan Bung Karno sebagai penggali Pancasila dan Proklamator Kemerdekan,” ujarnya. (Zbr).

Berita Terkait

Silaturahim Perdana, PC IPPNU Sumenep Perkenalkan Tagline “Empowering Era: IPPNU BISA”
Dukung Ketahanan Pangan, Kabag SDM Polres Sumenep Tinjau Panen Melon Berbasis Smart Farming di Desa Kasengan
Polres Pamekasan Tangkap Tersangka Penipuan Umrah dengan Kerugian Rp319 Juta
Hujan Masih Sering Guyur Madura di Musim Kemarau, BMKG Ungkap Penyebabnya
Tabrak Lari di Jalur Pamekasan-Sumenep, Satu Orang Meninggal Dunia di TKP
Sensasi Mancing di Hutan Mangrove Hadir di Kedatim Fishing Festival 2026
Nelayan Asal Sampang Ditemukan Setelah Hilang Selama Dua Hari
Gudang Kayu dan Toko Bangunan di Pasean Hangus Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp 2 Miliar

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 17:20 WIB

Silaturahim Perdana, PC IPPNU Sumenep Perkenalkan Tagline “Empowering Era: IPPNU BISA”

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:31 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Kabag SDM Polres Sumenep Tinjau Panen Melon Berbasis Smart Farming di Desa Kasengan

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:16 WIB

Polres Pamekasan Tangkap Tersangka Penipuan Umrah dengan Kerugian Rp319 Juta

Sabtu, 23 Mei 2026 - 12:59 WIB

Hujan Masih Sering Guyur Madura di Musim Kemarau, BMKG Ungkap Penyebabnya

Jumat, 22 Mei 2026 - 06:16 WIB

Tabrak Lari di Jalur Pamekasan-Sumenep, Satu Orang Meninggal Dunia di TKP

Selasa, 19 Mei 2026 - 12:37 WIB

Nelayan Asal Sampang Ditemukan Setelah Hilang Selama Dua Hari

Senin, 18 Mei 2026 - 10:07 WIB

Gudang Kayu dan Toko Bangunan di Pasean Hangus Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp 2 Miliar

Minggu, 17 Mei 2026 - 09:17 WIB

Cegah Sengketa Aset, PCNU Sumenep Bentuk Satgas Wakaf di Tiap MWC

Berita Terbaru